
#Semester Tujuh
Satu, Dua, Tiga, Empat, Lima, Enam BULAN. hubungan dengan noufal masih terjalin. Tapi, sangat jarang untuk bertukar kabar. Seperti di gantung hingga kering.
Videocall tidak pernah bisa alasannya noufal sibuk dengan kegiatan keustadzannya. Telepon apalagi tidak pernah, chat sesekali ia berkirim chat hanya dua atau tiga kali percakapan tamatlah.
Tanggal satu bulan satu tahun duapuluh. Menjadi hari perpisahan dengan noufal setelah dengan bersusah payah aneukeu mengabulkan permintaan noufal. Kebetulan di daerah aneukeu sedang musim durian. Perkataan noufal perihal durial selalu terngiang di ingatan membuat aneukeu menguatkan tekad untuk mengantarkan.
Kurang apa lagi seorang aneukeu berkorban untuk orang tersayang ? Pertemuan itu, sangat berarti. Sebab, noufal mengenalkan aneukeu ke adik kandungnya. Perkenalan sebagai teman bukan pasangan. Tapi, cukup untuk sekedar notice kalau aneukeu masih di anggap.
Rp.300.000; nominal uang yang noufal masukan ke saku jaket aneukeu. Tidak pernah aneukeu ganggu seolah menjadi pajangan sebagai kenangan. Masih menghiasi dompet channel pemberian seorang sahabat 8 tahun lalu.
------#####-------
Maret. Tidak ada yang berubah dari alur hubungan tanpa kejelasan. Aneukeu masih berpikir rasional. Tak ingin menengadah menyembah-nyembah untuk meminta kepastian.
Hari berlalu ke minggu. 24 maret, seseorang dari masalalu mengambil alih haluan yang tak jelas akan kemana. Ngasih kejelasan hubungan dengan label pacaran. Tidak perlu berpikir matang, cukup sudah menunggu noufal dalam segala keterbatasan. Kini, ada pria yang ngasih status.
Raga mahessa janari. Nama lelaki kedua yang masuk setelah syamsir lubis. Mereka hadir sebagai pelengkap kisah cinta aneukeu puspa purna dan noufal prambumi yang tak berarah.
Raga. Aneukeu lebih enak dengan panggilan mahessa. Lelaki yang umurnya jauh di bawah aneukeu. Tahun ini raga berusia 22 tahun sedangkan aneukeu 27 tahun.
Tidak tahu sejak kapan aneukeu mulai jatuh cinta lagi. Dengan mahessa aneukeu seolah hidupnya berwarna lagi. Setelah 2 tahun dengan noufal di jalaninya penuh kehampaan. Hadirnya mahessa membuat aneukeu kembali ke masa romansa penuh warna merah muda.
Budak cinta menjadi lebel terbaru bagi seorang aneukeu. Kini, nahkodanya tidak punya aturan hidup, semaunya, sesukanya dan tentu saja sikap, perilaku dan pikirannya masih labil seperti remaja baru dewasa.
Raga tampan dan kaya. Dia pemabuk, pemakai dan memiliki sifat tempramental yang sudah semua orang tahu. Tapi, aneukeu suka dan merasa tertantang untuk menaklukannya.
Meskipun kaya raga matrealistis. Sebelum pacaranpun raga sudah ketergantungan secara finansial terhadap aneukeu. Namun, aneukeu tidak keberatan dengan kebiasaan raga.
Hubungan dengan raga tidak terlalu baik. Banyak godaan yang datang. Mulai dari restu orangtua yang merasa beda level dan mantan kekasih raga yang masih belum rela.
Setiap kali hubungan. Aneukeu selalu berkomitmen untuk tidak meninggalkan pasangan sebelum pasangannya ninggalin duluan atau tidak akan minta putus sebelum pasangannya mutusin duluan.
Terkadang penulis bingung. Aneukeu itu wanita seperti apa ?
Selama hubungan dengan raga aneukeu habis berjuta-juta, jam mahal kesayangan di ambil alih secara paksa begitupun dengan handphone yang di beli dari hasil nabung berbulan-bulan kini sudah pindah pengguna.
Siapa lagi kalau bukan untuk raga ? Aneukeu, rela memakai jam tangan kw murah bahkan rela memakai handphone android yang jaringannya masih 2G. Semua itu aneukeu lakukan demi raga. Agar raga bahagia telah bersamanya.
Semua ini salah, aneukeu tahu itu. Tapi, tidak bisa bersuara lantang. Seolah aneukeu seperti kerbau yang di cocoki hidungnya. Tetap patuh apapun yang terjadi.
Ah . . . Sialan, cinta memang memuakan.
-----####-----
Gaya pacaran khas anak baru gede pun tidak di hindarkan. Mulai dari saling tag postingan, bio di ganti nama pasangan, foto profil di ganti menjadi berdua dengan fose mesra ala-ala orang kasmaran.
Sial . . . Ini awal dari kehancuran yang tak terpikirkan. Pria-pria pengagum aneukeu mulai terusik lantas pamit pergi.
Kak syam sudah menguntai salam perpisahan dengan segala do'anya ! Hafid berorasi dengan kata puitisnya sebab ia seorang seniman ! Yang lain-lain juga pamit tanpa paksaan. Tapi, yang paling menghujam jantung lalu sadar dari buaian adalah sosok noufal.
Noufal mengirimkan puluhan pesan. Dengan isi mendo'akan awalnya, lalu. Ungkapan merasa terkhianati di lanjutkan dengan makian ketidaksetiaan. Kecewa dan rela menggeser posisi untuk lelaki yang sedang aneukeu dampingi.
Ah . . . Rupanya, dibalik dinginnya noufal. Dia tidak ingin kehilangan sosok aneukeu. Noufal masih tetap ingin aneukeu. Terlepas dari sikapnya yang berubah-rubah seperti cuaca belahan dunia.
"Melihatmu seperti musuh bebuyutanku" begitu pesan yang di kirim noufal.
"Kenapa ? Aku juga berhak bahagia." Balas aneukeu
"Oke, itu mau kamu. Silahkan."
"Lagipula, cape rasanga menunggu kamu tanpa kepastian." Balas aneukeu lagi
"Ya sudah, terserah." Balasan noufal
"Jangan kayak gitu. Kita masih bisa berteman, jangan sungkan"
"Tidak. Aku akan menggeser posisiku, dan aku tidak akan berani mengganggumu lagi"
Ada rasa kecewa yang melanda. Tapi, aneukeu kuat dan harus memulai menjalani cinta yang tak tahu akan seperti apa.
Tidak ada salahnya mencoba bukan ? Ia, coba-coba ini lah yang membuat kehidupan aneukeu tidak terarah.
Selama hubungan dengan raga aneukeu kembali ke masalalu sebelum bertemu noufal kembali. Lebih parah, hingga karir aneukeu pun terancam.
Harus di selamatkan. Tapi, minta tolong kepada siapa ? Diri aneukeu tidak terkendali. Namun, jiwanya seakan berontak ingin berhenti.
Limabulan dengan raga menjadikan aneukeu wanita paling gila, kembali dengan dunia malam, obat-obatan, minuman keras, nongkrong pinggir jalan. Kehidupannya seperti orang tidak punya pendidikan.
Teguran dari keluarga, sahabat, rekan seprofesi terus berdatangan tanpa bosan. Katanya mereka sayang. Tapi, baginya ini sebuah kebebasan.
Aneukeu kehilangan arah. Tidak ingin menyalahkan siapa ? Hanya saja, dukungan dari orang-orang yang peduli mungkin bisa membawanya kembali.
Candu yang mengharubiru seolah merengkuh tubuh penuh dosa. Menyediakan tempat ternyaman penuh kebohongan. Hingga apapun yang melekat siap di gadaikan untuk sekedar memuaskan rasa haus akan alkohol yang memabukan.
__ADS_1
Ini tidak benar. Semua orang kehilangan aneukeu ! Tanpa pantauan orangtua dan saudara yang sedang mengembara. Di rumah hanya sendirian menjadikan aneukeu tidak punya batasan.
Pekerjaan terabaikan seiring dengan himbauan work from home. Kuliah masih lancar walaupun tugas seringkali tidak di kumpulkan. Kebiasaan aneukeu tidur sepanjang siang lalu bangun menjelang magrib dan keluar setelah magrib hingga subuh berkumandang.
Sialan . . . Pacar yang di agungkan ternyata yang menyebabkan kegobolokan. Tapi, aneukeu nyaman. Bertahan meskipun kerugian finansial terus-terusan.
Menurut mereka raga adalah sebuah kegagalan. Bagi aneukeu raga adalah sebuah mahakarya. Menurut mereka raga menjijikan. Bagi aneukeu justru menyenangkan. Menurut mereka raga menjerumuskan. Bagi aneukeu uluran tangan raga semisal uluran tangan malaikat yang menyelamatkannya dari ketidakpastiaan.
Sungguh, membutakan manusia yang sedang jatuh cinta. Cinta tidak pernah salah hanya manusia nya saja yang selalu salah menempatkan.
-----####------
"Paket." Suara lantang terdengar dari halam rumah
Aneukeu beringsut dari ranjang menuju pintu depan. Seorang kurir dari salahsatu jasa pengiriman barang tersenyum ke arah aneukeu yang masih bermuka bantal dengan baju tidur di atas paha berlengan you can see.
"Dari siapa ?" Tanya aneukeu mengerjap-ngerjapkan matanya.
"Ini teh, tandatangan dulu" kurir menyerahkan sebuah bungkusan sedang. Lalu pamit.
Masih dengan kebingungan, aneukeu menutup pintu dan menguncinya kembali. Sekilas melirik jam di dinding pukul 15:30 wib. penggalan bayangan semalam mulai merangkap menyusun ingatan.
Sudah hampir satu bulan aneukeu tidak memiliki handphone, barang terpenting yang harusnya dimiliki sebab sangat menunjang perkuliah onlinenya. Namun, handphone aneukeu di gadaikan oleh raga saat tidak ada lagi barang yang harus di jual untuk membeli sebotol alkohol sialan.
Tabungan telah habis, barang berhargapun sudah tidak ada lagi. Raga selalu begitu. Menyebalkan ! Aneukeu duduk di meja makan. Mencoba mengingat apa yang semalam terjadi.
Rupanya semalam aneukeu mabuk-mabukan lagi. Pil laknat di sertai iceland membuat aneukeu rubuh. Lalu, siapa yang membawanya pulang ?
Aneukeu melangkah ke kamar dan rabahan. Mencoba memejamkan mata sebab pusing yang masih melanda. Hingga di kejutkan dengan suara memekakan telinga.
Handphone. Punya siapa ? Aneukeu mengambil handphone tertera di layar nama "Jang raga".
"Hallo." Suara dari sebrang sana
"Ia, siapa nih ?" Tanya aneukeu kesal
"Neu, ini kamu ?" Tanya suara di sebarang sana
"Ia." Jawabnya malas
"Yang, ini aku raga. Hp mang acin ketinggalan di rumah kamu ya ?"
"Ia kali."
"Assiap."
"Yang, paketan dari lazada udah nyampe ?"
"Oh, ini paketan kamu ?"
"Ia, itu anggur ketan hitam"
Kebiasaan, terkutuk seorang raga yang lainnya adalah suka belanja minuman beralkohol dari marketplace. Tentu saja pake ATM milik aneukeu. Kapan si raga belanja ? Parah, setiap kali dia pesan minuman beralkohol pasti alamat yang di tuju rumah aneukeu.
Rasanya si aa kurir sudah hapal saja wajah pemabuk seperti aneukeu, sialan memang si raga. Punga pacar gak ada akhlak. Udah di bilang jangan di kirim ke rumah. Eh, tetap saja di kirim. Pacar laknat pengen enaknya sendiri.
"Maafin atuh yang, kalau di kirim ke rumah nanti ayah aku yang terima paketnya. Terus di buka. Bisa ****** aku." Jelasnya di suatu malam yang panjang.
Memang, otaknya di dengkul. Pacar sendiri di korbanin. Untungnya sayang. Lagipula segoblok-gobloknya si raga. Kalau lagi mabuk gak pernah lupa buat jagain aneukeu, aneukeu tidak boleh jauh-jauh.
Si raga itu punya sistem dan prinsip yang berbeda. Gini katanya "soal mabok, ngobat, nongkrong kita memang sama-sama. Tapi, soal pacar ya masing-masing". Maksudnya, pacar raga ya milik raga. Gak ada yang berani macam-macam.
Aman kalau jadi pacar si raga. Gak pernah mesum pikirannya. Boro-boro tidur bareng. Ciuman aja cuma berani ke pipi sama kening. Tapi, ya itu. Bagi si raga **** bukan yang utama. Hal paling penting itu adalah ngfly bersama.
Jadi, kalau di bandingkan noufal dan raga itu kayak gini, hal utama bagi noufal adalah **** minuman beralkhol adalah pelengkap. Namun, bagi raga hal utama ialah mabuk dan obat-obatan sedangkan **** itu belakangan.
Setiap manusia memang unik. Sisi baik dan buruk saling melengkapi. Dan tidak tahu sampai kapan akan terpaut dengan orang-orang seperti ini.
Mabuk lagi, ngobat lagi, tertawa palsu lagi. Itu-itu aja rutinitas selama hubungan dengan si raga. Membuat aneukeu mulai bosan dan ingin terlepas dari belenggu hura-hura semacam ini.
Selama hubungan sudah 5 kali aneukeu minta putus. Tapi, raga tidak pernah mengabulkannya. Aneukeu selalu memulai pertengkaran. Raga mah santai aja kayak lagi di pantai. Sudah dua kali raga ketahuan jalan dengan mantannya.
Aneukeu masih saja memaafkan. Padahal selingkuh itu adalah penyakit. Aneukeu bisa menerima kebiasaan raga yang suka mabuk dan ngobat. Tapi, tidak bisa toleransi dengan kebiasaan main perempuan.
Hubungan semacam raga dan aneukeu tidak akan berlangsung lama. Buktinya, setelah 8 bulan bersama raga mulai seenaknya. Sudah tidak menghargai segala usaha aneukeu untuk membuatnya bahagia.
Hingga akhirnya, finally. Raga memblokir semua akun aneukeu. Raga lupa kalau setan tidak akan mungkin berdampingan dengan malaikat.
Raga selalu menuntut aneukeu untuk sempurna, tidak berbohong selalu jujur. Namun, raga lupa kalau selama hubungan terlalu banyak kebohongan yang dia lakukan.
Sudahlah . . . Sakitnya pun akan cepat hilang. Sekarang, bagaimana menata kehidupan yang sempat berantakan ?
Cinta memang cinta. Membutakan dan merugikan jika tidak sesuai porsinya.
-----####-------
__ADS_1
Kembali hidup normal setelah mengarungi kehidupan yang berdisco-disco perlu penyesuaian. Di mulai dari hal kecil merubah kembali pola tidur, memperbaiki hubungan dengan keluarga dan mendapatkan kembali pengagum yang sempat terkubur.
Dengan rayuan kepada mamah. Aneukeu pinjam uang untuk beli handphone, mamah malah marah-marah. Dan tidak memberi uang jajang sebab banyak orang yang ngasih tahu mamah tentang kebiasaan selama 8 bulan ini.
Nasib ya nasib . . . Untung kuliah libur semester. Tapi, kan masih butuh handphone buat registrasi semester 7. Bagaimana ini ?
"Paket."
Aneukeu berlari menuju asal suara. Paket ? Terkejut takutnya botol haram lagi yang sampai ke rumah ini. Kalau sampai ia, si raga gak bakalam lolos kali ini.
"Paket apa a ?" Tanya aneukeu.
"Gak tau teh, buka aja." Si aa kurir berlalu pergi meninggalkan aneukeu yang masih mematung memandang sebuah paket di tangan.
Sebuah paket sebesar kotak sepatu dengan bungkusan plastik hitam lengkap dengan nama si pengirim dan alamat yang di kirim.
"Noufal prambumi, bintaro. Tangerang selatan no 081********"
Wow . . . Setelah berbulan-bulan tiada kabar berita ! Lelaki ini mengirimkan paket. Kira-kira apa isinya ? Boneka santet kah ?
Aneukeu bergegas ke ruang keluarga tidak sabar membuka setiap bungkusan dari paket tersebut. Hingga akhirnya.
"Sarung!" Dahi aneukeu mengernyit heran dengan isi paket yang terpampang.
"Maksudnya apa ?" Aneukeu bertanya sendiri. Sambil membongkarnya.
Sarung cowok merk atlas kotak-kotak merah ! Sarung cewek motif bunga teratai warna hitam cantik sekali ! Eh, tunggu apa ini ? HANDPHONE, samsung galaxy j7 prime. Aneukeu terkesiap bahagia tentu saja. Darimana dia tahu kalau aneukeu sedang mendambakan handphone. Bagus lagi, padahal handphone jadulpun akan aneukeu gunakan di saat-saat pailit seperti ini.
Handphone yang aneukeu tahu harganya berkisar rp. 4.****** terlalu mahal bahkan mewah dengan warna rose gold. Aneukeu pernah bilang di akhir pertemuan kedua ingin ganti handphone. Saat itu, noufal hanya berdehem seperti tidak menyimak.
Sarung juga mungkin sederhana. Tapi, ini bingkisan paling istimewa. Mei lalu pas ulangtahun, aneukeu sempet berkirim pesan dengan noufal. Karena, aneukeu dan noufal lahir di bulan yang sama hanya saja beda tanggal. Aneukeu tanggal 1 dan noufal tanggal 25. Aneukeu mau sarung buat selimut, noufal malah tidak menanggapi samasekali.
Dan sepucuk surat !
Assalamualaikum wr.wb
Untuk
Aneukeu prambumi
Di tempat
Gimana kabarnya neu ? Sehat ?
Kemana aja selama satu bulan ini ? Kok gak pernah aktif di sosial media ?
Telepon juga nomornya gak aktif ?
Aku khawatir.
Kamu sudah putus ya dengan si raga ? Kenapa ? Padahal aku sudah mendo'akan agar si raga jadi jodoh kamu.
Di sisi lain aku bahagia kamu punya pacar berarti ada yang lebih sayang di banding aku. Tapi, di sisi lain aku sakit, kecewa dan merasa kehilangan.
Kamu seperti musuh bebuyutanku.
Dan aku benci itu.
Neu, bisakah kamu kembali seperti aneukeu yang aku kenal ? Bersama ku lagi ? Sampai tuhan bosan dan bilang "nikah sajalah".
Salam rindu.
Waalaikumsalam wr.wb
Dari
Noufal puspa purna
Bintaro.
-------####-------
Demi apa ? Demi tuhankah ? Seorang noufal memberi kejutan yang wah mewah sekali. Dan surat yang megetarkan sanubari menguras emosi.
Tidak. Kali ini, aneukeu tidak akan mendayu-dayu terpesona dengan segala prakata lelaki. Termasuk noufal.
Apa itu ? Aneukeu prambumi ? Dia membubuhkan nama belakangnya di belakang nama aneukeu begitupun sebaliknya.
Tipuan macam apa ini ? Maaf. Noufal aneukeu yang sekarang lebih tangguh dari yang sebelumnya. Tidak akan mudah berbunga-bunga lagi.
Cukup sudah berharap terlalu tinggi. Menanti terlalu lama. Berpikir terlalu keras. Oke. Noufal. Sekarang saatnya kita bermain.
Lets play the game ! ! !
"Aku akan mengikuti alurmu sampai kapanpun, dan aku putuskan untuk tidak memiliki hubungan dengan lelaki manapun selain kamu."
__ADS_1