
#semester genap
Enam bulan setelah hadirnya syamsir lubis di kehidupan aneukeu. Noufal sedikit terlupakan, syam begitu panggilan aneukeu untuk lelaki yang setiap hari tanpa bosan memulai percakapan.
Syam bilang ingin menikahi aneukeu. Entahlah, kenapa syam terlalu cepat memutuskan ingin menikahi wanita seperti aneukeu. Bukannya aneukeu tidak bahagia, hanya saja. Syam belum tentu mampu menerima masalalu aneukeu.
Kini, aneueku dilema. Dihadapkan dengan dua sisi yang menyebalkan samasekali tidak menguntungkan. Satu sisi, aneukeu masih menunggu kepastian dari noufal. Tapi, yang di tunggu masih tidak peka malah semakin jauh dari jangkauan. Di sisi lain, syam ingin menikahi aneukeu. Tapi, syam tidak tahu kalau aneukeu "gadis tidak perawan".
Suatu malam ! Aneukeu memutuskan untuk memulai percakapan.
"Assalamualaikum wr.wb. a syam gimana kabarnya ?"
"Waalaikumsalam wr.wb."
Terlalu panjang dan lama jika di lanjutkan dengan saling berbalas pesan. Lalu, aneukeu menyambungkan panggilan.
"A, aneu mau ngomong"
"Ngomong apa neu, tumben, udah siap nikah sama aa ?"
"Bukan a, ini penting"
"Ia, apa ?"
"A, sebelum aa memutuskan untuk nikahin aneu. Ada baiknya aa tahu dulu aneu yang sebenarnya."
"Maksudnya apa neu ?"
Diam . . .
Sepi . . .
Hening . . .
__ADS_1
Ada rasa sesak di dada ketika ingin membuka aib yang selama ini di simpan rapat. Tapi, tidak baik rasanya jika lelaki yang berniat memperistri tahu kebenaraannya setelah ijab nanti.
Terlaknat jiwa ini. Jika, talak terucap sehari setelah ikatan suci. Sebab, kecewa bahwa permaisuri telah ternoda tanpa mahligai pernikahan.
"A, aneu sudah tidak perawan."
"Apa ?" Suara di sebrang sana menggema memekaakan telinga si pendosa.
Sambungan telepon terputus setelah dentuman keras di iringii bunyi sumbang tak pantas.
-----------------####--------------
Sehari ! Seminggu ! Sebulan.
Telah kering luka yang di timbulkan dari sebuah harapan yang menguap sebab salah yang tak bisa di rubah. Pernikahan ? Keperawanan ? Dua hal yang saling berkaitan.
Salahkah wanita yang sudah tidak perawan di nikahi selayak mungkin ? Kenapa selaput dara menjadi hal paling penting dalam sebuah awal pernikahan ? Tidak bisakah menikahi wanita yang berstatus gadis bukan perawan ?
Kak syam adalah kesekian lelaki yang berlalu pergi setelah tahu wanita yang ingin dinikahinya bukan lagi perawan. Setelah itu, kicauan-kicauan pedas akan selalu menghakimi tanpa memberi solusi.
Sedangkan lelaki yang telah merenggut kehormatannya telah bahagia. Memiliki istri dan anak. Hidupnya berjalan dengan sewajarnya. Seperti manusia yang tidak di bayangi dosa masalalunya.
Namun, wanita ini masih tersiksa. Dihakimi oleh dunia, di hinakan oleh manusia. Sebab, salah yang ia sendiripun tak ingin.
Cinta. Sayang, cinta. Sayang ! PENGORBANAN. persetan. Karena, hanya wanita yang di rugikan.
Aneukeu masih menjadi wanita kuat. Tanpa seorangpun tahu bahwa hidupnya terlaknat, baginya. Tidak menikah pun tidak apa-apa. Asalkan hidupnya nyaman tanpa kendala.
Ia tulus mengarungi kehidupan sendirian. Sebab, setelah kehormatannya hilangpun hidupnya baik-baik saja. Walaupun hancur ia bisa bangkit kembali. Sudah biasa. Gagal.
Makanya aneukeu tidak pernah memprioritaskan pernikahan di tujuan hidupnya. Meski tanpa pernikahan, aneukeu yakin semuanya akan baik-baik saja.
Meskipun di luar sana. Tekanan dari orang terdekat bahkan keluarga, pernikahan selalu menjadi topik utama yang di runcingkan agar si sasaran merasa terhunus dan mati sekalian.
__ADS_1
Ah . . . Andaikan mamah dan bapa tahu ! Alasan kenapa dirinya tidak menikah. Tihang gantungan akan menjadi jawaban atas kesalahan yang telah ia lakukan.
Aneukeu selalu ingat. Bapaknya selalu bilang " kalau aneukeu hamil duluan akan di gantung di balai desa" sebegitu mengerikannya hukuman bagi wanita yang di renggut kegadisannya.
Saat semua anggota keluarga berkumpul, bercakap riang. Seringnya memberi nasehat menghantam seperti palu godam. Aneukeu ingin sekali bersuara lantang.
"AKU SUDAH TIDAK PERAWAN" agar, mereka DIAM. inginnya ikut merasakan sangat susah mendapatkan pasangan yang rela menikahi wanita yang telah hilang kehormatannya.
Yang lenyap hanya selaput dara, Tidak dengan harga dirinya. Setidaknya masadepannya masih bisa terselamatkan. Walupun sudah tidak ada lagi harapan untuk memiliki pasangan.
Siapa yang tidak ingin hidup normal ? Menikah ? Punya anak ? Namun, kenyataannya tidaklah sedemikian. Banyak hal yang harus di suarakan. Tapi, apakah setelahnya akan seperti yang di harapkan ?
Tentu saja TIDAK.
Ini AIB. jelas ? Ini HUKUMAN.
------------####----------------
"Neu, sepertinya aa gak bisa menikahi aneu, biarlah aa menjadi kakak aneu saja. Tidak menjadi suami seperti harapan aa yang sebelumnya."
Sebuah pesan teruntai dengan kejelasan yang selama 4 bulan ini aneukeu tunggu. Ya sudah, memang sudah seharusnya seperti itu.
A syam adalah lelaki baik, lulusan pondok pesantren, agamanya bagus. Tutur katanya lembut. Tidak semsetinya mendapatkan pasangan wanita ternoda seperti aneukeu.
Bukannya, pasangan itu adalah refleksi dari diri sendiri ? Sejak kapan malaikat bersanding dengan setan ? A syam itu seperti malaikat dan aneukeu jelmaan setan.
Kenapa setan ? Tidak sekalian iblis ? Aneukeu hanya tahu diri sebelum oranglain yang menjabarkan.
Noufal raib . . .
Kak syam pun hilang . . .
Aneukeu sendiri, seperti sediakala.
__ADS_1
Dengan banyaknya kontroversi hati.