
DI RUMAH KEDIAMAN LIAN,DI DALAM DAPUR.
LIAN, berjalan mendekati chef yang menjadi juru masak di dalam rumahnya.
"buatkan beberapa makanan ringan."Ujar Lian kepada chef itu.
"baik tuan...."ujar chef itu sambil menganggukan kepalanya.
"Lian masih punya rasa perduli kepada orang lain."Ujar Alexa,sambil memperhatikan Lian ketika dia keluar dari dalam dapur.
tidak lama kemudian Lian masuk ke dalam kamarnya,dia kemudian langsung menghampiri Alexa yang duduk di atas tempat tidurnya.
"buka pakaianmu,aku akan mengoleskan obat ke lukamu itu."ujar LIAN kepada Alexa.
"aku takut jika aku membuka pakaianku,kamu tidak akan bisa menahan hasratmu."ujar Alexa menggoda LIAN.
kemudian LIAN menggendong Alexa,menuju ke kursi yang berada di dekat jendela.
"hey... LIAN lepaskan aku."ujar Alexa mencoba untuk melepaskan dirinya dari gendongan LIAN.
"hey..kucing yang tidak patuh apakah mau di hukum."Ujar LIAN kepada Alexa.
tidak lama kemudian LIAN mengoleskan obat di punggung Alexa.
"besar juga nyalimu,berani menyerang mereka sendirian."ujar Lian kepada Alexa yang sedang di oleskan salep.
"apakah dia sedang marah."ujar Alexa dalam hatinya.
kemudian Alexa memutar badannya,sekarang Alexa dan LIAN saling bertatapan.
__ADS_1
"tuan LIAN,kamu begitu perhatian kepadaku, jangan-jangan kamu sudah menaruh hati kepadaku..?"Ujar Alexa menggoda LIAN..
kemudian LIAN memutar tubuh Alexa.
"sudah duduklah dengan benar,aku belum selesai mengoleskan obat"ujar LIAN kepada Alexa.
"dia tidak membantahnya"ujar Alexa dalam hatinya.
kemudian LIAN mengoleskan obat kepada Alexa dengan perlahan-lahan.
"shh..sakit"ujar Alexa menahan perih di punggungnya.
"ini adalah sebuah pelajaran untukmu,lain kali jangan bertindak ceroboh lagi.
menyerang orang dengan bodohnya"ujar LIAN kepada Alexa.
LIAN kemudian berdiri dan langsung pergi meninggalkan Alexa.
"aku sudah selesai mengoleskan obat,kamu istirahat sebentar,aku akan menyuruh supir untuk mengantarkan kamu pulang nanti"ujar LIAN kepada Alexa.
"apakah kamu tidak ingin menagih janji hari ini tuan"ujar Alexa kepada LIAN.
"aku tidak berselera melihat wanita yang tubuhnya banyak sekali bekas luka"ujar LIAN kepada Alexa.
SORE HARINYA DI KEDIAMAN ADITAMA
"aku akan memulai perjuangan yang sulit lagi"ujar Alexa sambil berjalan masuki rumah peninggalan ibunya itu.
sesampainya di depan meja makan
__ADS_1
"Alexa kamu sudah pulang...?ayo duduklah kita makan bersama"ujar ibu tirinya itu.
Alexa kemudian duduk di dekat kursi ayahnya.
"aneh kenapa dia bersikap begitu ramah,apakah ADITAMA sudah mengatakan sesuatu"ujar Alexa dalam hatinya.
"Alexa dengar-dengar pagi tadi kamu berkelahi dengan adik-adikmu ya,ini tidak baik,adikmu itu sedang hamil bagaimana jika sesuatu terjadi kepadanya...?"ujar tuan ADITAMA kepada Alexa
"benar,dokter bilang keadaanku saat ini sedang tidak baik,dan aku juga masih mengkhawatirkan perusahaan ADITAMA,jika emosiku naik tanpa di sengaja bayi di dalam kandunganku ini bisa saja keguguran,siapa yang akan bertanggung jawab atas nyawa bayi ini"ujar DEA kepada Alexa.
"kalau begitu,kamu harus beristirahat di rumah,mengenai perkerjaan di perusahaan biar aku saja yang menggantikan kamu"ujar Alexa kepada DEA
"lancang sekali kamu."DEA berdiri menghadap ke arah Alexa dengan tatapan marah.
"Alexa,kamu baru saja pulang ke rumah, kamu masih familiar dengan urusan kantor jadi tidak perlu terburu-buru"ujar tuan ADITAMA sambil melirik ke arah DEA dengan tatapan memperingatkan.
kemudian Alexa mengeluarkan handphonenya,yang di layarnya sudah di setel fotonya bersama dengan LIAN.
"ayah lihatlah layar ponselku bukankah sangat cerah"ujar Alexa kepada tuan ADITAMA.
seketika senyuman itu berubah menjadi beku.
"aku tidak sedang terburu-buru ayah,tapi ayah masih ingat janji ayah bukan"ujar Alexa kepada tuan ADITAMA.
"ya....ya tentu saja aku ingat,karena kamu sangat ingin pergi,besok aku akan mengurusnya"ujar tuan ADITAMA kepada Alexa
"bagus juga dia sudah mendapatkan hati tuan LIAN,aku ingin melihat apakah hubungan mereka berdua benar-benar dekat"ujar tuan ADITAMA dalam hatinya.
mendengar ucapan ayahnya,seketika DEA berlari meninggalkan mereka berempat.
__ADS_1