
"tuan Lian tampan sekali ketika dia tersenyum."ujar dea dalam hatinya sambil tersipu malu.
"tuan LIAN, menurut anda aku cantik tidak..?"ujar Dea sambil bergelayut manja di lengan LIAN.
"nona Dea,tolong jaga sikapmu."ujar Lian sambil berdiri menatap tajam ke arah Dea.
"sialan kenapa obat itu belum bereaksi..?"ujar Dea dalam hatinya sambil berdiri.
"tuan LIAN tunggu."belum juga Dea selesai berbicara dia telah merasakan pusing di kepalanya.
"pusing sekali."ujar dea dalam hatinya sambil terhuyung-huyung namun ketika Dea akan jatuh seseorang pria sudah menangkapnya.
"nona,ada apa denganmu..?"ujar pria itu sambil memegangi Dea.
"le...lepaskan aku."ujar Dea sambil berusaha untuk mendorong tubuh pria tersebut.
"ini adalah anak dari pemilik perusahaan ADITAMA itu..?hari ini aku mendapatkan keuntungan yang besar."ujar pria itu dalam hatinya sambil tersenyum licik.
"gadis cantik ayo ikut denganku .?"ujar pria itu sambil memeluk Dea dalam dekapannya.
"pa...panas sekali."ujar Dea dalam keadaan yang tidak sadarkan diri.
namun tiba-tiba seseorang menarik tangan Dea,sehingga Dea terlepas dari dekapan pria tersebut.
"siapa yang berani merusak hal baikku..?"ujar pria itu sambil melirik ke arah seorang pria yang menarik tangan Dea.
"ternyata tuan muda PRATAMA maaf...maafkan aku."ujar pria itu meminta maaf kepada YOSI.
"aku sudah lama mencari Dea, terimakasih karena kamu sudah menjaga Dea."ujar YOSI kepada pria tersebut hingga membuat pria itu bingung.
"tidak apa-apa tuan anda tidak perlu sungkan."ujar pria itu gugup.
di sebuah kamar mandi...
"ah....."Yosi memasukkan Dea ke kamar mandi sambil mengguyur tubuh Dea menggunakan shower.
"lihat tampilan mu yang sudah seperti p*L*c*r ini..! sekarang aku akan membuatmu sadar..!"ujar YOSI sambil terus mengguyur tubuh Dea.
"Jagan,Jagan siram lagi..!"ujar Dea sambil memukul-mukul dada YOSI.
"apakah sekarang kamu sudah sadar..?"ujar YOSI sambil mematikan shower yang berada di tangannya.
"YOSI,apakah kamu sudah gila..!"ujar dea menghardik Yosi.
"aku tidak menyangka kalau putri ADITAMA yang sombong itu rela memberikan obat untuk menggoda seorang pria..?"ujar yosi sambil tersenyum mengejek.
__ADS_1
"apakah kamu begitu haus akan sentuhan hingga menginginkan Lian..?"ujar yosi sambil memegang dagu Dea.
"itu bukan urusanmu..!Yosi,aku sudah mengatakan dengan jelas padamu.sejak awal aku memanglah sudah muak kepadamu.pergilah sejauh-jauhnya dari dirimu...!"ujar Dea sambil mendorong tubuh Yosi.
"dengar sekali pun aku di permainkan olehnya,aku juga sudah tidak ingin melihatmu lagi... !"ujar Dea sambil berusaha untuk keluar dari dalam bathtub.
"wanita j*L*ng...!hari ini anggap saja aku yang terlalu ikut campur.setelah ini aku tidak akan menjagamu lagi...!"ujar Yosi sambil menunjuk ke arah Dea.
"enyahlah dari hadapanku..!"Ujar Dea sambil melempar shower ke arah Yosi,sehingga kepala Yosi berdarah karena terkena shower tersebut.
"shhh..."ujar Yosi menahan sakit di kepalanya.
"kamu .."ujar dea sambil gemetaran karena melihat kepala Yosi mengeluarkan darah,akan tetapi Yosi segera meninggalkan Dea di kamar mandi sendirian.
di tempat lain terlihat Alexa sudah selesai mengganti bajunya.
"ada wanita cantik di sana,apakah tuan Lian tidak melewati malam bersama dengan nona ADITAMA itu...?"ujar Alexa sambil tersenyum ke arah Lian.
"aku lebih tertarik dengan nona ADITAMA yang ini.."ujar lian sambil tersenyum kepada Alexa.
"tapi sayangnya nona ADITAMA yang ini masih ada urusan.apakah boleh aku meminjam mobil tuan Lian sebentar..?"Ujar Dea sambil merangkul Lian.
"apakah kamu mau pergi..?"ujar Lian sambil menatap tajam ke arah Alexa.
"ya sudah ayo aku antar."ujar Lian sambil memeluk pinggang Alexa.
beberapa saat kemudian mobil Lian sudah parkir di depan halaman rumah ADITAMA.
cup... Alexa mencium pipi Lian.
" apakah kamu ingin membuat aku pergi hanya dengan sebuah kecupan ini .?"ujar Lian sambil memegang pipi Alexa, kemudian Lian mencium bibir Alexa dengan lembut.
"sudah pergilah, hati-hati ya."ujar Lian sambil melambaikan tangannya kepada Alexa.
"hati-hati apakah dia tahu apa yang sedang aku rencanakan..?"Ujar Alexa dalam hatinya sambil menatap ke arah Lian.
"baiklah tuan Lian,aku akan berhati-hati."ujar Alexa sambil tersenyum ke arah Lian.
setelah Alexa sampai di depan pintu..
"dasar wanita j*L*Ng..!wanita j*L*ng..!pasti dia yang sudah menukar anggurku...!dia mengambil kesempatan baikku..!"ujar Dea dari dalam rumah.
"Dea,sudah pulang secepat ini..?"ujar Alexa dalam hatinya.
"kenapa begitu ribut...?orang yang tidak tahu akan mengira kalau orang dari keluarga ADITAMA tidak punya tata Krama."Ujar Alexa sambil berjalan masuk ke dalam rumah.
__ADS_1
"Alexa...!kamu wanita j*L*Ng masih berani pulang...!aku kan meng h*j*rmu..!"ujar Dea sambil berlari ke arah Alexa.
plak....sebuah tamparan tepat mendarat di pipi Dea.
"kamu kenapa tidak bisa belajar menjadi penurut..?kamu selalu saja ingin berkelahi,apakah kamu mendapatkan keuntungan..?"ujar Alexa sambil menatap ke arah Dea.
"Alexa,kamu yang sudah menukar anggurku kan...?kamu sengaja menggoda Lian dan mendekatinya..?kamu yang sudah merebut kesempatanku...!"ujar Dea sambil memegangi pipinya.
"iya,lalu kenapa..?Dea,coba kamu fikirkan dengan jelas.aku tidak punya keturunan menjadi orang ketiga dalam tubuhmu.apakah kamu fikir Lian sama seperti Yosi yang mudah sekali kamu goda dengan sesuka hatimu...?"ujar Alexa sambil menyilangkan tangannya.
"Lian adalah pacarku.dan kami sedang bersenang-senang,kamu yang memaksakan diri ingin datang dan di permainkan.kamu juga masih memainkan trik kotor dengan memberikan obat.kamu ingin menyalahkan siapa..?jika kamu ingin menyalahkan,maka salahkan saja dirimu yang tidak tahu diri."ujar Alexa sambil menatap tajam ke arah Dea.
"Alexa,aku tidak akan pernah berdamai denganmu."ujar dea sambil berteriak ke arah Alexa.
saat Alexa melihat ke atas terlihat ibu tirinya sedang melihat pertengkaran mereka berdua,tidak lama kemudian ibu tirinya itu turun menghampiri mereka berdua.
"Alexa,kamu begitu berani ya..?ternyata kamu sudah tidak perduli dengan nasib ibumu..?"ujar ibu Dea mengancam Alexa.
"wanita b*d*h untuk apa aku harus peduli dengannya..?"Ujar Alexa sambil tersenyum ke arah ibu tirinya itu,namun di dalam hati kecilnya dia merasakan sangat sakit.
"semoga kamu benar-benar sudah tidak perduli,atau kamu akan merasa sangat sakit."ujar ibu Dea sambil tersenyum licik ke arah Alexa.
"ibu tiriku sayang kamu tidak perlu terlalu mencemaskan aku.lihat putrimu itu,dia belajar mejadi wanita penggoda darimu."ujar Alexa sambil tersenyum.
"tapi dia tidak mempelajarinya dengan baik.selain di permainkan oleh orang,dia juga tidak pernah berhasil sekali pun.aku tidak tahu, bagaimana nanti akhirnya..?"ujar Alexa sambil berjalan meninggalkan mereka berdua.
kemudian,ibu tiri Alexa duduk di kursi ruang tamu sambil menuangkan air minum ke dalam gelas.
"ibu...! Alexa benar-benar sudah tidak punya aturan lagi.apakah kamu akan membiarkan dia menindas ku begitu saja..?"ujar Dea sambil merengek kepada ibunya.
"kalau bukan karena kamu tidak berguna,bagaimana anak h*r*m sepertinya bisa menindas mu..?"ujar ibu Dea sambil menatap ke arah putrinya itu.
"ibu..."ujar Dea sambil mengelap air matanya.
"kamu bukanlah lawannya,sudah jangan singgung dia lagi.kita yang sudah terlalu naif untuk masalah Lian ini.tidak pernah aku sangka kau Lian benar-benar akan membantunya."ujar ibu Dea sambil memijat-pijat kepalanya.
"ibu bagaimana sekarang,apakah sudah tidak ada kesempatan lagi untuk diriku..?"ujar Dea sambil memeluk ibunya.
"tuan Lian begitu luar biasa,atas dasar apa dia menjadi milik Alexa."ujar Dea sambil melepaskan pelukannya.
"sudahlah sayang,Lian bukanlah pria yang bisa kamu dapatkan.kamu Jagan memikirkan dia lagi.mengenai sakit hatimu ini aku akan membantu untuk membalasnya."ujar ibu Dea sambil tersenyum menghibur putrinya itu.
"ibu,apa pelajaran yang akan kamu berikan kepada wanita j*L*Ng itu...?"Ujar Dea sambil tersenyum ke arah ibunya.
"dia memukulmu dengan tangan yang sebelah mana,maka biarkan saja ibunya yang akan menebusnya."ujar ibu Dea sambil tersenyum licik.
__ADS_1