
di dalam kamar terlihat Alexa sedang menelpon seseorang.
"hari ini sudah sangat mempermalukan ibu tiriku itu.dia terus saja menggunakan ibuku untuk mengancamku.pastikan kalau bawahanmu mengawasinya dengan cermat.perkiraanku dia akan segera bertindak."ujar Alexa kepada orang yang berada di seberang sambungan telepon.
ternyata yang sedang di telpon oleh Alexa adalah Alexander.
"apakah situasinya sangat menegangkan..?"ujar Alexander sambil tersenyum.
"jika situasinya tidak menyenangkan bagaimana aku bisa memancingnya keluar..?"Ujar Alexa.
"tenang saja aku sudah bersiap-siap."ujar Alexander dari sebrang telepon.
"baiklah."ujar Alexa sambil mematikan sambungan teleponnya.
"fiuh..."Alexa menghembuskan nafasnya.
"oh tuhan,bantulah aku.semoga saja ibu tiriku itu segera memberikan jalan untuk aku bertemu dengan ibuku."ujar Alexa dalam hatinya.
di tengah malam terdengar suara mobil di hidupkan.
Brum....Brum....Brum.... perlahan-lahan mobil itu meninggalkan rumah.
"akhirnya sudah di mulai."ujar Alexa sambil tersenyum menatap mobil tersebut.
Alexa kemudian keluar dari dalam rumah dan langsung masuk ke dalam sebuah mobil.
"kakak,kamu juga sudah datang...?"Ujar Alexa kepada Alexander ketika dia sudah masuk ke dalam mobil.
"bagaimana aku bisa melewatkan sesuatu yang membuat sial keluarga ini...?aku sudah memerintahkan anak buahku untuk mengikuti ibu tirimu itu."ujar Alexander sambil tersenyum ke arah Alexa.
"tenanglah,tidak perduli kemana pun dia pergi kita pasti akan menemukannya."ujar Alexander mencoba untuk menenangkan Alexa.
"............"Alexa terdiam seribu bahasa.
"tapi bagaimana kalau dia tidak pergi untuk menemui ibumu...?namun dia pergi untuk menemui teman kencannya bukankah itu lebih menarik..?"ujar Alexander sambil tersenyum ke arah Alexa.
"ibu tiriku itu cukup tahu diri,kalau semua yang di milikinya saat ini adalah berkat dari ayahku,jadi tidak mungkin dia berani untuk mengkhianatinya."Ujar Alexa sambil melihat ke samping jalan.
"ADITAMA sudah banyak m*MB*n*h orang, akan tetapi hidupnya lebih nyaman dari siapa pun."Ujar Alexander sambil melihat ke arah Alexa.
"orang yang suka berbuat jahat maka hidupnya tidak akan pernah bisa tenang,tunggu saja karma yang akan menghampiri mereka."Ujar Alexa sambil meneteskan air matanya.
beberapa saat kemudian mobil yang mereka naiki berhenti di depan sebuah rumah sakit jiwa.
"aku pernah menyelidiki rumah sakit ini secara diam-diam, orang-orang yang berada di rumah sakit jiwa ini keluarganya sudah membayar biayanya dan meninggalkan mereka di sini."Ujar Alexander sambil terus memperhatikan ibu tiri Alexa dari dalam mobil.
"sepertinya mereka menerima suap untuk tutup mulut, penyelidikan yang biasa saja pastilah tidak akan bisa mengungkapkannya."ujar Alexa sambil keluar dari dalam mobil.
"kak,pinjamkan orangmu untuk aku gunakan sebentar."ujar Alexa sambil terus menatap ke arah rumah sakit jiwa itu.
"silahkan saja.kamu tidak perlu memperdulikan ibu tirimu itu,aku akan menyuruh orang untuk menanganinya."ujar Alexander sambil tersenyum ke arah Alexa.
__ADS_1
kemudian Alexa bersama dengan beberapa bodyguard yang di berikan oleh Alexander masuk ke dalam rumah sakit jiwa itu.
"nona...SE....sekarang sudah tidak ada waktu untuk menjenguk pasien."Ujar perawat yang berada di depan Alexa sambil tergagap.
"di mana ruangan LINDA ADITAMA..?"Ujar Alexa sambil menatap tajam ke arah perawat itu.
"di rumah sakit jiwa ini tidak ada pasien yang bernama LINDA ADITAMA."Ujar perawat itu sambil diam-diam membunyikan sebuah alarm rahasia.
"kamu ingin memanggil satpam..?coba kamu tebak,apakah satpam itu yang datang dulu atau nyawamu yang melayang dahulu..?"ujar Alexa sambil mengebrak meja sambil menatap tajam ke arah perawat itu.
"di...di tempat ini benar-benar tidak ada yang bernama LINDA ADITAMA."Ujar perawat itu sambil bergetar hebat menahan takut.
"baiklah coba kamu lihat baik-baik foto yang berada di dalam ponselku ini..?"Ujar Alexa sambil mengulurkan ponselnya.
"ini adalah pasien yang berada di kamar nomor 350 itu ..!"Ujar perawat itu kepada Alexa.
"dimana letak kamar 350 boleh tidak aku menyusahkan kamu untuk menunjukkan jalannya..?"ujar Alexa sambil menatap tajam ke arah perawat itu.
kemudian perawatan itu membawa Alexa dan beberapa bodyguard berjalan menuju ke sebuah lorong yang terlihat sangatlah usang.
"semua ini adalah salahku Karena tidak berusaha untuk mencari ibu dengan giat,ibu pastilah sangat menderita karena tinggal di tempat seperti ini."ujar Alexa dalam hatinya.
beberapa saat kemudian perawat itu berhenti di depan sebuah ruangan.
"ini adalah tempatnya."Ujar perawat itu sambil menunjuk ke arah pintu yang berada di sampingnya.
kemudian Alexa berjalan mendekati pintu kamar tersebut,sebelum membuka pintu kamar itu Alexa sudah lebih dulu mempersiapkan dirinya.
ceklek....
terdengar suara seseorang wanita sedang bernyanyi di dalam kegelapan.
"ini adalah lagu anak-anak yang sering ibu nyanyikan untukku dahulu."Ujar Alexa dalam hatinya.
Alexa kemudian menghidupkan lampu kamar tersebut setelah itu,Alexa berjalan mendekati wanita tersebut.
"ibu...."Ujar Alexa sambil berjalan tergesa-gesa mendekati ibunya,namun ibunya masih saja bernyanyi tanpa memperdulikan Alexa.
"ibu,apakah kamu tidak mengenaliku...?aku adalah putrimu Alexa."Ujar Alexa sambil duduk di dekat ibunya.
ibu Alexa menatap ke arah Alexa dengan tatapan yang kosong.
"kenapa merantainya..?"ujar Alexa sambil menatap tajam ke arah perawat itu.
"ini....ini adalah adalah keinginan seseorang yang membawanya ke sini.dia bilang kalau sebelumnya wanita ini suka mengamuk,jadi ingin memberi wanita ini sedikit pelajaran."ujar perawat itu sambil ketakutan.
"buka...!"Ujar Alexa sambil menunjuk ke arah rantai yang berada di leher ibunya.
"tidak...tidak kamu Jagan kemari...!"Ujar ibu Alexa sambil menatap ke arah perawat itu dengan sangat ketakutan.
"ibu sangat takut kepada perawat ini,apakah dia yang selalu menyiksa ibuku...?"ujar Alexa sambil menatap tajam ke arah perawat itu.
__ADS_1
perlahan-lahan perawat itu melepaskan rantai yang mengikat di leher ibu Alexa.
"a..apakah sekarang aku sudah boleh pergi...?"ujar perawat itu sambil ketakutan.
"kamu ingin pergi...?katakan...! bagaimana kamu menindas ibuku...!"Ujar Alexa sambil menendang perut perawat itu hingga perawat itu jatuh tersungkur.
"ah...."Ujar perawat itu sambil memegangi perutnya.
"hahaha..."ujar ibu Alexa sambil berusaha untuk menyerang perawat tersebut.
"ibu...."ujar Alexa terkejut melihat ibunya yang berubah seperti itu.
"to.... tolong..!"ujar perawat itu sambil memegangi pipinya yang terkena cakaran ibu Alexa.
"ibu,aku akan membawamu pergi dulu."ujar Alexa sambil memegangi tangan ibunya,ibunya pun seketika menoleh ke arah Alexa.
namun seketika itu juga ibu Alexa menjadi sangat tidak terkendali sehingga hampir saja menyerang Alexa,untung saja bodyguard yang bertugas menjaganya segera menangkap ibu Alexa.
"nona,berikan obat penenang saja kepada pasien ini."ujar bodyguard itu.
setelah di suntik obat penenang,seketika itu ibu Alexa sudah menjadi terkendali dan bodyguard itu menggendong ibu Alexa untuk di bawa keluar.
"maaf sudah merepotkan kalian,ayo bawa ibuku keluar dulu."ujar Alexa sambil tersenyum ke arah para bodyguard itu.
namun seketika itu juga Alexa menghentikan langkahnya lalu berjalan mendekati perawatan tersebut.
"me...mereka yang sudah memerintahkan aku dan mereka juga sudah membayarku.dan itu bukan urusanku..!"ujar perawat itu sambil bergetar karena takut.
"kamu begitu suka memperlakukan manusia seperti anj*Ng...!sekarang kamu juga bisa merasakan bagaimana menjadi anj*ng..!"ujar Alexa sambil menaruh rantai di leher perawat tersebut.
"ti...tidak aku tidak bersalah."Ujar perawat itu sambil meneteskan air matanya.
Alexa menoleh ke arah suara sepatu yang berjalan mendekatinya.
"Nona muda,tuan muda memerintahkan saya untuk membawa wanita ini ke hadapan anda,dia harus."namun belum juga bodyguard itu selesai berbicara Alexa sudah memotong ucapannya.
"bawa wanita itu kemari.."ujar Alexa sambil menatap tajam ke arah ibu tirinya yang sedang pingsan itu.
kemudian Alexa berjalan mendekat ke arah peralatan yang di gunakan untuk menyiksa ibunya selama ini.
"papan bambu ini kelihatannya begitu licin,sepertinya benda ini sering di gunakan untuk memukuli orang kan...?"ujar Alexa dalam hatinya sambil tersenyum.
Alexa berjalan mendekati ibu tirinya itu, tanpa aba-aba Alexa lalu mengayunkan benda yang berada di tangannya tepat mengenai wajah ibu tirinya itu.
"dasar wanita j*L*Ng,sudah menjadi orang ketiga,masih juga kamu mengurung dan menyiksa ibuku...!"ujar Alexa sambil menatap tajam ke arah ibu tirinya itu sambil terus memukul badan ibu tirinya sampai benda yang berada di tangannya itu patah.
"ini baru permulaan saja.semua yang telah kamu lakukan kepada ibuku,aku pasti akan mengembalikan kepadamu sedikit demi sedikit..!"Ujar Alexa sambil tersenyum miring.
kemudian Alexa menatap ke arah perawat itu,lalu Alexa berjalan meninggalkan mereka berdua di dalam ruangan itu.
"ikat dan kurung mereka berdua di sini,nanti kirim rekaman cctv-nya kepadaku."ujar Alexa kepada bodyguard sambil membetulkan jamnya.
__ADS_1
"baik nona.."ujar beberapa bodyguard itu serempak.