
ibu tiri Alexa memandang ke arahnya dengan tatapan mata yang tajam.
"kita lihat saja apa yang bisa kamu perbuat"ujar ibu tiri Alexa sambil tersenyum mengejek.
DI DALAM SEBUAH KAMAR
"kak,kamu tolong aku menyelidiki keberadaan beberapa orang di dalam video."Ujar Alexa kepada pria di sebuah telepon.
"Alexa,apakah itu ibumu...?"ujar pria itu,pria tersebut adalah Alexander sodara sepupu Alexa
"benar,dia sekarang berada di tangan ibu tiriku.
kamu tolong utus orang untuk mengikuti dan menyelidikinya"ujar Alexa kepada sepupunya itu.
"kamu Jagan panik, lokasi bibi pasti sangat tersembunyi.
kita harus membuat persiapan untuk peperangan jangka panjang"ujar Alexander mencoba untuk menenangkan Alexa.
"tidak perlu."ujar Alexa dari sebrang telepon,membuat Alexander terkejut.
"aku akan segera membuat ibu tiriku itu segera membawa kita ke tempat ibuku di sembunyikan."ujar Alexa memberikan saran kepada Alexander.
setelah itu Alexa segera mematikan sambungan teleponnya.
kemudian Alexa mengetik sesuatu di ponselnya itu.
"selesai."ujar Alexa tersenyum,ternyata dia mengirimkan rekaman percakapannya dengan YOSI kepada DEA.
"ibu tiriku sayang,karena kamu berani mengancamku,maka Jagan salahkan aku membalasnya kepada anakmu"ujar Alexa sambil tersenyum.
DI DALAM SEBUAH KAMAR LAINNYA.
__ADS_1
TRING......
terdengar suara notifikasi dari handphone milik DEA, kemudian DEA meraih ponselnya yang berada di atas nakas.
"siapa yang mengirimi aku pesan di saat seperti ini..?"ujar DEA dalam hatinya.
kemudian DEA membuka isi pesan dari Alexa tersebut,seketika itu DEA berteriak.
"Alexa,wanita j*l*Ng ini berani sekali dia"ujar DEA geram.
kemudian DEA berjalan menuju ke arah kamar Alexa, setelah sampai di depan pintu kamar Alexa, DEA segera mengetuk pintu kamar itu.
"Alexa,keluar kamu..!kamu wanita ren*ah*n,kapan kamu bertemu dengan YOSI...!
keluar dan beri aku sebuah penjelasan."ujar DEA sambil mengetuk pintu kamar Alexa dengan kerasnya.
DI DALAM KAMAR
di luar kamar terlihat DEA masih saja menggedor-gedor pintu kamar Alexa sambil memaki-maki Alexa
"Alexa jika kamu berani maka keluarlah,Jagan sembunyi di dalam dan diam saja.
aku tahu kalau kamu sebenarnya berada di dalam"ujar DEA sambil mengetuk pintu kamar Alexa dengan kencangnya.
"apakah wanita ini mengira kalau dirinya itu adalah wanita yang galak"ujar Alexa sambil tersenyum di dalam kamarnya.
DI LUAR KAMAR ALEXA
"DEA jaga sikapmu sedikit,apakah kamu merasa tidak cukup sudah membuatku malu"ujar tuan ADITAMA kepada DEA.
"ayah,dia sudah merusak acara pertunanganku dan menempati kamarku,dan dia juga masih berani menggoda Yosi.
__ADS_1
kamu masih ingin aku untuk menjaga sikap,wanita rend*h*n itu yang seharusnya menjaga sikap"ujar DEA menangis sambil menunjuk ke arah pintu kamar Alexa.
"sayang,kenapa kamu berbicara seperti itu kepada ayahmu."ujar ibu DEA berusaha mencairkan suasana.
"Alexa,kamu masih tidak membuka pintu ini.
baiklah aku akan menghancurkannya.
Alexa...!hari ini jika kamu berada di rumah ini maka aku tidak akan berada di sini,juga sebaliknya jika aku berada di dalam rumah ini maka kamu tidak bisa berada di dalam rumah ini."ujar DEA berteriak sambil menendang pintu kamar Alexa.
kemudian DEA berjalan menuruni tangga
"masih tidak membuka pintu, Alexa kamu tunggu saja"Ujar DEA dalam hatinya.
DEA berjalan menuruni tangga dengan tergesa-gesa sehingga dia pun akhirnya tergelincir dari tangga tersebut.
"akh....."ujar DEA merasakan sakit di area perutnya.
ibu DEA yang menyaksikan putri kesayangannya itu tergelincir seketika berteriak
"DEA..."ujar ibunya sambil berlari ke arah anaknya itu.
bruk...bruk...bruk...
terdengar suara seseorang terjatuh.
"apakah DEA terjatuh...?"ujar Alexa sambil tertawa di dalam kamarnya.
tidak lama kemudian Alexa membuka pintu kamarnya.
kriett......
__ADS_1
Alexa kemudian berjalan menuruni tangga melihat keadaan DEA yang sudah duduk bersimbah darah.