Nona Kesayangan Tuan Muda

Nona Kesayangan Tuan Muda
chapter 21


__ADS_3

DEA kesal mendengar ucapan kedua wanita tersebut dari kejauhan terlihat Yosi semakin mendekat ke arah Dea.


"kenapa kamu juga datang...?"ujar dea sambil menunjuk ke arah Yosi.


"ayahku yang menyuruh aku datang untuk mengenal beberapa koneksi.bagaimana kondisimu sekarang..?"ujar yosi sambil meletakkan gelas yang berada di tangannya.


kemudian Yosi teringat akan ucapan ayahnya.


"kamu pertahankan dulu keluarga ADITAMA itu untuk sementara.ADITAMA akan berkerja sama denganku untuk mendapatkan suatu proyek.beberapa hari ini tidak boleh terjadi sesuatu lagi."ujar ayah Yosi memberi nasehat kepada anaknya itu.


kemudian Yosi sadar dari lamunannya dia tersenyum ke arah Dea namun Dea bersikap sangat arogan kepada Yosi.


"kalau bukan karena permintaan ayah,aku juga tidak bersedia menghibur wanita g*la sepertimu."ujar Yosi dalam hatinya.


Yosi mendekati Dea dengan perlahan-lahan, kemudian saat Yosi ingin memegang tangan Dea ternyata Dea menepis tangan Yosi dengan kasar.


"Jagan sentuh aku..!"ujar Dea sambil berteriak ke arah Yosi.

__ADS_1


kemudian Dea menunjuk ke arah Yosi sambil memakinya.


"Yosi,aku sejak awal memang sudah muak denganmu.menjauhlah sejauh mungkin dariku.pertunangan kita sudah tidak berlaku,Jagan dekati dan Jagan ganggu aku lagi..!"ujar dea berteriak sambil menunjuk-nunjuk Yosi.


namun Yosi semakin mendekat ke arah Dea.


"aku janji kelak aku hanya akan menjaga dirimu seorang.dea,aku berharap kamu bisa menghargai ku di acara seperti ini."ujar yosi sambil memegang tangan Dea.


"menghargai mu..?kamu fikir kamu itu siapa..?jujur saja,tuan Lian yang memberikanku undangan untuk acara malam ini.sekarang aku adalah pendamping tuan Lian,atas dasar apa kamu bisa di bandingkan dengan tuan Lian...?"ujar Dea dengan sangat angkuhnya.


mendengar ucapan Dea semua orang kompak memandangi mereka.


cih,ujar Dea sambil melihat ke arah Yosi yang sedang berjalan meninggalkannya.beberapa saat kemudian terdengar suara bising-bising dari belakang.


"tuan Lian sudah datang"ujar seorang wanita bergaun merah.


"siapa gadis itu..?"ujar wanita berbaju putih.

__ADS_1


"apakah tuan Lian sudah memiliki kekasih..?"ujar wanita berbaju ungu.


mendengar ucapan itu Dea langsung menoleh ke arah suara itu.


"ada apa ini..?"ujar Dea dalam hatinya sambil melihat ke sekelilingnya.


"Alexa...?s*Alan kenapa bisa dia..!"ujar Dea dalam hatinya sambil menggigit bibirnya.


"tuan Lian anda memang pria lajang nomor satu di negara ini,aku hampir mati di tusuk tatapan semua orang."ujar Alexa sambil menatap LIAN.


"kamu takut...?"ujar Lian sambil melingkarkan tangannya di pinggang Alexa.


"aku Alexa juga bisa memat*kan orang.kenapa aku harus takut..?"Ujar Alexa sambil tersenyum ke arah LIAN.


"benar juga,aku seharusnya khawatir kamu yang akan membuat semua mata yang melihatmu menjadi tidak berdaya."ujar LIAN sambil tersenyum ke arah Alexa.


Lian dan Alexa berjalan melewati semua orang yang memandang ke arah mereka dengan tatapan yang takjub.

__ADS_1


ketika berada di tempat yang di tuju, terdengar suara ponsel milik Alexa berdering.


"tuan LIAN, kakakku menelponku,aku permisi dulu untuk mengangkat telponnya.kamu pergilah dulu untuk mengurus urusanmu."ujar Alexa sambil memegang ponsel miliknya dan kemudian di perlihatkan ke arah LIAN.


__ADS_2