Nona Kesayangan Tuan Muda

Nona Kesayangan Tuan Muda
chapter 14


__ADS_3

tidak lama kemudian Dea keluar dari dalam ruangan operasi namun saat berada di dekat Alexa,Dea menyuruh perawat untuk berhenti.


"kau wanita rendahan,kenapa kamu ada di sini..?"ujar DEA berteriak ke arah Alexa.


Alexa berjalan mendekati Dea sambil tersenyum.


"aku adalah kakak yang baik,tentu saja sebagai kakak aku akan memberikan dukungan kepadamu."ujar Alexa kepada Dea sambil tersenyum.


setelah Alexa selesai berbicara,dari arah belakang terdengar suara pria.


"bibi..."ujar YOSI memanggil ibu tiri Alexa.


tidak menunggu lama Yosi pun berjalan mendekati DEA.


"DEA, bagaimana dengan kondisimu sekarang..?"ujar YOSI sambil memegang tangan DEA.


"pergi kamu...!aku sudah mendengar semuanya yang kamu katakan kepada Alexa...! sekarang anak ini sudah tidak ada,kamu sudah puas sekarang kan..?"ujar DEA sambil menampar pipi YOSI dengan keras.


"kamu menamparku..?"ujar YOSI kepada DEA sambil memegangi pipinya.


"kenapa memangnya kalau aku memukulmu..!kamu sudah menghinaku di depan Alexa,aku ingin membatalkan pernikahan kita"Ujar DEA berteriak ke arah YOSI.


namun ibu DEA segera berjalan mendekati YOSI.

__ADS_1


"YOSI,suasana hati DEA saat ini sedang tidak baik.jika ada yang akan kamu katakan,besok baru kamu bicarakan saja"ujar ibu DEA merayu YOSI.


kemudian para perawat segera mendorong tempat tidur DEA menjauh dari YOSI yang masih berdiri di samping ibu DEA.


kemudian ibu Dea berjalan meninggalkan Yosi bersama Alexa.


"putriku masalah ini harus di bicarakan dengan baik."Ujar ibu DEA berusaha untuk membujuk anaknya itu.


kemudian Yosi berjalan mendekat ke arah Alexa.


"apakah kamu yang memberi tahu DEA...?berani sekali kamu memperalatku."ujar YOSI kepada ALEXA


Alexa yang sudah memanggil reporter segera memancing YOSI.


"kenapa aku tidak berani...?kamu pria brengsek,menipu diriku dan masih berani untuk tidur bersama adikku,dan setelah kalian bertunangan kamu masih berani untuk menggangguku,kamu memang layak untuk di pukul..!"ujar Alexa sengaja berteriak ke arah YOSI, seseorang pria diam-diam merekam mereka berdua.


"apakah kamu kira aku tidak berani memberikanmu pelajaran."ujar YOSI kepada ALEXA.


namun ketika YOSI semakin dekat ke arah Alexa,sebuah tendangan keras mendarat di perutnya hingga membuat YOSI terjungkal.


"kamu juga berani untuk menyentuh wanitaku."ujar LIAN kepada YOSI sambil memeluk Alexa dari belakang.


"LIAN sudah datang,semua foto itu tidak akan masuk ke berita lagi."ujar Alexa dalam hatinya sambil tersenyum kecut.

__ADS_1


perlahan-lahan LIAN memutar tubuh Alexa sambil memegang dagu ALEXA.


"kamu sepertinya tidak ingin melihatku...? kenapa...?apakah aku mengganggu kalian...?"ujar LIAN kepada Alexa.


"bagaimana mungkin,aku memikirkan kamu setiap saat.YOSI itu pria jelek dan tidak berperasaan masih ingin memukul wanita,mana bisa dia di bandingkan dengan dirimu..?"ujar ALEXA dengan wajah polosnya.


"benarkan YOSI..?"Ujar Alexa sambil melihat ke arah YOSI,namun ternyata YOSI sudah tidak ada di sana lagi.


"hah,di mana YOSI..?"Ujar Alexa bingung.


"kekasih gelap mu itu sudah pergi meninggalkanmu"Ujar LIAN kepada Alexa sambil tersenyum mengejek.


"apanya kekasih gelap,jika dia bukan tunangan DEA,aku juga malas bertemu dengannya."ujar Alexa sambil tersenyum kepada LIAN.


kemudian LIAN berjalan mendekati Alexa, LIAN kemudian memegangi kepala Alexa sambil tersenyum ke arah Alexa.


"apakah aku harus mengingat kamu sekali lagi,kamu adalah wanitanya siapa...?"ujar LIAN kepada Alexa.


kemudian LIAN mendekatkan wajahnya ke wajah Alexa.


"Alexa,apakah kamu benar-benar akan menguji kesabaran ku..?"ujar LIAN kepada Alexa sambil menatap matanya.


"Tuan LIAN sangat berdedikasi untuk menjadi orang kaya yang sangat berkuasa,sikap mendominasinya sangat besar.

__ADS_1


aku bisa salah faham kalau terus begini."ujar Alexa sambil tersenyum kepada LIAN.


"gadis ini tidak memperdulikan ucapanku,aku harus memberikan dia sedikit pelajaran"Ujar LIAN dalam hatinya.


__ADS_2