
di balkon gedung...
"hallo..kakak ada apa..?"ujar Alexa.
"aku sudah menyuruh orang untuk mengawasi kediaman ADITAMA,apakah kamu yakin kalau ibu tirimu akan bertindak..?"ujar Alexander.
"aku menghadiri pesta malam ini dan aku juga sudah mempersulit Dea di sini.menurutmu,apakah mereka akan panik."ujar Alexa sambil tersenyum.
ketika melihat ke arah bawah terlihat Dea sedang berbicara dengan seorang pria.
"hallo....hallo..."terdengar suara Alexander memanggil Alexa.
"nanti kita bicara lagi,aku sepertinya menemukan sesuatu yang sedikit menarik."Ujar Alexa sambil tersenyum melihat ke arah Dea dan pria itu.
tidak lama kemudian Dea masuk ke dalam gedung dengan tergesa-gesa, Alexa yang melihat kejadian itu segera turun dari atas balkon kemudian Alexa berjalan membuntuti Dea.
di sudut ruang acara terlihat Dea sedang menaburkan obat di dalam gelas.
"asalkan terjadi hal itu,aku mau tau apakah aku masih bisa di bandingkan oleh Alexa gadis j*L*Ng itu."ujar Dea dalam hatinya sambil tersenyum licik.
"meletakkan obat..?dia benar-benar bisa memikirkannya."Ujar Alexa yang sedang mengawasi Dea dari sudut yang lain.
__ADS_1
"tuan LIAN.."ujar dea memanggil Lian sambil membawa dua gelas anggur yang salah satu gelas itu sudah di beri obat.
"kamu sudah datang.."ujar LIAN sambil menoleh ke arah Dea,Dea lalu meletakkan gelas yang berada di tangannya.
"tuan LIAN sudah mengirimkan undangan kepadaku,lalu aku mengira kalau tuan Lian menginginkan agar aku menemani tuan LIAN."ujar Dea sambil duduk di dekat LIAN.
"Dea,kenapa kamu selalu diam-diam ingin mengambil pasangan orang lain..?apakah menjadi orang ketiga adalah suatu yang menyenangkan..?"ujar Alexa sambil berdiri di belakang LIAN.
Dea kemudian menoleh ke arah Alexa.
"Alexa,kamu Jagan bicara sembarangan..!"ujar dea kepada Alexa sambil memasang wajah sok polosnya.
"kenapa..?"ujar Alexa sambil berjalan ke depan Lian duduk kemudian tangan Alexa secara sembunyi-sembunyi menukar gelas yang berada di belakangnya.
"berani berbuat tapi tidak berani mengakuinya..?"ujar Alexa sambil tersenyum ke arah Dea.
"aku hanya ingin minum segelas dengan tuan Lian sebagai pertanda terimakasih karena tuan Lian sudah memberikanku sebuah undangan."Ujar Dea sambil mengambil gelas yang sudah di tukar oleh Alexa tadi.
"tunggu saja setelah malam ini apakah kamu masih bisa berbicara sombong..!"ujar Dea dalam hatinya.
kemudian Lian mengambil gelas yang berada di tangan Dea kemudian mereka bersulang.
__ADS_1
"tidak perlu berterima kasih."ujar lian sambil menaruh gelas di dekat Alexa.
gluk... gluk... gluk...suara Dea yang sedang meminum air dalam gelas itu.
"aku sudah melihat kamu menukar anggurnya.apa yang sedang kamu lakukan..?"ujar LIAN berbisik di telinga Alexa.
kemudian Alexa berbalik menatap ke arah Lian.
"Dea..! masukkan obat ke dalam anggurmu.jika kamu menyesal,maka tukar saja anggurnya."ujar Alexa berbisik kepada LIAN.
"tuan Lian.."Ujar Dea sambil melihat ke arah mereka berdua dengan tatapan tidak senang.
kemudian Lian meminum anggur yang di berikan oleh Dea.
"berhasil..."Ujar Dea sambil tersenyum licik.
"sekarang giliran j*L*Ng ini."Ujar Dea sambil memiringkan gelas anggur yang berada di tangannya hingga isi dari gelas itu tumpah mengenai baju Alexa.
"ah,maaf Alexa,aku tidak sengaja.kamu tidak marah kan..?"Ujar Dea sambil menutup mulutnya.
"ternyata dia ingin membuatku pergi."ujar Alexa sambil berdiri.
__ADS_1
"sudah aku pergi ganti baju dulu.."Ujar Alexa sambil berjalan meninggalkan mereka berdua.
namun sebelum jauh Alexa mengedipkan matanya ke arah Lian,Lian menanggapi dengan tersenyum.