
di dalam kamar terlihat Alexa terlelap di atas tempat tidurnya,ketika ponselnya berdering membangunkan Alexa.
hoam....hoam...
"hallo...?"ujar Alexa sambil menguap.
"Alexa,data yang kamu berikan kepadaku hari ini sangat tepat pada waktunya...!"ujar Alex dari sebrang telepon.
"maksudnya...?"ujar Alexa sambil cepat-cepat duduk di atas tempat tidurnya.
"belakangan ini tuan ADITAMA sedang mengerjakan sebuah proyek.awalnya dia ingin berkerja sama Dengan perusahaan ADIGUNA,sekarang ADIGUNA dan ADITAMA sedang berselisih karena masalah pertunangan.
kita kebetulan bisa memanfaatkan masalah ini."ujar Alex kepada Alexa.
"baiklah,kalau begitu aku akan mencari tahu berapa harga barang proyek ADITAMA."ujar Alexa kepada Alex.
"tapi Alexa,belum ada kabar dari tempat ibumu itu.aku sudah menyelidiki rumah sakit di dalam kota,tidak ada satu pun yang bernama Dewi."ujar alex kepada Alexa.
"baikalah,awasi ibu tiriku saja aku kan segera memancing dia"ujar Alexa kepada Alex.
"baik,kamu hati-hati ya."ujar Alex sambil memutuskan panggilan teleponnya.
di tempat lain terlihat Aryan sedang menandatangani berkas-berkas yang berada di meja kerjanya,setelah itu Aryan meletakkan tangannya di dagunya.
"wanita itu masih belum mengirimkan pesan satu pun sampai sekarang."ujar Lian sambil melihat ke arah ponselnya.
__ADS_1
kemudian Lian bangkit dari tempat duduknya,dia berjalan menuju ke tempat asistennya duduk.
"asisten Rian..."ujar lian memanggil asistennya.
"iya tuan Lian.."ujar asistennya sambil bangkit dari tempat duduknya.
"pesan satu bucket bunga kirim ke kediaman ADITAMA,lalu kirimkan sebuah undangan untuk Dea ADITAMA,bilang kalau undangan sebagai terimakasih untuk payung."ujar lian kepada asistennya itu.
"Dea...Dea...Dea ADITAMA"ujar asisten Lian terkejut.
kemudian asisten Lian membayangkan karakter Dea yang hidupnya penuh dengan drama.
"apakah ada masalah...?"ujar Lian sambil melihat asistennya itu dengan tatapan tajam.
"tidak ada tuan Lian,saya akan segera melaksanakannya."ujar asisten Lian dengan wajah yang serius.
"apanya bunga terimakasih,tidak menyangka tuan Lian yang sudah menjaga fikirkannya tetap bersih setelah memiliki kekasih malah seleranya seperti ini."ujar rian dalam hatinya.
tidak lama kemudian di kediaman ADITAMA
"dua orang ini mendapatkan hadiah"ujar ALEXA dalam hatinya sambil berjalan menuju ke ruang tamu.
"ini undangan acara amal..!"ujar dea kegirangan setelah mendapatkan bucket bunga dan undangan dari Lian.
"Dea kamu harus menggunakan kesempatan ini dengan baik,nanti aku akan membawamu untuk pergi berdandan dengan cantik "ujar ibu Dea tidak kalah girangnya seperti putrinya itu.
__ADS_1
"terimakasih ibu,aku akan membuat tuan Lian melihat siapakah yang lebih baik"ujar dea sambil melirik ke arah Alexa.
"cih...."ujar ALEXA mendecih sambil Alexa pergi meninggalkan ke dua orang tersebut, Alexa meraih kunci mobil kemudian dia berjalan keluar dari dalam rumah tersebut.
"ingin merebut priaku..?apakah dia tidak melihat apakah aku menyetujuinya..?"ujar ALEXA sambil berjalan menuju ke arah mobilnya.
Brum....Brum...Brum....
mobil yang di kendarai Alexa melaju dengan kecepatan tinggi,tidak lama kemudian Alexa sudah berada di depan rumah Lian.
Ting...tong....
Alexa menekan bel pintu rumah Lian,namun Alexa langsung menghentikan untuk menekan bel rumah Lian.
"dulu mengetuk pintu karena menyenangkan,kali ini langsung masuk saja untuk memberinya kejutan,Dea apakah bisa menirunya"ujar Alexa dalam hatinya sambil berjalan masuk ke dalam rumah Lian.
ternyata Lian SUDHA duduk di ruang tamu.
"untuk apa kamu datang...?"ujar Lian dingin,melihat Lian bertingkah seperti itu Alexa kemudian naik ke atas pangkuan Lian.
"ada seseorang yang susah payah membuatku marah.dia ingin membuatku hanya melihat ke arah dia saja,tentu saja aku harus mengabulkan keinginannya."ujar Alexa manja.
kemudian Alexa mendekatkan wajahnya ke wajah Lian.
"tuan Lian,kamu sudah berhasil memprovokasiku..!aku tidak hanya ingin merebut mu kembali tapi aku juga ingin memilikimu."ujar ALEXA sambil tersenyum ke arah Lian.
__ADS_1
"bagaimana cara kamu untuk bisa memilikiku..?"ujar Lian sambil tersenyum kepadanya Alexa.