Nona Kesayangan Tuan Muda

Nona Kesayangan Tuan Muda
chapter 6


__ADS_3

Alexa melihat kekacauan itu dari dalam mobil, betapa banyak sekali reporter di depan rumah ADITAMA.


"Tuan ADITAMA,apakah tuan tidak akan memberi penjelasan tentang kekacauan kemarin.dan tentang berita bahwa perusahaan ADITAMA sekarang sedang di ujung tanduk"ujar seorang reporter.


ALEXA mengambil lipstik dari dalam tas.


"Keluarga ADITAMA sambutlah kedatanganku"ujar ALEXA dalam hatinya.


"Kejadian apa yang pernah kalian perbuat waktu dulu sekarang waktunya untuk kalian membayar semua itu"ujar ALEXA lagi.


kemudian ALEXA keluar dari dalam mobil kemudian membayar ongkosnya.


"Terimakasih pak tidak usah di kembalikan"ujar ALEXA kepada sopir taksi itu.


kemudian ALEXA berjalan menuju ke rumah keluarga ADITAMA.


di dalam rumah ADITAMA.


"S*Al semua ini karena wanita tak tahu diri itu dia sudah membuat aku malu"ujar tuan ADITAMA.


kemudian dia memerintahkan bawahannya untuk mengusir para reporter itu.


"Cepat bawa orang ke bawah lalu usir mereka semua"ujar tuan ADITAMA memberikan perintah.


"Baik tuan"ujar lelaki tersebut.


di luar ALEXA sudah berdiri berdekatan dengan semua reporter itu.


"Hay... semuanya apa kabar


apa yang kalian ingin tanyakan boleh kok kalian tanyakan kepadaku"ujar ALEXA sambil tersenyum ramah kepada para reporter itu.


reporter itu satu persatu menoleh ke arah ALEXA.


"Hey...lihat bukankan dia adalah wanita yang berada di tempat kejadian waktu itu ya"ujar seorang reporter itu.


Dari dalam ADITAMA ternyata melihat kedatangan ALEXA.


"Itu adalah ALEXA apa yang ingin dilakukan wanita itu di sini"ujar ayah kandung ALEXA itu.


"Semalam kamu datang ke acara pertunangan itu dan sekarang kamu datang di kediaman ADITAMA apakah kamu memiliki dendam pribadi kepada keluarga ini."ujar seorang reporter.


"Dengar-dengar nama belakangmu adalah ADITAMA apa sebenarnya hubunganmu dengan keluarga ADITAMA ini..?"ujar reporter yang lain.


"Apakah kamu juga adalah anak tuan ADITAMA apakah kamu adalah anak nyonya Linda..?"ujar reporter yang lainnya.


"Ya aku adalah anak mereka dan ini akte nikah mereka"ujar ALEXA sambil menyodorkan akte nikah kedua orang tuanya.


"Aku adalah putri sah keluarga ADITAMA"ujar ALEXA lagi.


"Hey... lihat-lihat ini memang benar di dalam sini tertulis menikah di tahun 1998 berarti 25 tahun yang lalu berarti benar bahwa dia bukan anak haram"ujar reporter itu.


kemudian datang anak buah ADITAMA untuk mengusir mereka.

__ADS_1


"Kalian cepat pergi karna orang lain di larang masuk"ujar bodyguard ADITAMA.


Kemudian ALEXA berjalan menuju ke rumah ADITAMA.


Sesampainya di depan pintu.


"Ayah para reporter itu sudah di usir apakah kamu masih tidak berani untuk keluar"ujar ALEXA.


"Hey... ALEXA kamu masih berani untuk datang"ujar ADITAMA.


"Ayah aku adalah putri kandunganmu.


berarti ini adalah rumahku,kenapa aku tidak berani untuk datang"Ujar ALEXA.


ADITAMA kemudian meraih vas bunga yang berada di sampingnya.


"Dasar kamu wanita s*Al*n tutup mulutmu."ujar ADITAMA sambil mengancam ALEXA menggunakan vas bunga yang di pegangnya.


"Ayah pukul saja aku sampai mati biar semua orang melihat betapa kejam dan tidak tahu balas budinya dirimu"ujar Alexa sambil menatap mata ayahnya tanpa rasa takut.


Kemudian dia berjalan mendekati ayahnya itu.


"Biarkan kabar bahwa kau membunuh istri dan anakmu di ketahui semua orang,dan hantu kami berdua akan menghantui mu di penjara"ujar ALEXA lagi.


"Kamu mengancam ku"ujar ADITAMA sambil mengangkat vas bunga itu tinggi-tinggi.


ALEXA meraih vas bunga yang di pegang oleh ayahnya.


"Sudahkah ayah kita adalah keluarga,kalau ada masalah bicara saja baik-baik tidak usah emosi"ujar ALEXA berusaha untuk membujuk ayahnya.


"Ayah kamu masih ingat kan apa perkataan tuan LIAN, bahwa aku adalah seorang wanita yang tidak bisa kamu sentuh apalagi kamu sakiti"ujar ALEXA kepada ayahnya.


Tidak jauh dari mereka berdiri tampak beberapa reporter masih bersembunyi melihat mereka.


"Baiklah ayo masuk"ujar ayah ALEXA.


ALEXA berjalan memasuki rumah yang menjadi tempat tinggal dia dan ibunya dulu sebelum ibunya meninggal.


rumah milik keluarga mendiang ibunya.


"Ini adalah rumah mendiang ibuku.


rumah yang di berikan oleh kakek dan nenekku dan mereka dengan tenangnya tinggal di sini"ujar ALEXA dalam hatinya.


"Ehem...ehem..."ADITAMA terbatuk


"Ayah apakah tenggorokan mu sedang tidak nyaman.ayah segeralah periksakan kondisimu ke dokter kalau tidak segera ditangani takutnya akan menjadi penyakit akut"ujar ALEXA kepada ayahnya.


"Kamu sungguh tidak menghormati ku"ujar ayah ALEXA.


"Maaf ayah aku dilahirkan oleh ibuku dan di rawat oleh ibu juga bukan ayah."Ujar ALEXA lagi.


ADITAMA terlihat sedang memegangi kepalanya mungkin saja penyakit darah tingginya kambuh.

__ADS_1


"Katakanlah apa hubunganmu Dengan tuan LIAN]ujar ayah ALEXA.


"Ayolah ayah, seorang pria yang kaya dan seorang wanita cantik hubungan apa yang bisa kami miliki"ujar ALEXA.


"Benar katamu sudah berapa lama kalian bersama"ujar ayah ALEXA.


"Kenapa aku harus memberi tahumu ayah"ujar ALEXA lagi.


"Kamu berani bersikap dan berkata seperti itu kepada ku rupanya bukan waktu yang singkat kau bersama dengan tuan lian"ujar ayah ALEXA.


kemudian ayah ALEXA berbicara lagi.


"Sebenarnya sudah lama aku mendengar bahwa tuan LIAN memiliki seorang wanita simpanan apakah wanita itu adalah kamu ALEXA.


aku tidak menyangka bahwa kamu memiliki kemampuan untuk merayu seorang pria seperti tuan LIAN"ujar ayah ALEXA.


"Rupanya kau sudah tahu banyak ayah.


begini aku berencana untuk tinggal di rumah ini lagi aku harap ayah setuju aku tinggal di rumah ini]ujar ALEXA.


"Apa.... kau mau tinggal di sini lagi.


tidak bisa aku tidak setuju"ujar ayah ALEXA.


"Tidak bisa,ayah apakah kamu tahu kalau wartawan yang meliput tadi belum pergi terlalu jauh dari tempat ini"ujar ALEXA lagi.


"Kamu ..]ujar ayah ALEXA setengah berteriak.


Kemudian ALEXA menatap ayahnya dengan tatapan yang tajam.


"Tidak boleh dia membocorkan rahasiaku aku tidak akan membiarkan dia sembarangan berbicara di luar sana mungkin dengan membiarkan dia tinggal di sini aku jadi bisa mengawasinya"Ujar Ayah ALEXA dalam hati.


Kemudian ayah ALEXA berkata kepadanya.


"Baiklah bagaimana pun kau juga adalah putri ku kau boleh tinggal di sini."ujar ayah ALEXA.


"Baiklah ayah aku peringatkan kamu Jagan pernah berani untuk menjebak ku kalau tidak aku akan melupakan bahwa kita adalah ayah dan anak dan yang paling buruk adalah kita bertarung antara hidup dan m*t* ingat itu"ujar ALEXA kepada ayahnya.


"ALEXA sebenarnya apa yang ingin kamu lakukan"ujar ayah ALEXA.


"Ayah apa lagi yang bisa aku lakukan jika bukan untuk menagih hutang"ujar ALEXA.


"Hutang apa yang sedang kamu bicarakan.


kalau tentang biaya perawatan mu baiklah akan aku ganti semuanya sekarang dan jangan buat onar lagi"ujar ayah ALEXA.


"Apakah kamu ingin bersedekah dengan pengemis...?


ayah berapa banyak yang sudah kau ambil dari ibuku sini kembalikan semuanya.


maka aku akan pertimbangkan untuk melepaskan dirimu"ujar ALEXA.


"Rumah ini juga adalah milik ibuku bukan sejak kapan rumah ini beralih menjadi rumah milikmu"ujar ALEXA .

__ADS_1


"S*Al*n anak ini sekarang sudah memiliki pelindung aku tidak bisa menyinggungnya.


menyinggung dirinya sama saja aku menyinggung tuan LIAN."ujar ayah ALEXA dalam hati.


__ADS_2