NOTHING PERFECT

NOTHING PERFECT
breakfast


__ADS_3

Hari berganti, mas Surya sudah melewati masa demamnya semalaman. aku yang bergadang menjaganya kini hanya bisa beristirahat di kamar.


karena kondisi mas Surya sudah membaik, hari ini dia yang merapikan rumah dan memasak sarapan untuk keluarga.


"ndit... ayo bangun.. udah jam 9 pagi, sarapan dulu.. kamu kan belum makan dari semalam"


"hmm iya mas.. bentar.. aku mandi dulu ya.."


"saya tunggu di bawah ya.."


"hm.... " aku bergegas mandi dan tak sabar memakan sarapan buatan mas Surya untuk pertama kalinya.


######


selesai mandi, aku bergegas turun. namun tidak ada siapapun di bawah


"mas... mas Surya.. kamu dimana ? " aku mencari mas Surya ke halaman belakang


"oh... ndit.. kamu udah sarapannya ?" mas Surya datang menghampiriku


"belum mas... ibu sama Nabila kemana ?"


"mereka pergi arisan keluarga dari pagi, soalnya acaranya cukup jauh dari sini"


"ohhh..."


"ayo saya temenin kamu sarapan.. kira-kira kamu bakal suka gak yah nasi goreng buatan saya" katanya bersemangat dan menggiringku masuk kembali ke meja makan


saat mencicipi nasi goreng buatan mas Surya, mataku langsung terbuka lebar. karena rasanya pedas dan enak sekali


"gimana ?" tanyanya penasaran menunggu komentar dariku

__ADS_1


"enak mas... pedes juga lagi.. kamu jago banget sih buatnya"


"hehhee jelas dong... calon chef gagal hehehe" mas Surya tertawa santai denganku, karena merasa puas dengan masakannya.. mas Surya terus memamerkan keahliannya dalam bidang masak memasak.


"....." saat ini aku kembali tersenyum bahagia karenanya, aku semakin dibuatnya jatuh cinta. mas.. bagaimana aku bisa melepaskanmu nanti ?


######


setelah aku selesai sarapan mas Surya pergi menemui Ryno, aku dirumah sendirian. karena bosan aku memilih pergi berbelanja keperluan dapur sendirian.


supermarket terdekat tak jauh dari kompleks, jadi aku berjalan santai di cuaca yang cukup terik.


#tintintin!!! ( suara klakson mobil )


" ndit... Lo kenapa ada disini ? Lo tinggal di daerah ini ? " teriak rival yang langsung membuka pintu kaca mobilnya


"iya.. gua tinggal di daerah ini.. lu juga val ? "


mendapatkan ajakan dari rival tidak mungkin aku tolak, kebetulan cuaca hari ini sangat panas.


" gimana keadaan suami Lo ndit ? "


"semalam dia demam lagi.. kayanya badannya juga masih nyeri-nyeri "


"ohhh itu karena efek luka lebamnya mungkin.. dia udah masuk kerja lagi ?"


"belum.. kebetulan mas Surya emang lagi cuti"


"dia... masih sama lelaki itu ndit.. ? sory ya.. gua malah nanya-nanya hal itu sama Lo, gua cuma cemas ajah soal hubungan pernikahan yang gak semestinya ini ndit"


"masih... sekarang dia lagi ketemuan mungkin" kataku lemah tak bisa berbuat lebih

__ADS_1


"ndit.. lu kayanya cinta banget ya sama suami Lo.. Lo gak ngerasa di tipu apah ? siakan udah bohongin lu "


"kesel sih.. tapi gimana ya val... namanya juga perasaan.. gua gak bisa bohongin soal perasaan gua saat ini val.."


"yang sabar ya ndit.."


"oh iya val... kira-kira..mungkin gak sih suami gua bakal move on dari lelaki dan kembali suka sama perempuan lagi ? "


"gak ada yang gak mungkin ndit.. gua rasa kalo emang dia jodoh lu.. cepat atau lambat pasti suami Lo bakal lebih milih lu jadi temen hidupnya"


"semoga ajah ya val... oh iya.. nanti turunin gua di supermarket depan ya.. gua harus belanja keperluan dapur"


"oke sipp.."


######


malam tiba...


mas Surya belum pulang juga, aku terus menelponnya tapi ponselnya tidak aktif. ingin sekali menghubungi Ryno, tapi rasa gengsi ku menahannya.


pikiranku kalut dan cemas memikirkan mas Surya yang tengah bersama Ryno saat ini.


tak terasa aku sudah menunggunya sampai tengah malam, tapi mas Surya belum juga pulang.


"mas Surya kemana sih..." benakku cemas dan kesal


#ting!!! ( pesan dari Ryno )


" sampai kapanpun aku dan mas Surya tidak akan pernah berpisah" katanya dan mengirim beberapa gambar mas Surya yang tengah berada di kamarnya sedang membaca banyak buku.


"......" aku hanya diam dan tidak ingin mengatakan apapun. aku memilih Membisu sampai semua amarah cemburuku benar-benar hilang.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2