
Suara mobil masuk kedalam arena gudang tersebut,lelaki berkaca mata hitam itu telah mengikutin zira sedaritadi.Lelaki itu turun dari mobil dan tersenyum kearah zira yang sudah selesai membahas sesuatu kepada para premannya.
Zira:" Siapa...?
Laki-laki itu mendekat kearah zira dan membuka kacamata yang bertengger dihidungnya.
Laki-laki:" Saya tau apa yang kamu lakukkan kepada mereka nyonya zira?
Zira:" Apa urusan kamu datang kemari?
Laki-laki:" Kenalkan saya reifan..
Zira:" Saya tidak ada urusan dengan kamu?
Reifan:"Tapi saya tau kejahatan apa yang sudah kamu perbuat?
Zira:" Hah..Apa mau kamu?
Reifan:" Saya hanya inggin berkerja sama dengan kamu untuk membunuh meisya?
Zira:" Meisya.Siapa dia?
Reifan:" Meisya itu adalah fara.
Zira:" Fara itu meisya?
Reifan:" Ya.Saya mau kamu membunuh dia.
Zira:" Tapi saya tidak inggin berkerja sama dengan anda?
Reifan:" Kita berdua inggin menghancurkan meisya kan?
Zira:" Ya.
Reifan:" Saya juga inggin menghancurkan dia.Jangan kamu pikir saya tidak tau siapa dalang dibalik semua yang terjadi itu adalah ulah kamu kan?
Zira:" Omong kosong..
Reifan:" Zira zira...
Zira:" Cukup tuan reifan.Silakan pergi dari sini..
Reifan:" Lihat ini nyonya zira...
Zira sangat kaget melihat video yang diberikkan reifan kepada zira.
Zira:" Baiklah.Kita akan berkerja sama.Tapi ingat jangan pernah kamu lakukkan hal-hal yang membuat orang curiga kepada kita.
Reifan:" Baik.
Setelah mengatakan semuanya kepada zira,reifan pun meninggalkan gudang tersebut.Setelah kepergian reifan,zira pun tersenyum licik dan menyuruh preman untuk segera melaksanakan tugasnya.
Setelah kepergian dari rumah arga,fara alias meisya dikabarin segera pulang ke mansion karena opanya jatuh sakit.Mendengar kabar itu meisya pun memutuskan langsung kerumah sakit unruk melihat keadaan opanya.
Sesampai dirumah sakit omanya langsung memeluknya dengan erat dan memberitahu bahwa opanya sedang kritis.
Zira pun masuk kedalam ruangan opanya dan duduk disamping brangkar.Tiba-tiba saja air mata meisya menetes ketika melihat kondisi opanya yang sangat lemah dan seluruh tubuhnya dipasang alat bantu.
Mata opanya pun terbuka ketika meisya memegang tanggan opanya dan menanggis.
Opa:" Meisya cucuku..
Meisya:" Opa.Maafkan meisya opa?
Opa:" Kamu tidak salah.Opa yang banyak salah sama kamu.Opa sangat senang melihat kamu disini.Maafkan opa?
Meisya:" Opa.Meisya sudah memafkan opa.Tapi opa harus sembuh ya.Meisya tidak mau melihat opa sakit seperti ini?
Opa:" Opa akan sembuh tapi kamu janji sama opa?
Meisya:" Kamu harus mengurus perusahan milik papa kamu.Opa sudah tua tidak bisa lagi mengurusnya semua.Semua ini milik kamu meisya.
Opa:" Tapi ini semua milik kamu.Opa hanya melanjutkan apa yang papa kamu punya.Tapi semua ini hak kamu dan memang kamu yang harus mengurusnya.
Meisya:" Tapi opa...
Oma:" Meisya.Kami berdua sudah tua.Kami tidak bisa lagi mengurusnya.Ini sudah tanggung jawab kamu untuk mengurusnya nak.Kamu mau kerja keras papa kamu hancur begitu saja?
Meisya:" Tidak oma..
Oma:" Kamu harus melanjutkan semuanya.Kamu lihat para karyawan juga memiliki keluarga yang harus dinafkahi.Dan perusahan ini semua milik kamu.Kami tidka ada hak didalamnya.
Meisya:" Tapi omaa..
Opa:" Maafkan oma dan opa yang memaksa kamu.Tapi kami berharap kamu bisa mengurus perusahan yang susah payah papa dan mama kamu dirikan sejak dulu.Kami berharap semoga kamu mau melanjutkan usaha yang mama dan papa kamu banggun.
Meisya:" Kasih meisya waktu untuk memikirkan ini semua opa oma.Yang paling penting opa sehat dulu.
Opa:" Opa akan sehat kalau kamu mau mengurus perusahan.
Meisya:" Baik opa.Mulai besok meisya akan kekantor tapi opa janji harus sehat.
Opa:" Syukurlah kalau kamu mau kekantor.Opa janjii akan sehat..Terima kasih meisya..
Meisya:" Ya opa...
Keesokan harinya πββοΈπββοΈπββοΈπββοΈπββοΈ
Pagi ini meisya sudah rapi dengan pakaian yang dia pakai.Meisya masuk kedalam mobil dan menujuh kantor untuk pertama kalinya.
__ADS_1
Sesampai dikantor tersebut,meisya pun turun dari mobil terlihat semua karyawan menunduk kearahnya.Meisya pun membalas semua senyuman para karyawanya.Meisya pun diajak keruang meeting untuk diperkenalkan dengan para karyawan yang lain.
Setelah memperkenalkan diri meisya pun diajak assiten opanya masuk kedalam ruangan dimana papanya dulu berkerja.
Meisya memandang disetiap sudut ruangan tersebut.Tiba-tiba pintu ruangan tersebut terbuka.Masuklah sosok laki-laki berjalan menujuh kursi meisya.
Meisya:" Om reifan?
Reifan:" Selamat datang meisya diperusahaan ini.
Meisya:" Ya om..
Reifan:" Kita akan menjadi rekan kerja disini.Om senang melihat kamu mau mengurus perusahan kembali.
Meisya:" Ya om.Bantu saya ya om untuk mengurus perusahan papa.
Reifan:" Pasti om akan bantu kamu.Selamat datang meisya
Meisya:" Ya om.
Reifan:" Kalau begitu om permisi.Ohh ya besok kita akan ada rapat disini?
Meisya:" Ya om.Tadi saya sudah diberitahu sama assiten opa.
Reifan:" Baiklah kalau begitu om permisi.
Reifan pun meninggalkan ruangan meisya dengan perasaan kesal dan marah karena meisya akan menjadi halangan untuk dia berdiri menjadi pemilik sah perusahan tersebut
Setelah kepergian reifan,meisya pun mulai membuka satu persatu file yang berada diatas meja.Dia merasa sangat pusing karena terlalu banyak yang harus ditandatangganin.
Meisya menarik nafas panjang dan menyandarkan tubuhnya dikursi kebesarannya.
Meisya:" Kenapa saya sangat merindukan vino dan tania?
Meisya pun kembali melanjutkan perkerjaanya yang sudah sangat menumpuk dimeja kerjanya.
Hari ini vino dan tania tanpa tidak bersemangat kesekolah karena tidak ada fara alias meisya dihari-hati mereka.
Vino:" Tania...
Tania:" Ya abang..
Vino:" kanggen ibu?
Tania:" Tania juga kanggen ibu...
Vino:" Tante zira kenapa belum jemput kita ya?
Tania:" Telpon papa aja abang..
Vino:" Ayo kita keruangan guru..
Mereka berdua pun berjalan menujuh ruangan guru.Guru pun menelpon papa mereka untuk menjemput mereka.Beberapa menit kemudian arga pun datang kesekolah menjemput sikembar.
Arga merasa sangat kesal kepada zira karena tdiak menjemput sikembar kesekolah karena hari sudah semakim siang.Arga mencoba menghubungin zira namun tidak diangkat.
Arga pun membawa sikembar pulang kerumah sepanjang perjalan sikembar tidak berbicara kepada arga.
Saat lampu merah arga melihat zira sedang berbelanja bersama teman-temanya.Arga hanya bisa menahan amarahnya.
Vino:" Papa...
Arga:" Ya..
Tania:" Kita mau kerumah oma dan opa aja?
Arga:" Kita pulang!!
Vino:" Kita mau kerumah oma dan opa.Kita tidak mau pulang.
Arga:" Jangan membantah papa.Kita pulang sekarang.
Tania:" Tidak mau!!!
Vino:" Tidak mau!!!
Arga:" Jangan membantah papa terus atau kalian berdua mau papa hukum sampau rumah.
Tania:" Papa jahat...
Arga pun melajukan mobilnya pulang kerumah.Sesampai dirumah mereka berdua langsung turun dan lari kekamar mereka.
Arga pun menyuruh pembantu untuk mengantikan pakaian sikembar dan memberika mereka makan siang.
Beberapa bulan kemudianπββοΈπββοΈπββοΈπββοΈπββοΈ
Zira tanpa kesal kepada sikembar karena terlalu sulit untul diatur.Vino dam tania pun selalu rewel mintak untul bertemu dengan fara alias meisya.Namun zira selalu marah kepada sikembar karena selalu saja fara yang dicari sikembar.
Zira pun memukul sikembar bergantian karena sikembar terus memanggil fara untuk kembali kerumahnya.Zira yang habis kesabaranya pun memukul mereka bergantian.
Zira:" Saya sudah peringatkan kepada kalian jangan sebut nama wanita itu dirumah ini tapi kalian selalu menyebut nama wanita itu.Dengar jangan kalian laporkan kepada papa oma dan opa kalian.Ingat itu!!!
Tania:" Ya tante...
Zira:" Ini peringatan terakhir kalian untuk tidak memanggil wanita itu lagi.Dengar vino tania!!!.
Tania:" Ya tante...
Vino:" Ya tante..
__ADS_1
Zira:" Bagus.Ayo kita berangkat sekolah.
Zira pun mengantara sikembar kesekolah.Terlihat tanggan vino dan tania memar karena pukulan zira.
Hari ini arga pulang dari paris setelah urusanya disana selesai.Arga pun langsung kesekolah sikembar untuk menjemput mereka.Beberapa jam kemudian sikembar pun keluar dari kelasnya dan menunggu ditaman.
Melihat anaknya arga pun langsung mendekat kearah mereka.
Tania:" Papaaa....
Vino:" Papa.......
Arga:" Kesayangan papa....
Tania:" Tania kanggen papa?
Vino:" Vino kanggen papa?
Arga:" Papa juga kanggen kalian berdua.
Arga pun kaget ketika melihat memar ditanggan anak kesayanganya.
Arga:" Ini kenapa?
Tania:" Emm anuuu papa....
Vino:" Kita diipu...
Arga:" Kenapa tangganya seperti ini.Jawab papa!!.
Tania:" Kita jatuh papa.
Arga:" Vino...
Vino:" Ya paaa.Kita jatuh pas main disekolah?
Arga:" Ayo kita pulang..
Tania:" Ya paaa..
Disepanjang jalan mereka berdua terus memeluk erat arga.Arga merasa sangat binggung dengan tingkah anak kembarnya yang lain dari biasanya.
Sesampai dirumah arga dan sikembar pun disambut oleh zira.Zira langsung memeluk erat arga yang sangat dirindukannya.
Sikembar pun langsung masuk kedalam kamar ketika zira memandang mereka dengan sangat sinis.
Zira:" Mas.Saya sangat merindukan kamu?
Arga:" Ya.Terima kasih sudah mengurus anak-anak dengan baik.
Zira:" Ya mas.Sudah kewajiban saya menjaga dan menyayangin vino dan tania.
Arga:"Selama saya berada diparis kamu sangat menjaga mereka dengan baik.Tapi kenapa tanggan vino dan tania memar?
Zira:" Mereka jatuh mas.Namanya anak-anak mas.
Arga:" Ohh begitu..
Zira:" Oh ya mas.
Arga:" Kenapa?
Zira:" Hari pernikahan kita kan tinggal beberapa hari lagi.Zira mau kita pindah darisini mas?
Arga:" Kenapa?
Zira:" Zira mau suasana baru aja.
Arga:" Tapi saya inggin tetap disini?
Zira:" Mas..
Arga:" Zira.Saya tidak akan pindah dari sini..
Zira:" Tapiii mas...
Arga:" Keputusan saya tidak bisa diganggu gugat zira.Saya akan tetap tinggal disini.
Zira:" Baik mas...
Arga pun masuk kedalam kamar sedangkan zira merasa sangat kesal dengan sikap arga.
Zira:" Lihat saja arga.Kamu akan saya buat berteku lutut dihadapan saya.
Keesokan harinya oma dan opa sikembar pun datang kerumah arga.Hanya sikembar dan pembantu yang berada dirumah.Arga dan zira sedang fitting baju yang akan mereka pakai dihari pernikahan mereka.
Melihat oma dan opanya datang sikembar pun langsung memeluk dan menanggis dipelukkan omanya.
Zara merasa sangat sedih melihat cucu kesayanganya menanggis dipelukkannya.Zara semakin sedih ketika sikembar mengatakan semuanya kepada zara.
Setelah mendengar semunya zara pun langsung memeluk erat kembar dan ikut menangguis bersama mereka.Zara pun menenangkan cucu dan langsung pulang kerumahnya.
Zara langsung menampar pipi wanita yang berada didepannya.
Zara:" Wanita iblisss.....
Bersambung....
jgn lupa like komen dan rate 5 sobat bacakuu ππ
__ADS_1
terima kasih πππ