
1 BULAN KEMUDIAN.....
Pagi ini terlihat arga sedang sibuk dengan berkas-berkasnya dimeja kerjanya.Suara ketukkan pintu menghentikan perkerjaanya.
Arga:" Masuk....
Dinda:" Pak ini ada titipan surat..
Arga:" Letakkan disitu saja..
Dinda:" Baik pak.
Setelah kepergian dinda dari ruangannya,arga membuka amplop berwarna coklat.Saat membuka amplop tersebut membuat arga kaget dengab isis amplop tersebut.
Arga:" Saya tidak akan melakukkanya tari.
Setelah membaca isi surat tersebut arga langsung mengambil kunci mobilnya dan pergi dari kantor menujuh alamat tersebut.Sesampai disana arga berkali-kali mengetuk pintu rumah tersebut tetapi tidak ada yang menjawabnyaTiba-tiba arga didatangin tetangga tari dan memberitahu bahwa tari sejak semalam sudah pergi dari rumah tersebut.
Mendengar ibu tersebut arga bertanya kepada ibu tersebut kemana tari pergi.Namun ibu tersebut tidak tau kemana tari pindah rumah.Arga mengusap kepalanya dan pergi meninggalkan rumah tersebut.
Arga mencari informasi tentang tari kepada teman-temanya namun tidak ada yang tahu keberadaan tari.Arga tidak putus asa dia terus mencari keberadaan tari.
Setelah mendengar informasi dari seseorang aega mendatangin 1 rumah dimana pada saat arga sampai dirumah tersebut arga mengetuk pintu rumah tersebut.Saat membuka pintu keluarlah sosok wanita yang terlihat binggung dengan kedatangan arga.Sosok wanita itu adalah dara.
Dara:"Anda siapa?
Arga:" Perkenalkan saya arga.
Dara:" Ada keperluan apa kamu datang kemari?
Arga:" Kedatangan saya kemarin inggin bertanya kepada kamu tentang keberadaan tari.
Dara:" Jadi kamu suami tari.
Arga:" Ya saya suaminya.
Dara:" Saya hanya inggin mengatakan kepada anda.Anda tidak perlu mencari tari lagi.
Arga:" Izinkan saya berbicara dara.Saya akan menjelaskan semuanya kepada kamu.
Dara:" Tidak ada yang perlu kamu jelaskan kepada saya lagi.Saya tidak akan memberitahu keberada tari kepada laki-laki seperti kamu.
Arga:" Dara saya mohon...
Dara:" Kamu tau tari sudah mengalamin banyak hal sendirian.Semua yang dilakukkannya selalu salah terus dimata orang.Tidak ada satu orang pun yang percaya apalgi menghargai dia.Tari sudah cukup banyak menderita.Dia sudah cukup melewati hari yang sulit jangan lagi kamu tambah penderitaanya.
Arga:" Saya tau perlakuan saya kepadanya tidak bisa dimaafkan tapi saya hanya inggin mengatakan bahwa saya sangat...
Dara:" Sudahlah.Saya tidak akan mengatakan keberadaan tari kepada anda.
Arga:" Saya mohon kepada kamu.
Dara:" Cukup...
Arga:" kasih saya kesempatan untuk membahagiakan tari.Saya dan anak-anak masih sangat membutuhkan tari.Kamu tau anak-anak sangat menyayangin tari.Sebalikanya tari pun sangat menyayangin mereka.Untuk kali ini kasih saya kesempatan untuk bertemu dengan tari.Apapun nanti keputusan tari saya akan terima dan saya tidak akan mengangunya lagi.
Dara:" Pergi darisini dan jangan pernah datang kesini lagi.
Arga:" Baiklah saya akan pergi darisini tapi saya akan datang lagi.
Dara:" Saya tidak akan pernah memberitahu kamu keberadaan tari dimana sampai kapanpun.
Arga:" Baiklah saya terima keputusan kamu.Kalau kamu bertemu dengan tari katakan kepadanya kalo kami sangat merindukan dia.
Dara merasa sangat kesal dan tidak memperdulikan apa yang dikatakan arga.Arga meninggalkan rumah dara dengan wajah yang lemas pun masuk kedalam mobil dam pergi dari rumah tersebut.
Keesokan harinya.....
Pagi ini arga terlihat muram dan emosinya sudah tidak tertahkankan lagi semua karyawan dimarahhin tidak jelas oleh arga.
Setelah berpikir keras arga mencoba kembali mendatangin rumah dara kembali bersama dengan vini dan tania.Sesampai dirumah dara arga mengetuk pintu rumah dara.Beberapa menit kemudian pemilik rumah membuka pintu.
Dara:" Untuk apa kamu datang kemari lagi?
Vino:" Tante boleh vino dan tania ketemu ibun?
Tania:" Tania kanggen ibun tante.
Dara:" Sampai kapanpun saya tidak akan memberitahu keberadaan tari dimana.Mau kamu bawa siapa pun kemari tidak akan merubah sedikitpun.
__ADS_1
Arga:" Dara.Dengarkan saya baik-baik.Saya hanya inggin memimta maaf kepada tari saja.Vino dan tania juga sangat merindukan ibunya.
Dara:" Kamu kita dengan kamu membawa mereka saya akan luluh.
Vino:" Tanteπππππ.
Tania:" Tanteππππ.
Dara:" Bawa anak kamu pulang.Saya tidak akan memberitahu keberadaa tari kepada kamu.Karena tari...
Arga:" Saya mohon tolong pertemukan kamu demga tari.Apapun nanti keputusan tari kami tidak akan menganggunya kembali.Saya hanya inggin mengatakan maaf kepada tari.
Dara:" Silakan pergi dari rumah ini.
Vino:" Tante baik vino mohon pertemukan vino sama ibun.Ibu pasti sangat merindukan vino dan tania.
Tania:" Tania dan vino janji tidak akan nakal lagi.
Dara:" Maafkan tante vino dan tania.Tante tidak bisa mempertemukan kalian sama ibun.
Tania:" Kita kanggen ibun tanteπππππ.
Vino:" Tante baikππππ
Karena tidak tega melihat tania dam vino menanggis dengar berat hati dara mengatakan keberadaan tari kepada arga.
Setelah mendapatkan alamatnya arga vino dan tania langsung menujuh alamat tersebut.Sesampai ditempat tersebut.Dar yang ikut bersama denga mereka pun turun dari mobilnya dan ikut berjalan masuk menujuh tempat tersebut.
Arga:" Ini tempat apa?
Dara:" Saya tidak menjelaskan semuanya.Yang wajib yang menjelaskan semuanya hanya tari.
Dara tari dan sikembar sampai didepan ruangan tersebut.Dara mengetuk pintu kamar tersebut dengan lembut.Dara masuk terlebih dahulu untuk melihat keadaan tari.
Tari terlihat tersenyum ketika melihat dara datang untuk melihatnya.
Dara:" Gimana keadaan kamu?
Tari:" Saya baik-baik saja dar.Jangan khawatir.
Dara:" Tari...
Dara:" Ada yang mau ketemu sama kamu?
Tari:" Siapa?
Dara:" Tunggu biar saya aku suruh masuk.
Mereka bertiga masuk kedalam ruangan tari.Betapa kagetnya mereka melihat kondisi tari.Ketika melihat ibunya vino dan tania langsung berlari mendekat kearah ibunnya.
Tari:" Vino tania....
Vino:" Ibun.Vino kanggen?
Tania:" Tania juga kanggen ibun.
Tari:" Ibum juga kanggen sama kalian berdua.
Vino:" Ibun kenapa?
Tari:" Ibun baik-baik saja.
Arga sangat kaget dengan keadaan tari yang terlihat pucat dan tanggan yang masih terpasang infus.
Setelah puas melepas rindu bersama dengan vino dan tania,dara mengajak mereka berdua untuk keluar dari ruangan tersebut.Mereka bertiga keluar dari ruangan tersebut dan memberikan waktu arga dan tari untuk berbicara.
Arga:" Kamu sakit?
Tari:" Saya baik-baik saja mas.Saya sudah kirimkan surat gugatan cerai ke mas tolong segera di tanda tanggannin.
Arga:" Saya tidak akan menceraikan kamu sampai kapanpun.Tolong jawab pertanyaan saya.Kamu sakit apa?
Tari:" Saya baik-baik saja mas.Jangan perdulikan saya.
Arga:"Saya minta maaf atas apa yang saya lakukkan sama kamu tapi saya mohon jangan tinggalkan saya dan anak-anak.Maafkan perkataan saya kepada kamh yang membuat kamu sakit hati.
Tari:" Sudahlah mas.Saya sudah putuskan semua tolong jangan ganggu hidup saya lagi.
Arga:" Saya tidak akan melakukka itu tari.Saya tidak akan menceraikan kamu sampai kapanpun.Kamu sakit apa?
__ADS_1
Tari:" Saya baik-baik saja.
Arga:" Saya tidak yakin kamu baik-baik saja.
Tari:" Sudahlah mas.Tolong jangan perdulikan saya lagi.
Arga:" Saya hanya bertanya kepada kamu.Kamu sakit apa atau saya akan bertanya lepada dokter tentang keadaan kamu.
Tari:" Cukup mas.Silakan pergi darisini.Dan jangan pernah datang lagi kemari karena saya tidak membutuhkan kamu lagi.
Arga:" Tari.Saya minta maaf sama kamu atas semua kesalahan saya tapi saya mohon kembalilah kepada saya.Saya dan anak-anak masih sangat mwmbutuhkan kamu.
Tari:" Untuk apa saya kembali lagi.Kalau saya kembali kepada mas.Pasti mas akan mengatakan kepada saya kalau saya bukam ibu yang baik buat anak-anak mas.
Arga:" Tari dengarkan saya..
Tari:" Sudahlah mas.Pergi darisini dan jangan pernah datang kembali.Keputusan saya sudha bulat.Saya akan tetap bercerai dengan mas.
Tiba-tiba saja dokter dan suster masuk kedalam ruangan tersebut.
Dokter:" Gimana keadaan kamu?
Tari:" Keadaan saya baik-baik saja dok.
Dokter:" Ini siapa?
Arga:" Saya suaminya dok.
Dokter:" Kebetulan bapak ada disini.Saya inggin bicara kepada bapak tentang keadaan pasien.
Arga:" Baik dok.
Dokter:" Suster tolong bawa data pasien kedalam ruangan saya.
Suster:" Baik dok.
Tari:" Dokter.
Dokter:" Ya.
Tari:" Saya hanya inggin mengatakan kalau dia bukan suami saya lagi.
Dokter:" Maaf kalau begitu.
Arga:" Katakan semuanya kepada saya dok.
Dokter:" Tapi pak...
Arga:" Saya masih SAH menjadi suaminya.
Dokter:" Baiklah kalau begitu.
Arga berjalan mengikutin dokter masuk kedalam ruangan.Sesampai diruangan tersebut dokter menjelaskan keadaan tari kepada arga.Arga sangat kaget dengan apa yang dikatakan dokter kepadanya.
Arga keluar dari ruangan dokter demgan wajah yang sulit diartikan.Arga berjalan melewatin lorong-lorong rumah sakit dengan perasaan yang sukit diartikan sama sekali.
Arga masuk kedalam ruangan tari dan langsung memeluknya dengan erat.
Arga:" Maafkan saya tari.
Saat dipelukkan arga tanpa raut wajah tari binggung dengan sikap arga yang begitu romantis memeluknya.
Tari:" Lepaskan saya.
Arga:" Saya yakin kamu pasti sembuh.
Tari:" Jangan kasihan kepada saya.Lepaskan.Saya tidak perlu dikasihanin.
Arga:" Tari jangan keras kepala.Tenanglah.Maafkan saya yang terlambat mengetahuinya.
Tari:" Lepaskan saya mas ππππ.
Arga:" Kamu pasti bisa.Saya.....
Bersambung....
jgn lupa like komen dan rate 5 ππππ
terima kasihπππ€π€π€
__ADS_1