Om Duda Saranghae

Om Duda Saranghae
Part 150


__ADS_3

Keisya dan arga berjalan menujuh taman untuk berbicara kepada arga tentang masalah kenapa maminya bisa masuk rumah sakit.


Arga:" Ada apa kak?


Keisya:" Arga apa benar kamu menghamilin sina?


Arga:" Tidak kak.


Keisya:" Sina tadi datang kerumah dan dia mengatakan bahwa kamu telah menghamilin dia.Kata-kata sina membuat mami pingsan.Arga katakan semua ini dengan jujur?


Arga:" Kak.Arga tidak mungkin menghamilin sina kak.Arga saja tidak pernah menyentuh dia sama sekali tapi arga pernah tidao sadarkan diri dohotel bersama dengan sina.Tapi arga yakin arga tidak melakukkan apapun sama sina kak.Percaya kak sama arga?


Keisya:" Tapi sina membawa semua bukti dan bukti itu memberatkan kamu.Ini yang membuat mami sampai sekarang tidak sadarkan diri.Arga kak sangat percaya sama kamu.Kak yakin kamu bisa membuktikan semua ini.


Arga:" Ya kak.Terima kasih sudah percaya sama arga kak.Arga akan membuktikan semua ini.


Keisya:" Untuk saat ini kamu dan tari pulang saja.Kak tidak maun keano memukul dan membuat keributan dirumah sakit.


Arga:" Tapi kak...


Keisya:" Arga pulang.Nanti kalau mami sudah sadar kak keisya akan langsung menghubungin kamu.Kak tau kami sangat mengkhawatirkan mami tapi untuk saat ini kamu pulang dulu.Nanti kalau keadaan benar-benar sudah membaik kak langsung menghubungin kamu.


Arga:" Baiklah kak.Arga pulang.


Arga dan keisya kembali kedepan ruangan maminya dan langsung mengajak tari pulang kerumah.Melihat wajah arga yang sulit diartikan tari pun hanya mengikutin arga pulang.


Didalam mobil hanya keheningan namun tiba-tiba keisya bertanya namun arga tidak menjawab pertanyaan arga sama sekali.Sesampai dirumah arga langsung masuk kedalam kamar dan menghubungin radit untuk mencari tau ini semua.


Arga melemparkan handphonenya didinding karena arga sudah tidak bisa menahan amarahnya.


Keesokan harinya...


Sina mengetuk pintu rumah arga,mendemgar suara ketukan pintu tersebut tari yang sedang menyuapin sikembar langsung bangkit dari tempat duduknya dan membuka pintu tersebut.


Saat membuka pintu tari sangat kaget dengan kedatangan sina dirumahnya.


Sina:" Minggir kamu...


Tari:" Ada perlu apa kamu datang kemari.


Sina:" Kamu tidak mengizinkan tamu masuk terlebih dahulu kedalam rumah.


Tari:" Tidak usah basa basi.Ada apa kamu tiba-tiba datang kerumah ini?


Sina:" Kamu yakin tidak memperbolehkan saya masuk.


Tari:" Masuklah...


Sina masuk kedalam rumah.


Tari:" Tidak usah basa basi.Langsung keintinya saja.


Sina:" Baiklah.Saya hanya inggin memberitahu kepada kamu kalau saya sedang mengandung anak arga.


Tari:" Hahahaha.Sandiwara apa lagi ini sina?


Sina:" Saya sedang hamil anak arga.Dan saya sudah mengatakan semuanya kepada keluarga arga tentang kehamilan saya.


Tari:" Jadi ini yang menyebabkan mami masuk rumah sakit.Sina kamu jangan main-main sama saya.Saya tidak akan pernah percaya lagi sama kamu.Saya yakin anak yang kamu kandung itu anak laki-laki lain bukan anak mas arga.Ingat sina ini saya tidak akan membiarkan kamu menghancurkan keluarga saya.


Sina:" Ini benar-benar anak arga.Saya akan membuat kamu pergi dari rumah ini dan saya akan menjadi istri arga.


Tari:" Saya tidak akan membiarkan kamu masuk kedalam keluarga ini sina.


Sina:" Kita lihat saja.Kamu atau saya yang akan tetap bersama dengan arga.


Tari:" Kamu bisa membohonggin semua orang tapi kamu tidak bisa menbohongin saya.Dan saya akan menjadi pengahalang disetiap langkah jelek yang kamu ambil sina.Ingat saya bukan tari yang dulu sina.


Sina:" Kamu kira saya takut sama kamu.


Tari:" Saya hanya memperingatkan kamu saja sina.Jangan melangkah lebih jauh lagi atau saya akan benar-benar membuat kamu menyesal selamanya.


Sina:" Kamu...


Sina merasa sangat kesal kepada tari dan sina mengngkat tangganya untuk menampar tari.


Tari:" Jangan pernah lagi tanggan kotor kamu menyentuh tubuh saya walau itu seujung rambut saya.


Sina:" Saya akan menghancurkan kamu.Lihat saja...


Tari:" Lakukkan apapun sina.Tapi ingat saya tidak akan tinggal diam.


Merasa sangat kesal sina meninggalkan rumah tersebut.Didalam mobil sina memukul stirnya karena sangat kesal kepada tari.Sina gagal membuat tari membenci arga.


Sina:" Saya akan menghancurkan kamu seperti dulu.Tari...

__ADS_1


Sina meninggalkan rumah tari dan melajukan mobilnya menujuh kantor arga.Sesampai dikantor arga,sina langsung menujuh ruangan arga.Tanpa basa basi sina langsung masuk keruangan arga.


Sina:" Arga...


Arga:" Untuk apa kamu datang kemari?


Sina:" Sayang.Jangan marah-marah sayang.


Arga:" Pergi darisini!!!


Sina:" Saya sedang mengandung anak kamu.


Arga:" Sina jangan main-main dengan saya.Anak yang kamu kandung bukan anak saya.Saya bisa membuktikan itu.Jangan kamu hasut orangtua saya.


Sina:" Arga.Bayi ini benar-benar anak kamu.Kamu masih ingatkan kita pernah tidur dihotel bersama.


Arga:" Saya tau.Tapi saya tidak pernah melakukkan itu kepada wanita seperti kamu.Atau jangan-jangan kamu menjebak saya.


Sina:" Arga cukup.Anak yang saya kandung ini memang anak kamu.


Arga:" Ingat sina.Kalau terjadi sesuatu kepada mami saya.Saya tidak akan mengampunin kamu.Kamu tau siapa saya?


Sina:" Saya sudah memberikan semua bukti kepada mami kamu.Kalau ini benar-benar anak kamu.


Arga:" Jangan main-main dengan saya sina.


Sina:" Karena kamu masih sibuk.Saya permisi sayang.


Sina keluar dari ruangan arga dan pergi kerumah sakit untuk bertemu dengan maminya arga.Sesampai dirumah sakit,sina langsung masuk kedalam ruangan zara.Sina datang membawa bingkisan buah untuk zara.


Sina:" Tante.Gimana keadaan tante?


Zara:" Tante baik-baik saja.


Sina:" Tante yakin baik-baik saja.


Zara:" Iya.


Didalam ruangan tersebut ada tari dan sikembar yang sedang menjengguk zara.


Sina:" Hay vino dan tania..


Tari:" Sayang jawab say hii sama tante sina.


Vino:" Hay tante..


Sina:" Oh ya tante.Semoga cepat sembuh tante.


Zara:" Terima kasih sina.Tari visa tinggalkan mami dan sina dulu?


Tari:" Ya mami.Ayo sayang kita ketaman.


Vino:" Ya ibun..


Tania:" Ya ibun.


Setelah tari dan sikembar keluar.Zara bangkit dari tidurnya dan bersandar.


Zara:" Sina..


Sina:" Ya tante..


Zara:" Gimana keadaan kandungan kamu?


Sina:" Keadaannya baik-baik saja tante tapi...


Zara:" Kenapa?


Sina:" Tadi sina kekantor arga.Arga mengusir sina tante.Padahal sina cuma mau memberitahu kehamilan sina saja tante.


Zara:" Sina..


Sina:" Tante.Sina cuma mau arga bertanggung jawab atas apa yang dilakukkan kepada sina saja.Sina tidak mau ketika bayi ini lahir tidak memiliki ayah.Tante sina mau arga bertanggun jawab tante...


Zara:" Tenanglah sina.Tante akan bicara sama arga.Tapi tante mohon jaga kandungan kamu dengan baik.Tante tidak mau terjadi apa-apa sama cucu tante.


Sina:" Ya tante.Tante...


Zara:" Ya...


Sina:" Sina hanya inggin arga bertanggung jawab saja.


Zara:" Tante tau.Tapi kamu tau arga sudah menikah dengan tari.


Sina:" Ya tante sina tau.Sina siap jadi istri kedua arga dan tante tau saya sangat mencintai arga dari dulu.

__ADS_1


Zara:" Baiklah tante akan membicarakan semua ini dengan arga.Sekarang kamu pulang.Tidak baik kamu terlalu lama disini.Karena kamu sedang hamil.


Sina:" Ya tante.Sina mau minta maaf sama tante.Karena masalah kemarin.


Zara:" Tante sudah memaafkan kamu.Dan arga juga yang mencabuy tuntutan itu.


Sina:" Terima kasih tante.Kalau begitu sina pamit tante.


Zara:" Ya.Hati-hati dan jaga kandungan kamu dengan baik.


Sina:" Ya tante.Oh ya tante besok ada jadwal chekup sina boleh minta tolong ketante?


Zara:" Apa itu.


Sina:" Sina mau besok arga menemanin sina.


Zara:" Ya sina.Tante nanti akan menyuruh arga menemanin kamu.


Sina:" Terima kasih tante.Kalau gitu sina pulang dulu.


Zara:" Ya...


Setelah kepergian sina dari ruanganya,zara menghubungin arga agar dia datang kerumah sakit.Beberapa menit kemudian arga pun datang kerumah sakit dan langsung menemui maminya.


Arga:" Gimana keadaan mami?


Zara:" Mami baik-baik saja.


Arga:" Mami.Maafkan arga..


Zara:" Mami hanya inggin kamu bertanggungbjawba kepada sina.


Arga:" Tapi mami....


Zara:" Arga.Mami hanya inggin kamu bertanggung jawab atas apa yang kamu lakukkan kepada sina.


Arga:" Baik mami.Kalau itu keingiinan mami.


Zara:" Besok mami mau kamu menemanin sina kerumah sakit untuk mengecek kandunganya.


Arga:" Baik mami...


Dari luar pintu tari mendengar zara meminta arga menemanin sina kerumah sakit untuk mengecek kandungannya.Entah mengapa perasaan tari terasa sakit ketika arga mengiyakan keiinginan maminya.


Tari menarik nafas panjang dan masuk keruangan zara.Tari izin pamit pulang untuk membawa anak-anaknya pulang.Melihat raut wajah tari yang aneh membuat arga merasa bersalah kepada tari.


Tari membawa vini dan tania pulang menggunakan taksi namun dicegah arga.


Arga:" Tari..


Tari:" Ibun.Papa memanggil ibun.Kita pulang naik taksi saja.Papa lagi sibuk.


Vino:" Iya ibun.


Tania:" Tapi ibun..


Tari masih berjalan lurus dan tidak memperdulikkan arga yang terus memanggilnya.Melihat tari terus berjalan membuat arga menarik tanggan tari.


Arga:" Vino tania.Kalian pulang sama pak supir ya?


Vino:" Tapi papa..


Arga:" Papa mau bicara sama ibun.


Tania:" Baik papa...


Arga:" Pak hadi.Bawa anak-anak pulang.


Pak Hadi:" Baik pak..


Arga:" Tari.Ayo ikut saya?


Tari:" Tidak mau...


Arga:" Ikut atau saya akan?


Tari:" Menyebalkan...


Tari masuk kedalam mobil arga.Mereka berdua melajukan mobilnya menujuh suatu tempat.Sesampai disana arga langsung mengatakan kepada tari semuanya.


Tari:" Tidak ada yang perlu dijelaskan lagi..


Arga:" Kamu cem....


Bersambung

__ADS_1


jgn lupa like komen dan rate 5 🤧🤧🤧🤧


terima kasih ❤


__ADS_2