
Keisya:" Apa yang sedang kalian lakukkan...?
Keisya pun melangkahkan kakinya masuk kedalam ruangan bagas.Keisya menatap tajam wanita yang berada didepannya.Keisya mendekat kearah bagas dan menarik tanggan wanita tersebut menjauh dari bagas.
Keisya:" Minggir.
Bagas:" Sayang dengarkan penjelasan mas.Ini tidak seperti yang kamu lihat?
Keisya:" Siapa kamu?
Ranika:" Perkenalkan nama saya ranika.
Keisya:" Jadi kamu ranika.Cewek yang mencoba menggoda suami saya dengan berpakaian kekurangam bahan seperti ini wajah kamu juga sangat tebal bedaknya.Kamu tau saya siapa?
Ranika:" Saya hanya rekan bisnis bagas saja.
Keisya:" Hahaha rekan bisnis.
Bagas:" Sayang.Ranika ini memang rekan bisnis mas kamu jangan salah paham.
Keisya:" Rekan bisnis yang mencoba menggoda suami saya bukan seperti itu nyonya ranika.
Ranika:" Kamu salah paham.
Keisya:" Salah paham hahahah kata-kata itu membuat saya tertawa.
Bagas:" Keisya CUKUP.
Keisya:" Mas membentak keisya demi wanita ini.
Bagas:" Keisya CUKUP.Ranika hanya rekan bisnis saya.
Keisya:" Dengar ranika jangan pernah mencoba mendekatin suami saya atau kamu akan tau akibatnya.
Ranika:" Saya tidak mengerti maksud kamu?
Keisya:" Jangan kamu pikir saya tidak tahu apa tujuan kamu kemari?
Bagas:" Keisya CUKUP.Sekarang kamu pulang.
Keisya:" Baik mas.Keisya akan pulang dan ingat jangan pernah menyesal dengan apa yang mas perbuat dengan keisya hari ini.
Keisya pun melepaskan tanggan ranika ketika bagas membentaknya.
Keisya:" Kalo begitu saya permisi tuan bagas dan nyonya ranika.
Keisya pun meninggalkan kantor bagas.Setelah kepergian keisya bagas pun membantu ranika berdiri.
Bagas:" Kamu baik-baik saja.
Ranika:" Saya baik-baik saja.
Bagas:" Maafkan istri saya.
Ranika :" Tidak masalah.Kalo begitu saya permisi.
Bagas:" Ya.Senang berkerja sama dengan kamu.
Ranika:" Ya.
Ranika pun meninggalkan ruangan bagas dan masuk kedalam toilet.
Ranika:" Dasar wanita barbar.Saya akan membalas perlakuan kamu ke saya.Saya akan merebut bagas dari kamu.
Ranika sangat marah dan kesal ketika keisya mengetahui rencananya untuk menghancurkan keluarga mereka.
Sesampai dirumah keisya langsung masuk kekamarnya.Kepulangan keisya dengan wajah sangat kesal dan marah membuat orangtuanya kaget.Keisya langsung mengunci kamarnya.
Malam hari keisya sedang menikmatin makan malamnya bersama papi,mami dan arga.Keisya sangat menikmatin makan malamnya tanpa sadar bagas sudah berada disampingnya.
Setelah merasa sangat kenyang keisya pun menoton televisi bersama arga.Karena sangat mengantuk keisya pun masuk kedalam kamarnya.Keisya menatap jenggah wajah bagas yang sedang tersenyum kearahnya.
Bagas:" Sayang.
Keisya:" Keisya capek.
Bagas pun mengelus perut keisya yang sudah membuncit.
Bagas:" Apa kabar baby?
Keisya pun langsung membalikkan tubuhnya.
Bagas:" Sayang maafkan mas.Mas tidak bermaksud membentak kamu.
Keisya sangatvmalas mendengar perkataan bagas dan mulai tertidur pulas.Merasa diabaikan bagas pun mencoba memeluk keisya dari belakang.
Keesokan harinya dering handphone bagas membanggunkan keisya.Keisya melihat ranika menelpon bagas dipagi buta.Keisya meletakkan kembali handphone milik bagas diatas nakas.
__ADS_1
Keisya pun banggun dari tidurnya dan membersikan diri setelah itu keisya membantu maminya didapur untuk membuat sarapan pagi.
Beberapa menit kemudian bagas pun turun dari kamarnya dan langsung pamit pergi kekantor.Keisya hanya menganggukkan kepalanya ketika bagas pamit pergi.
Sesampai dikantor bagas langsung menemuin ranika.Ranika tersenyum melihat kedatangan bagas dan langsung membahas kontrak kerja mereka.
Ranika mencoba melakukan berbagai cara agar lebih dekat dengan bagas.
Keisya pun kembali kekamarnya melihat berkas bagas tertinggal dinakas.Keisya mencoba menelpon bagas tapi tidak ada jawaban sama sekali.Keisya pun melangkahkan kakinya pergi meninggalkan rumah untuk mengantarkan berkas tersebut.Keisya sangat malas bertemu dengan bagas.
Sesampai dikantor keisya tidak menemukan bagas disana.Keisya menitipkan berkas tersebut kepada karyawan bagas.Keisya pun melangkahkan kakinya menujub cafe untuk menikmatin makanan kesukaanya.
Setelah puas menikmatin makanannya keisya melihat bagas dan ranika sedang makan bersama.Keisya pun berjalan mendekatin meja mereka dan tersenyum kearah bagas.
Keisya:" Mas.
Bagas:" Sayang.Kamu disini juga?
Keisya:" Ya mas.Keisya lagi menikmatin makanan kesukaan keisya disini.Tadi keisya kekantor mas taoi tidak ada disana.
Bagas:" Mas tadi melihat proyek bersama ranika.
Keisya:" Ohh begitu.
Bagas:" Sayang sudah selesai makan.
Keisya:" Sudah mas.
Ranika:" Saya permisi ketoilet.
Bagas:" Ya silakan.
Keisya pun ikut masuk kedalam toilet.Melihat keisya masuk ranika pun tersenyum sinis kearah keisya.
Keisya:" Drama apa lagi yang kamu mainkan ranika?
Ranika:" Drama.
Keisya:" Jangan pura-pura bodoh ranika.Jangan kamu pikir saya tidak tahu kamu siapa.
Ranika:" Saya tidak mengerti apa yang kamu bicarakan.
Keisya:" Wowww seharusnya kamu mendapatkan piala citra atau piala oscar atas peran kamu yang luar biasa ini.
Ranika:" Kamu bicara apa.
Ranika:" Saya tidak takut dan tidak peduli.
Keisya:" Baiklah kalo kamu mau bermain-main dengan saya.
Ranika:" Saya tidak peduli.
Keisya:" Baiklah saya akan ikutin drama yang kamu mainkan ranika.
Keisya pun meninggalkan ranika didalam toilet.Ranika merasa sangat kesal rencananya diketahui oleh keisya.Ranika pun menahan amarahnya dan berpikir untuk melakukan sesuatu agar bagas marah kepada keisya.
Bagas dan keisya pun menikmatin ice cream yang berada diatas meja.Ranika pun berjalan pincang keluar dari toilet.
Bagas:" Kaki kamu kenapa?
Ranika:" Kayaknya kaki saya keselo bagas.
Bagas:" Kamu bisa berjalan ranika.
Ranika:" Kayaknya tidak bisa.
Keisya:" Mas kita jadi pulangkan?
Bagas:" Ya sayang.
Ranika:" Au sakit sekali.
Keisya:" Sakit banget ya mbak ranika.
Ranika:" Ya.
Bagas:" Sebentar biar saya bantu?
Ranika:" Terima kasih.
Bagas pun memanggil pegawai cafe tersebut
Bagas:" Mas biasa bantu mbak ini kemobilnya.
Pegawai:" Bisa.
Keisya tersenyum mengejek kearah ranika yang sedang menahan amarahnya.Keisya dan bagas oun meninggalkan cafe terebut sedangkan ranika yang masih berpura-pura pincang inggin sekali menerkam keisya karena sudah mengejeknya.
__ADS_1
Keisya tertawa puas didalam hati ketika melihat raut wajah ranika yang sedang menahan amarahnya.
SKIP DULU YA KITA KEPERKEBUNAN DULU CUCI MATAA 🚴♀️🚴♀️🚴♀️🚴♀️🤣🤣
Keano sangat menikmatin makanan yang dibawa gadis desa tersebut.
Karena hari semakin sore keano pun memutuskan untuk pulang kerumahnya dengan berjalan kaki.Disepanjang perjalanan keano sangat menikmatin keindahan alam daerah tersebut.
Gadis desa tersebut terus menggayuh sepedanya dengan kencang tiba-tiba rem sepeda tersebut macet.Gadis desa itu pun menabrak laki-laki yang berada didepannya.
Gadia desa tersebut jatuh bersama dengan laki-laki tersebut yang tak lain adalah keano.
Keano:" Kamu lagi.
Gadis Desa:" Maaf.
Keano:" Maaf maaf dan maaf terus.
Gadis Desa:" Tanggan tuan berdarah.
Keano:" Tidak usah sok peduli.Geser sepeda kamu.
Gadis Desa:" Maafkan saya tuan
Keano:" Sangat ceroboh
Gadis Desa:" Sini tuan saya obatin lukanya.
Keano:" Saya bilang tidak usah ta tidak usah kamu bisa dengarkan?
Gadis Desa:" Maaf tuan.
Keano:" Minggir kamu.
Gadis Desa:" Maaf tuan.
Keano pun meninggalkan gadis desa tersebut dengan kekesallan dihatinya.Sesampai dirumah luka keano langsung dibersikannya.
Malam pun tiba dimana keano memandang langit yabg bertabur bintang.Keano kembali mengingat alina yang gadis yang dicintainya tapi belum sempat mengungkapkan perasaanya.
Tiba-tiba keano dikagetkan dengan kehadiran gadis desa tersebut.
**Gadia Desa:" Tuan.
Keano:" Jangan dekat-dekat.
Gadis Desa:" Tuan kira saya amuba sehingga tuan tidak mau dekat dengan saya.
Keano:" Saya bilang jangan dekat-dekat.
Gadis Desa:" Ya saya tidak dekat tuan.
Keano:" Sana kamu.
Gadis Desa:" Ya ampun.
Keano:" Ada apa kamu kemari?
Gadis Desa:" Galak amet sih tuan.
Keano:" Ada keperluan apa kamu datang kemari?
Gadis Desa:" Saya mau bilang .....
.
.
.Bersambung
.
.
.Jgn lupa like komen dan rate 5 yaa 🤧🤧🤧
.
.Terima kasih 😍😍😍
.
.Salam sayang dan peyuk online dari otor daki buat pembacakuu semuaa 🤗🤗🤗
.
JGN LUpa BACA KISAH FAHRI YANG BERJUDUL **OM TAMPAN****
__ADS_1