
Arga melemparkan kantongan berisi baju kepada tari.
Arga:" Pakai itu..
Tari:" Ini apa pak?
Arga:" Pakai sekarang.
Tari:" Tidak mau pak.
Arga:" Pakai sekarang atau saya pecat kamu.
Tari:" Iya saya pakai.Galak banget sih..
Tari pun membawa kantongan tersebut dan menganti pakaiannya.Beberapa menit kemudian tari pun keluar dari toilet.
Tari:" Aduh om ini baju ribet banget tau.Mana ini baju panjang banget.
Arga:" Pakai saja.
Beberapa menit kemudian Mua pun datang untuk merias wajah tari.Selesai merias wajah tari pun bertemu dengan arga.
Tari:" Om kita mau kemana sih?
Arga:" Ikut saja.
Tari:"Saya susah jalan pak kalo pakai pakaian begini om.
Arga:" Berisik banget sih kamu.
Tari:" Ya ampun om galak banget.
Arga pun berjalan diikutin tari dari belakang.Semua mata melihat kearah tari yang diperlakukkan baik oleh arga.
Arga pun melajukan mobilnya menujuh sekolah vino dan tania.Dimana sekolah vino dan tania sedang ada acara pertunjukan mereka.
Sesampai disekolah arga dan tari menjadi pusat perhatian karena arga dan tari terlihat serasi.Arga pun berada disamping tari,karena tari kesusahan berjalan dengan mengunakan hils.
Sesampai diruangan tersebut melihat papa dan tari datang vino dan tania pun langsung mendekat kearah mereka.
Vino:" Kak tarii...
Tania:" Kak tarii...
Tari:" Tos duluu dong.
Vino:" Kak tari hari jadi mama kita papa?
Arga:" Iya..
Tania:" Bener papa?
Tari:" Mama.Maksdunya apa ya om?
Arga:" Kamu hari ini jadi mama mereka.
Tari:" Mama tapi om..
Arga:" Tidak ada tapi-tapian.
Tari:" Tapi saya tidak mau dipanggil mama.Panggil kak dengan sebutan mamii...
Vino:" Mamiii..
Tania:" Mamiii.
Tari:" Anak pintar.Ayo kita masuk.
Tari pun mengantar tania dan vino kedepan pentas.Arga dan tari pun duduk saling berdampingan.1 jam berlalu acara pementasan drama pun selesai.Vino dan dan tania pun mengajak papa dan tari untuk makan bersama.
Mendengar renggenkan tinia dan vino pun membuat tari luluh dan ikut bersama mereka untuk makan bersama.Dengan susah payah tari berjalan pelan masuk kedalam cafe tersebut.Tania dan vino pun langsumg masuk kedalam cafe tersebut,melihat tari kesusahhan jalan arga pun yang berada dibelakangnya hanya melihatnya saja.
Tiba-tiba saja tari terjatuh kelantai.
Tari:" Aduhh...
Melihat tati jatuh arga pun langsung membantunya berdiri.
Arga:" Kamu baik-baik saja?
Tari:" Apapula baik-baik saja.Ini sakit om.Kan sudah saya bilang tadi.Saya tidak bisa pakai sepatu begini.
Arga:" Sini saya lihat?
Tari:" Tidak usah om lihat.
Arga:" Sini saya lihat!!!.
Tari:" Bisa tidak om kalau ngomong tidak usah pake marah-marah.Galak banget.
Arga:" Berisik...
Arga pun langsung mengendong tari masuk kedalam cafe tersebut.Arga pun meninggalkan tari dan anak kembar untuk keluar sebentar.
Tari dan sikembar pun memesan makanan.Beberapa menit kemudian arga pun datang membawa plastik berisi obat untuk kaki tari.
__ADS_1
Arga:" Mana kaki kamu?
Tari:" Kaki saya dibawahlah om.
Arga:" Sini biar saya obattin.
Tari:" Tidak usah om.
Arga:" Sini!!!
Arga pun mengoleskan salep tersebut dikaki tari.Beberapa menit kemudian makanan mereka pun sampai diatas meja.Untuk pertama kalinya tari melihat makanan yang sangat enak diatas meja.Tari pun dengan semangat menikmatin semua makanan diatas meja bersama dengan sikembar sedangkan arga hanya menikmatin secangkir kopi saja.
Setelah puas menikmatin makanan diatas meja,arga pun membayar dan langsung mengajak mereka pulang kerumah.Didalam mobil terlihat vino dan tania sudah tidur atas paha tari.
Sesampai dirumah arga pun mengakat vino sedangkan tari mengendong tania masuk kedalam kamar.
Karena hari sudah larut malam tari pun izin pulang kerumah.Tari pun berjalan perlahan keluar dari rumah arga.Melihat tari masih susah berjalan arga pun menyuruh tari untuk duduk disofa.
Dengan perlahan arga pun memijat kaki tari dengan perlahan.
Tari:" Aduhh sakit om.Pelan om..
Arga:" Tidak usah manja.Ini pelan saya mijitnya.
Tari:" Apaaan pelan om.Ini kuat banget.Bisa lembut sedikit tidak om.
Arga:" Berisik...
Setelah dipijit oleh arga kaki tari mulai terasa tidak sakit seperti tadi.
Arga:" Masih sakit?
Tari:" Udah agak lumayan om.Kalo begitu saya permisi om.
Arga:" Ya...
Tari pun meninggalkan rumah arga dengan kaki masih terasa sakit.Melihat kepergian tari dari rumah entah kenapa arga merasa perasaanya tidak enak.Arga pun menyusul tari yang sudah berjalan cukuo jauh.
Arga mengendarain mobilnya masih belum menemukan tari.Dipersimpangan jalan arga melihat tari sedang diganggu beberapa pemuda setempat.
Tari:" Minggir....
Para pemuda tersebut masih sibuk mengoda tari.Melihat tari digida arga pun turun dari mobil.
Arga:" Ayo pulang sayang...
Mendengar kata sayang yang tiba-tuba dari mulut arga,tari pun tanpa binggung menjawabnya.
Arga:" Mau apa kalian?
Arga:" Saya suaminya.
Pemuda:" Tidak mungkin...
Arga:" Dia istri saya.Ayo sayang kita pulang.Kamu ngembek terus.
Tari:" Iyaa.Ayo kita pulang.
Pemuda:" Mas sekali lagi kalo istrinya pergi dikawal jangan dibiarkan pergi sendirian.
Arga:" Bukan urusan kalian.
Arga pun mambawa tari masuk kedalam mobil dan mangajaknya pulang.
Tari:"Om...
Arga:" Hmm...
Tari:" Terima kasih om.
Arga:" Dimana rumah kamu?
Tari:" Saya turunkan aja dihalte itu om.Biar saya naik bus saja.
Arga:" Dimana rumah kamu?
Tari:" Bisa tidak kalau ngomong sama saya jangan teriak-teriak.
Arga:" Saya memang seperti kalau bicara.
Tari:" Saya turun dihalte saja.Om tudak usah mengantar saya pulang.Saya bisa pulang sendiri.
Arga:" Kamu bisa diam tidak.Dimana rumah kamu?
Setelah tari menyebutkan alamatanya,arga pun langsung mengantar tari pulang kerumahnya.Sesampai didepan kosnya,tari pun langsung turun dari mobil arga.
Tari:" Terima kasih om..
Arga:" Hmm...
Tari pun langsung masuk kedalam kos-kosanya sedangkan arga kembali kerumahnya.
KEESOKAN HARINYA....
Pagi ini tari sedang membersihkan ruangan arga.Selesai membersikan ruangan arga tari pun membersihkan ruangan beberapa staf.Saat sibuk berkerja tiba-tiba saja tari mendengar para karyawan sedang membicarakannya.
__ADS_1
Tari mencoba tidak mengambil pusing tentang apa yang dibicarakan para staf terhadapnya.
Hari sudah semakin siang tari pun makan siang ditangga.Beberapa karyawan datang mendekat kepadanya.
Karyawan:" Jadi ini wanita kampung yang berharap menikah dengan pak arga.
Tari:"Mbak ngomong apa sih?
Karyawan:" Jangan pura-pura bodoh.Jangan kamu pikir saya tidak tahu kalau kamu mendekatin pak arga.
Tari:" Gini ya mbak.Sepertinya mbak salah pahan tentang saya dan pak arga.Saya dan pak arga tidak ada hubungan apa-apa.
Karyawan:" Tidak mungkin.
Tari:" Mbak dengar ya.Saya tidak ada hubungan apa-apa dengan pak arga jadi jangan mengatakan apapun yang tidak benar.
Karyawan:" Wanita munafik.
Tari:" Jaga perkataan mbak.
Karyawan:" Jangan kamu pikir saya tidak tau latar belakang kamu.
Tari:" Cukup mbak.Saya mau lanjut kerja.
Karyawan:" Ob aja sok banget sih.
Tari:" Yang penting perkerjaan saya halal mbak.Saya permisi.
Tari pun meninggalkan karyawan tersebut.Tari pun kembali memulai perkerjaannya kembali.Beberapa jam kemudian tiba-tiba saja terdengar keributan.
Satpam memulai pemeriksaan diloker para OB.Mendengar keributan tersebut tari pun mendekat kelokernya.Satpam masih sibuk memeriksa satu persatu loker tersebut.
Giliran loker tari dibuka,pada saat dibuka satpam pun mengeluarkan barang milik tari.Tiba-tiba saja satpam menemukan barang yang mereka cari.
Satpam:" Ini loker milik siapa?
Tari:" Milik saya pak.
Satpam:" Ikut kami.
Tari:" Tapi pak...
Tari pun dibawa oleh satpam kepos untuk ditanya lebih lanjut.Sesampai dipos tari masih binggung kenapa barang tersebut bisa ada dilokernya.
Tari tidak menerima tuduhan yang diberikkan kepadanya.Karyawan tersebut bersikukuh untuk membawa tari kekantor polisi.Tari mencoba menjelaskan semuanya tapi tidak ada satu pun yang percaya kepadanya.
Beberapa menit kemudian pihak kepolisian pun datang menjemput tari.Tari pun hanya pasrah ketika polisi membawanya.Untuk kedua kalianya tari masuk kedalam sel.
Tari:" Kenapa ini harus terjadi lagi.
Tari pun hanya bisa menanggis ketika dia dibawah masuk kedalam sel.
Tari:" Kenapa kesalahan yang tidak saya lakukka harus terus saya yang bertanggung jawab lagi.Dulu kak sina yang membunuh abg mifta tapi aku yang harus bertanggung jawab.Kenapa harus aku lagi.Kenapa dunia ini tidak adil kepada aku.Seakan-akan mereka berkerja sama untuk membuat saya menderita.Semua orang tidak ada yang percaya kepada saya.
Tari meneteskan air matanya.Dia sudah cukup menderita ketika semua orang menjauh dari dirinya.
Keesokan harinya tari pun masih didalam sel.Tidak ada satu orang pun yang datang kecuali sahabatnya.Tari kedatangan sahabatnya bernama vivi yang selalu setia menemanin tari sejak dulu.
Vivi:" Tar..
Tari:" vivi...
Vivi:" Tari.Kamu baik-baik saja?
Tari:" Aku tidak tau lagi vi harus melakukkan apa lagi.Vi...
Vivi:" Tari lihat aku.Aku selalu percaya sama kamu.Kamu tidak mungkin melakukkan itu.Aku bakal berusaha supaya kamu keluar dari tempat ini.Kamu sudah cukup menderita tar.
Tari:" Maaf ya vivi.Aku selalu merepotkan kamu.
Vivi:" Tar.Kamu itu sahabat aku.Kamu orang baik tapi semua orang memanfaatkan kebaikan kamu.Sabar ya tar.Aku yakin suatu saat nanti kamu bakal bahagia setelah kamu melewatin semua ini.
Tari:" Terima kasih vi.
Vivi:" Ini aku buattin makanan kesukaan kamu.Sabar dan tetap semangat.
Tari:" Yaa vivi.
Vivi:" Kalau begitu aku permisi ya tar.
Tari:" Ya vi.Terima kasih ya.
Tari pun kembali dibawah kesel sedangkan vivi pulang kerumahnya.
Beberapa hari kemudian.
Tiba-tiba saja sel tari terbuka,polisi membawa tari keluar dari sel tersebut.Betapa kagetnya tari melihat sosok didepanya.Tari pun menghentikan langkahnya ketika melihat sosok tersebut.
Tari:" Om...
Bersambung...
jgn lupa like komen dan rate 5 nya sobat bacakuu 😍😍😍
Makasihhhh😘😘😘
__ADS_1