Om Duda Saranghae

Om Duda Saranghae
Part 154


__ADS_3

Pagi ini cuaca terlihat begitu cerah.Tari terbanggun dari tidurnya ketika cahaya masuk kedalam kamarnya melalui celah-celah gorden.Tari meraba dan kaget ketika tanggannya merabah tubuh disampingnya.Tari membuka matanya dan kaget ketika melihat sosok disampingnya.


Tari:" Apaaaa ini....


Mendegar teriakan tari arga terbanggun dari tidurnya.


Arga:" Berisik sekali..


Tari:" Ngapain om tidur disini?


Arga:" Kamu sudah sehat?


Tari:" Kenapa om bisa tidur disamping saya.


Arga:" Bukannya kamu tadi malam yang menahan saya untul tetap bersama dengan kamu.


Tari:" Tidak mungkin..


Arga mendekat kearah tari dan memeriksa tubuh tari yang sudah membaik dari tadi malam.


Arga:" Sepertinya kamu sudah baik-baik saja.


Tari:" Ini semua om yang menyediakannya?


Arga:" Ya sayalah masak tukang kebun..


Tari:" Sewot banget ditanya.


Arga:" Seharusnya kamu bilang terima kasih sama saya bukan malah menuduh saya.


Tari:" Terus kenapa om peluk-peluk saya?


Arga:" Kamu yang daritadi malam meluk saya.Terus kamu bilang ini nyaman sekali..


Tari:" Tidak mungkin saya mengatakan itu.Ini pasti akal-akalan om saja.


Arga:" Terserah kamu saja.Pelukkan saya nyamankan?


Tari:" Idihhh...


Arga:" Tapi itu kamu kecil...


Tari:" Itu apa?


Arga:" Ini..


Tari:" Dasarr om mesummmmmmm....


Tari merasa sangat malu dan wajahnya memerah turun dari ranjang entah mengapa kepalanya masih terasa pusing.Tari hampir terjatuh dan langsung ditangkap oleh arga.


Arga:" Mau kemana?


Tari:" Mau kekamar mandi masak mau kemall.


Arga:" Udah tau maaih sakit sok mau jalan sendiri.


Tari:" Ini semua gara-gara om.


Arga:" Koq saya pula.Sini saya bantu?


Tari:" Tidka usah saya bisa sendiri.


Tanpa pikir panjang arga langsung mengendong tari dan membawannya masuk kedalam toilet.Sesampai didepan kamar mandi arga menurunkan tari.


Arga:" Mau saya temennin kedalam?


Tari:" Gak usah saya bisa sendiri.


Arga:" Nanti kalo kamu tiba-tiba pingsan gimana?


Tari:" Saya bisa sendiri.Gk usah cari kesempatan dalam kesempitan.


Arga:" Kan saya suami kamu.Kalo saya lihat juga tidak masalahkan?


Tari:" Om!!!.


Arga:" Ok.Masuk saya akan tunggu kamu disini..


Tari masuk kedalam kamar mandi.Tari sudab tidak bisa manahan detak jantungnya yang terus berdetak ketika arga terus mengodanya.


Tari:" Tiap hari begini bisa-bisa saya jatuh cinta terus dan tidak akan rela kalau om arga pergi dari saya.Tari sadar diri ok.Jangan mikir yang aneh-aneh om arga cuma bercanda bukan serius.Dan kamu juga cuma istri pura-puranya tidak mungkin om arga mencintai gadis seperti saya.Ayo banggun tari jangan mimpi terus.


Karena terlalu lama didalam kamar mandi arga pun mengetuk pintu tersebut


Arga:" Tari...


Tari:" Iya bentar...


Tari keluar dari kamar mandi dan kembali keranjang.


Arga:" Kamu istirahat saja..


Tari:" Tapi om sayaaa mau...


Arga:" Jangan melawan kata suami.Tetap disinj jangan kemana-mana.


Tari:"Iya om..


Arga keluar dari kamar tari.


Beberapa menit kemudian arga kembali masuk kedalam kamar tari.Terlihat wajah tari makin pucat dan suhu tubuh tari kembali panas.


Arga:" Tari ayo kita kerumah sakit?


Tari:"Tidak mau om.Saya disini saja.


Arga:" Saya akan bawa kamu kerumah sakit.Saya tidak mau mami menyalahkan saya nantinya.

__ADS_1


Tari:" Saya akan tetap disini.


Arga:"Jangan keras kepala tari.Ayo...


Tari:" Saya akan tetap disini..


Entah mengapa air mata tari menetes begitu saja.


Arga:" Ayo tari jangan buat saya marah sama kamu.Daya tidak mau terjadi apa-apa sama kamu.Karena saya men....


Tari:" Jangan terlalu baik sama saya om.Bisa-bisa nanti saya salah paham atas kebaikkan om.


Arga:" Kamu ngomong apa sih.Jangan banyak bicara ayokk kita kerumah sakit..


Tari:" Saya akan tetap disini.


Arga:" Tari cukup keras kepalanya!!!!


Tari:" Tidak bisakah om berbicara lembut kepada saya.Om selalu marah sama saya.Saya tau om saya cuma ibu penganti buat anak-anak om tapi tidak bisakah om sedikit baik kepada saya.


Arga:" Jangan banyak bicara...


Tari:" Saya....


Arga:" Cukup tari ayoo kita kerumah sakit...


Arga langsung mengendong tari masuk kedalam mobil.Arga langsung melajukan mobilnya menujuh rumah sakit.Sesampai dirumah sakit tari langsung diperiksa oleh dokter.Beberapa menit kemudian dokter keluar dari ruangan dan mangatakan kalau tari demam dan harus dirawat disini sampai keadaan membaik.


Arga masuk kedalam ruangan tari terlihat wajah tari masih terlihat pucat.Beberapa menit kemudian mami papi dan anak-anaknya pun datang kerumah sakit.


Vino dan tania membuka pintu ruangan tersebit dan menanggis melihat tari belum sadarkan diri.


Vino:" Ibun jangan tinggalin kita.


Tania:" Ibunnn.


Arga:" Ibun baik-baik saja jangan menanggis.Ibun bentar juga sadar.


Vino:" Ibun gak akan ninggalin kita kan pa?


Arga:" Tidak sayang.


Tari sadar dari pingsanya dan kaget sudah berada dirumah sakit.Tari juga kaget melihat sikembar sedang memegang tangganya.


Tari:" Anak-anak ibun kenapa nanggis?


Vino:" Ibunnn...


Tania:" Ibunnn....


Vino:" Ibun janjii ya jangan tinggalin kita?


Tania:" Ibun juga gak boleh sakit-sakit?


Tari:" Iya...


Tari:" Masih pusing mami..


Mami:" Semoga cepat sembuh dan jangan kecapean.


Tari:" Ya mamiii...


Mami:" Karena kamu masih dirawat dirumah sakit mami akan mengurus dikembar dulu sampai keadaan kmau membaik.


Tari:" Maafpin tari mami.Tari merepotkan mami.


Mami:" Mereka juga cucu mami.Sekarang kamu fokus untuk kesehatan kamu saja.Dan kamu arga.Jangan terus-terusan kamu menekan tari?


Tari:" Mami om arga tidak pernah menekan tari mami.


Mami:" Arga...


Arga:" Ya mami.


Mami:" Kalo gitu mami papi dan sikembar balik ya.


Tari:" Ya mami.Vino tania jangan nakal ya?


Vino:" Ya ibun..


Tania:" Tania masih mau sama ibun?


Tari:" Tania besok ibun juga udah pulang.


Tania:" Tapi ibunnn...


Tari:" Pulang sama oma ya?


Tania:" Ya ibun.Tania saya ibun...


Mami:"Arga jaga tari dengan baik..


Arga:"Ya mami...


Beberapa hari kemudian...


Tari sudah sembuh dan terlihat sydah rapi bersama dengan vino dan tania.Tari sudah siap berangkat kekantor arga untuk membawakan arga makan siang dan izin untuk berjalan-jalan bersama sikembar.


Sesampai dikantor tari dan sikembar langsung menujuh ruangan arga.Karena ruangan arga sudah semakin dekat vino dan tania langsung berlari masuk kedalam ruangan arga tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.


Melihat kedatangan anak-anaknya terlihat wajah arga sangat senang.


Arga:" Kalian sudah datang?


Vino:" Ya papa...


Tania:" Papa masih sibuk?

__ADS_1


Arga:" Ya sayang..


Tari:" Mas ini bekal makan siangnya.


Arga:" Kamu bilang apa tadi?


Tari:" Mas..


Arga:" Ya letakkan saja disitu.


Tari:" Mas hari ini aku mau bawa anak-anak jalan kemall boleh?


Arga:" Iya...


Tari:" Papa udah kasih izin ayo kita berangkat?


Vino:" Papa kita jalan-jalan dulu ya sama ibun?


Arga:" Ya sayang.


Arga mencium kening anak-anak bergantian.


Tania:" Papa cium ibun dong?


Arga:" Hmmm..


Vino:" Ayo papa cium ibun juga..


Arga mendekat kearah tari dan mencium kening tari.Jantung tari dan arga berdetak kencang.


Tari:" Kalo gitu kita permisi mas.


Hari semakin sore tari vino dan tania sudah sampai dorumah setelah menghabiskan waktu dimall untuk bermain.Tari sedang sibuk menyiapkan makan malam karena mami dan papi arga akan datang kerumah.Makanan sudah tersedia diatas meja


Bel berbunyi terlihat mami dan papinya sudah datang.Mereka menikmatin makan malam bersama.Selesai makan tari membersikan piring diatas meja bersama pembantunya.Terlihat tania juga ikut membantu tari.


Sedangkan arga mami papi dan vino sedang berada diruang tamu berbincang-bincang.Terdengar suara piring pecah membuat semua orang kaget.Arga laget ketika mendengar suara tania menanggis.


Sesampai didapur arga kaget melihat tanggan tania berdarah.


Tari:" Jangan nanggis sayang.


Arga:" Ada apa ini?


Tania:" Papa...


Arga:" Tanggan kamu berdarah..


Tania:" Huhuhu papa sakit.


Arga:" Kamu bisa jaga tania gak sih?kamu ibu seperti apa sih.Sudah saya bilang daritadi hati-hati.Jaga anak kecil aja kamu tidak bisa.Ibu macam apa sih kamu?


Tania:" Papaaa..


Arga:" Ayo kita obattin sayang luka kamu.


Tari:" Tania...


Arga membawa tania masuk kedalam kamar diikutin mami papinya.Tari merasa sangat sedih karena tidak bisa menjaga tania dengan baik.Tari juga merasakan sangat sedih ketika arga membentaknya cukup keras.


Sesampai didalam kamar arga langsung mengobatin luka tania.


Arga:" Jangan nanggis lagi sayang lukanya sudah papa kasih obat.


Tania:" Papa jangan marah sama ibun?


Arga:" Kamu istirahat sayang ya.


Tania:" Ibun gk salah papa.Tania yang salah papa.


Mami:" Kamu dengarkan arga.


Arga:" Kamu bobok ya sayang.Vino jaga tania ya?


Vino:" Ya papa...


Mami:" Kamu keterlaluan arga.Tidla sepantasnya kamu bicara seperti itu sama tari?


Arga:" Ya mami arga salah.


Mami:"Minta maaf sama tari.


Arga:" Ya mami..


Arga mencari tari dikamarnya berkali-kali diketuk namun tidak ada jawaban sama sekali.Arga membuka pintu kamar dan tidka menemukan tari disana.Arga mencari tari ddan bertanya kepada pembantunya namun pembantunya mengatakan tidak tau nyonya kemana.


Arga terlihat panik karena handphone tari juga tidak bisa dihubungin.


Arga:" Kamu dimana sih?


Arga mengambil kunci mobilnya dan mencari tari disekeliling komplek rumahnya.Arga masih belum menemukan tari.


Tari merasa sangat sesak ketika arga mengatakan sesuatu yang menyakitin hatinya paling dalam.Arga berjalan keluar dari rumah dan terus berjalan entah kemana.


Tari menghentikan langkahnya untuk naik ojek menujuh kos lamanya.Sesampai dikos lamanya tari menanggis sejadi-jadinya karena kata-kata arga yang sangat menyakitin hatinya.


Tari:" Saya memang bukan ibun yang baik buat mereka..


Beberapa hari kemudian.....


Pagi ini arga mendapat surat dan langsung membukanya betapa kagetnya arga membaca isi surat tersebut.


Arga:" Saya tidak mauu....


Bersambung....


jgn lupa like komen dan rate 5 😍😍😍

__ADS_1


makasiii😍😍😍


__ADS_2