OMBAK RINDU DI MUARA KASIH

OMBAK RINDU DI MUARA KASIH
Bab 12


__ADS_3

"Assalamu'alaikum ibu, "sapa Arfan kepada ibunya,


"Wa'alaikum salam sayang, "jawab ibunya.


"Awal bangun Fan, awal mau pergi kerja ya, "ucap ibunya.


"Nggak juga ibu, kan semalam aku awal tidur, jadi awal lh bangun hehe, "jawab Arfan dengan senang,


"puan sarapan nya udah sedia, "ucap Mak Bedah bibi di rumah itu tersebut.


" Ayok Fan kita sarapan dulu, sebelum kamu berangkat kerja, "ucap umi kalsum lagi


Umi kalsum dan Arfan pergi ke ruang makan untuk sarapan, sambil mereka ngobrol kosong, tidak lama kemudian, Arfan pun selesai untuk sarapan, Arfan berrehat sebentar, setelah Arfan berrehat, Arfan memberi salam kepada ibunya dan terus berangkat pergi kerja.


Di kantor Arfan sudah sampai, tidak lupa menyapa kepada karyawan-karyawan nya, sebelum Arfan masuk ke ruangannya, Arfan mengarahkan Laila selaku seketaris nya masuk ke ruangannya dan Arfan pun masuk,


Tidak lama beberapa minit,


"Tok..!tok..!tok..! pintu Arfan di ketuk,


"Masuk, " jawab Arfan,


Laila pun masuk, "Selamat pagi Tuan, "sapa Laila.


"pagi juga Laila, sila duduk dulu, " jawab Arfan dan terus memulai omongan nya


"Laila, besok aku mau libur ya, jika ada kerja-kerjaan yang tertinggal itu, gak usah khawatir, aku akan selesaikan hari ini dan selebihnya, aku serahkan kepada Hendra,


"Baik Tuan, liburnya berapa hari? "pertanyaan Laila.


" Hhhmm, dalam empat hari gitu, "jawab Arfan lagi,


" Dan satu lagi, jika ada siapa- siapa yang nyariin aku, bilang aja aku outstation,


"Jika putri dateng nyariin Tuan, gimana?, aku jawab apa Tuan, " pertanyaan Laila.


"Jawab yang sama juga, gak usah di kasih ribet-ribet, " jawab Arfan,


"Baik Tuan, kalau gak ada apa-apa lagi, aku izin keluar Tuan, " ucap Laila.


"Ya, silakan, " jawab singkat Arfan,

__ADS_1


Hampir selesai kerja kerja Arfan, tiba-tiba putri malisha dateng,


"Haii...!! sayang, "sapa Putri Malisha, sambil putri Malisha membuka pintu ruangan CEO, Arfan pun terkejut dan mengangkat kepala nya, meliat siapa yang dateng.


"Hai, "jawab Arfan pendek.


"Sayang, kamu kenapa sih, kok cuek sama aku, "ucapa sedih Putri malisha,


"Bukan cuek Lisha, ni aku lagi sibuk, kamu datang sini mau apa lisha,


"Loh kamu nanya, mau apa aku ke sini, apa kamu lupa ya, kan semalam aku bilang sama kamu kita keluar jalan jalan dan terus lunch, "ucap Putri Malisha rasa kesel.


" Ooo..!! yaaa!!! sorry Lisha, aku lupa,


"Apa sih kamu fan, kok lupa, baru semalam udah lupa, kamu mikirin apa sayang, "ucap manja Putri malisha, sambil dia memeggang pundak Arfan dari belakang.


"Nggak ada apa-apa aku fikirkan Lisha, cuma mikirin kerja ja ni, yang gak kelar-kelar.


Putri Malisha duduk di kerusi yang berhadapan Arfan, dalam kesunyian di ruangan Arfan, Malisha memulai obrolan nya,


"Sayang kita sudah lama bertunang toh, masasih kamu itu kurang banget perhatian sama aku, " ucap Putri malisha lagi.


"Lisha, kurang gi mana tuh, aku gak ngerti, coba jangan lebay banget sih, "ucap Arfan dengan rasa sebal,


"Terserah aku Lisha, "jawab Arfan singkat,


"Kamu gak sayang aku ya Arfan, " ucap Putri Malisha.


"Udah lisha, gak usah rewel banget sih, terserah kamu mau omong apa, satu aja aku pesan sama kamu, cinta gak bisa di paksa lisha, " ucap Arfan dengan tegas,


Putri Malisha, terus diam, saat Arfan mengatakan itu padanya, namun Putri Malisha gak mau kalah, pasti satu saat nanti kamu melutut pada ku Arfan, " gerutu Malisha dalam hati,


Setelah selesai Arfan menyelesaikan sebahagian kerja-kerja nya tadi, Arfan pun bangun dari kerusinya, Arfan rasa malas, kerna kerjanya masih ada separuh belum selesai, memandangkan janji untuk keluar bareng Malisha terpaksa di tangguhkn sementara.


"Ayuk kita keluar, gak usah lebay sangat Lisha, ucap Arfan sambil menuju ke pintu,


Malisha pun bangun dan mengikuti buntut Arfan,


Setelah mereka berada di ruangan kantor karyawan, Arfan pergi ke meja Laila, untuk memberitahu bahawa dirinya mau keluar sebentar untuk lunch bersama tunangnya,


Laila hanya mengiyakan saja.

__ADS_1


Arfan dan Malisha, sudah berada di lantai bawah, "Arfan gimana, kamu yang nyetir mobil ku, bisakan? "tanya Malisha,


"Okey bisa aja, "jawab Arfan.


Malisha pun memberi kunci mobilnya ke Arfan, mereka pun masing masing membuka pintu mobil dan mereka pun duduk bersampingan.


sesampai nya Arfan dan Malisha, di kota itu, mereka pun pergi terdahulu ke restoran mewah, untuk lunch, tanpa membuang masa mereka pun duduk, tidak lama mereka pun di datangin pelayan restoran itu tersebut, " Selamat sore, "ucap pelayan itu, sambil memberi menu kad.


Arfan dan Malisha memilih-milih menu yang tertulis di kad itu, mengikut selera mereka masing masing dan terus memesan,


Setelah selesai, pelayan pun pergi, sementara menunggu makanan yang mereka pesan itu, Malisha pun memula kn obrolan nya.


"Sayang, kapan sih kita nikah?, udah berulang kali aku nanyain kamu sayang, " ucap Malisha.


"Entah lah lisha, aku pun gak tau kapan, bisa gak, gak usah bahaskan hal ini sekarang? "ucap Arfan,


Beberapa minit yang lalu, Arfan dan Malisha selesai makan, setelah Arfan membayar makananyang mereka makan itu tadi, mereka pun keluar dari restoran,


" Sayang! bisa teman aku ke toko butik Arjuna, soalnya aku mau nyari baju untuk shotting pemotretan produk beutyspell, " ucap Malisha dengan senang,


"Okey bisa, " jawab Arfan,


mereka pun masuk ke mobil, lalu mereka pun pergi ke butik yang Malisha maksudkan,


Sesampai nya di butik itu, mereka berdua pun turun, Malisha masuk kedalam toko itu, Arfan pun turut ikut belakang Malisha,


semua pelayan pelayan menyambut kedatangan mereka dengan ramah,


Malisha pun terus meliat baju baju sambil senyum senyum, hati Malisha seneng saat ini, Arfan pun tidak kecuali, dia pun turut meliat baju baju yang ada di situ, tiba tiba Arfan terliat baju gaun panjang berwarna biru laut, Arfan pun menyentuh baju itu, Arfan teringat Alfera, "sepertinya cantik baju ni jika Alfera pake, "bisik hati Arfan,


" Sayang..! "panggil Malisha, Arfan hanya memandang sahaja,


"Sayang liat apa sih, "tanya Malisha.


" He'em gak papa lisha, ni baju cantikkan, kamu gak suka, "jawab Arfan bohong.


"hhmm! " blue color gak minat lah sayang, warna yang ini aku mau, pink color, "Jawab Malisha sambil menunjukin baju yang dipegangnya,


"Okey, kamu mau yang itu, are you sure, " tanya Arfan,


yes..!!, "jawab Malisha dengan happy nya.

__ADS_1


Arfan pun terus membayar barang-barang yang Malisha belikan tadi, mengunakan kad kredit gold, tanpa membuang masa, mereka pun kembali ke kantor, kerna Arfan buru-buru menyelesaikan kerjaan nya yang di tangguhkan tadi.


BERSAMBUNG😊😊


__ADS_2