
Setelah Arfan selesai mandi,Arfan pun segera memilih milih baju untuk di pake ke kantor,
Setelah selesai beres- beres,Arfan pun segera keluar dari kamarnya terus turun ke lantai bawah,menuju ke ruang tamu.
Arfan segera menemui ibunya yang masih lagi berada di belakang tadi,terus memberi salam dan mencium tangan ibunya,
"ehh! Arfan gak sarapan dulu,ini ada hidangan udah tersedia nak fan",ujar ibunya.
"Gak bu!,aku lagi ni buru- buru,udah telat,
"Assalamualaikum bu!,sambil Afan berjalan pergi,
"waalaikumsalam jawab salam umi kalsum.
Ammar sufir Tuan Arfan,udah bersedia sejak dari tadi menunggu Tuan Arfan selesai.
"pagi tuan udah selesai,sapa ammar kepada Arfan.
"ya!, "udah selesai ayuk buruan jalan aku lagi udah telat ni,
"baik Tuan jawab Arfan dengan segera membuka pintu belakang supir,Arfanpun segera masuk,tidak membuang masa Ammar pun turut dan terus mengemudi.
Jam 9.00 pagi,Tuan Arfan pun tiba ke kantor,sepertinya hampir 1jam perjalanan dari rumah ke kantor perusahaan nya.
Sebelum Tuan Arfan masuk keruangan kantornya,Arfan memanggil laila,
"laila!!!...."ya Tuan Arfan!,aku disini ada apa ya Tuan?,
"masuk ke ruangan kantorku sebentar,arah Tuan Arfan
__ADS_1
"baik Tuan,laila menurut dan megikutin Tuan Arfan dari belakang.
Laila ada seketaris Tuan Arfan,yang telah dilantik sejak dulu dari ayahnya lagi.dan masih bertahan hingga sekarang dan tempat Arfan bertanya apa-apa saja info semasa di kantor.
Laila hanya berdiri saja depan Arfan,menunggu Arfan bertanya apa-apa soalan.
"he'em!!. "apa-apa info hari ini laila, "
"gak ada apa-apa setakat hari ini tuan,cuma amella karyawan kita yang berada di tapak projek perhotelan kita yg masih dalam binaan itu,baru barusan nelepon,nyari Tuan.
"ho'oh! " info apa dari amella,"bilangnya ada kertas kerja harus Tuan tandatanganin,kertas kerja itu hsrus di tandatangin dengan cepat Tuan,
" ho'oh okey, "ada lagi
"ada lagi Tuan,laila belum habis berbicara lagi,
"Putri malisha Tuan ada datang nyari Tuan,bilangnya lama gak ketemu Tuan bilangnya.bilangnya lagi,putri nelepon Tuan,Tuan gak jawab,nampaknya putri seperti kesel sama Tuan.
"itu aja!? "ya Tuan! "okey kmu bisa keluar udah,
"baik Tuan laila pun pergi ninggalin Tuan Arfan.
Arfan diam sejenak sambil memikirin tentang putri malisha.
putri malisha adalah tunang Tuan Arfan,bakal menantu pilihan ibunya.
Arfan sebenarnya,tidak setujuh sangat tentang penjodohan itu,tapi ibunya memaksa,mau tidak mau Arfan terpaksa terima,
Bukan kerana Arfan belum bersedia untuk menikah,tapi Arfan tidak suka dengan sikap putri malisha,putri malisha adalah sejenis wanita matre
__ADS_1
❁ ≖≖✿❁ ≖≖✿❁ ≖≖✿❁ ≖≖ ❁
Di rumah,umi kalsum masuk kedalam rumah kerna udah terlalu lama udah dirinya di luar sambil memikirkan sikap anak tunggalnya itu,umi kalsum seperti tidak puas hati.
Umi kalsum naik ke lantai dua dan dia terus masuk ke kamar anaknya,tidak jauh dari arah tangga kamar Arfan,umi kalsum pun membuka pintu kamar Arfan dan masuk.
Umi kalsum melihat- lihat mana tau ada someting,namun umi kalsum tidak menemukan apa-apa pun.
❁ ≖≖✿❁ ≖≖✿❁ ≖≖✿❁ ≖≖ ❁
Arfan sudah berada di tapak projek bareng teman nya Hendra,Hendra adalah menagers Tuan Arfan,
Mereka pun terus menemui Amella dan mengurusi apa-apa yang amella butuhkan,termasuk menandatanganin yang amella minta.
Setelah Tuan Arfan selesai urusan dan bincang-bincang bersama amella,mereka pun pergi ke restoran untuk makan,kerna jam menunjukkan jam 1.00 WIB.
"gimana kita makan ayuk," Arfan memulakan bicaranya,kepada Amella dan Hendra.
"Terserah kmu bro hehe,apa kmu mau belanja ya,jawab Hendra,Hendra biasa memanggil Arfan perkataan bro,kerna mereka ni emang bersahabat.
" ya terserah kamu Tuan,aku ikut aja,"jawab amella
Dan mereka pun pergi bareng ke restoran yang berdekatan.mereka pun masuk ke restoran yang biasa aja,namun makanan nya enak-enak juga,
Mereka pun memilih meja untuk mereka bertiga,setelah tempat itu rasa yang selesa,mereka pun duduk.
BERSAMBUNG
SELAMAT MEMBACA😊
__ADS_1
Jangan lupa,likekomen,gift,vote,ads...seikhlas nya