
Arfan pun sudah sampai di rumah,tepat jam 8 pagi waktu wib,Tuan Arfan terus menemui ibu nya,yang berada di halaman belakang rumah yang mewah itu,
halaman yang bersih serta luas dan ada pondok tempat beristirehat,baik untuk menghirup udara segar di pagi hari,serta kolam mandi.
"Assalamualaikum ibu!," Waalaikumsalam,"eeehh Arfan,anak ibu ni kenapa pagi nya baru pulang,semalam tidur nya dimana Arfan!?,
"he'em,di rumah teman ibu,"jawab Arfan dengan santai,"ibu Arfan memandang Arfan dengan tanda heran,"teman kamu siapa lagi Arfan!?,
setahu ibu,teman kamu hanya Hendra aja,itu pun udah nikah!,"jawab ibu Arfan,
Namun Arfan hanya membisu saja,tidak menjawab apa pun pertanyaan ibu nya.
Arfan berpura-pura tidak mengerti apa ibunya omongin barusan,
"Gak apa-apa ibu,aku kan anak laki-laki,so!ibu gak usah khawatir ya,
"aku naik ke kamar dulu ya ibu,mau mandi",dan mau beres-beres pergi ke kantor,"jawab Arfan sambil berjalan ninggalin ibunya disitu.
__ADS_1
Puan umi kalsum,ibu tunggal,ibu kepada Tuan Arfan bin Raz Hasbullah,
umi kalsum termenung mengingati sikap anak tunggalnya barusan.
Dia merasa aneh sejak akhir2 ni selalunya pulang pagi hari,
"hhmm ngeluyur entah kemana anak ini, "hati umi kalsum berkata-kata
Tuan Arfan ayyan bin raz habullah,ayah Tuan Arfan memiliki perusahaan perhotelan terbesar di pendesaan kuantan malaysia.
Ayah Arfan telah pergi buat selama sejak Arfan berusia 5 tahun,dan ayah Arfan ninggalin perusahaan nya itu
so!'sekarang ni Tuan Arfan menganti tempat ayah nya di perusahaan itu sebagai CEO.
˚˙༓࿇༓˙˚˙༓࿇༓˙˚˙༓࿇༓˙˚˚˙༓࿇༓˙˚˙༓࿇༓˙˚˙༓࿇༓˙˚˚˙༓࿇༓˙˚˙༓࿇༓˙˚
Alfera masih berdiam diri di dalam kamar hotel itu,menangis mengenangkan dirinya gimana akhirnya,
__ADS_1
Alfera tidak langsung tau apa-apa,Alfera bangun dari ranjang itu,berjalan menuju kearah jendela yang ditutupi langsir putih.
Alfera meliat-liat di luar,namun dia tidak tau dimana tempat ini,sambil merenung di luar sana,Alfera berfikir
mengharap lelaki yang dia tidak kenali itu,apakah sanggup menikahin nya,ya yang benar,Alfera adalah wanita yang baik,belum pernah lagi Alfera tidur bersama laki-laki lain,malah pacar pun gak ada.
Alfera kaget dengan ketukan pintu,
"Tok..tok..tok...pintu kamar Alfera di ketuk,namun Alfera tidak menjawab apa-apa pun,Alfera hanya meliat saja pintu itu dengan wajah malas,baginya terserahlah aja,aku sudah capek.
Tapi,mau tidak mau Alfera terpaksa membuka pintu tersebut,kerna pintu kamar di kunci dari dalam tidak akan berhenti mengetuk selagi belum dibukain,dengan malas Afera harus membukanya juga.
Alfera membuka Pintu itu,yang masuk mummy fellia,"adik manis ini makanan nya dan air minum,makan ya,jangan tidak makan pula,nanti tiada tenaga",ujar mummy fellia sambil senyum-senyum lirih,"sambil Alfera berjalan menuju ke ranjang,hanya sekilas pandang saja meliat makanan yang ada di meja tepi ranjang yang mummy fellia letakkan itu
mummy fellia,bertanya,adik nama kamu siapa ya!?,Alfera Zahara jawab Alfera dengan santai,"ho,oh cantik ya namamu,
seperti orangnya juga hehe.
__ADS_1
Will!!...jika gak ada apa-apa,aku keluar dulu lah ya Alfera!!,"makan ya mummy fellia mengingatin Alfera lagi.
SELAMAT MEMBACA😚