OMBAK RINDU DI MUARA KASIH

OMBAK RINDU DI MUARA KASIH
Bab 5


__ADS_3

Arfan keluar dari kamarnya dan terus kedapur, mencari kelibat ibu nya, yang berada di situ,ibunya sedang menyiapkan hidangan untuk makan malam ini bersama bibi mereka yang bernama bedah, tapi mereka mengelarkan mak bedah.


" ibu..! mak bedah..! "masak apa malam ni, " mak bedah menjawab pertanyaan Arfan,Mak bedah masak ikan asam pedas,kangkung masak sambal,rebung masak lemak manis, "jawab mak bedah dengan senang hati nya,


" wooww mak bedah kalau soal masak pasti enak-enak loh.


"pasti dong..! " ini kan mak bedah hehe, "dengan girangnya mak bedah.


Semua makanan nasi lauk pauk, udah tersedia di meja makan, umi kalsum pun bersuara, " ayuk kita makan Arfan, "ya ibu! " jawab Arfan,


Dalam suasana yang aman, si ibu dan si anak pun mula lah untuk makan dengan lahap nya,tidak lama beberapa minit itu mereka pun selesai makan,dan umi kalsum memulakan bicara,


"Arfan malam ni kamu mau kemana? " pertanyaan umi kalsum kepada anaknya.


"gak kemana mana ibu, cuma aku mau bertemu sama kliean aja ibu, ada urusan kerja yang harus di bereskan tentang projek baru itu ibu, " jawab Arfan dengan santai.


Arfan berbohong kepada ibunya,kerna Arfan gak mau panjang cerita sama ibunya, Arfan kenal siapa ibunya yang kuat ngomel, "pusing disini ngomel di sana ngembek, " gerutu Arfan.


Umi kalsum terdiam dengan jawapan Arfan, apa yang umi kalsum dengarin dia percaya saja walaupun ada keraguan dalam hatinya, " yala Arfan jika seperti itu, ibu percaya sama kamu, pulangnya jangan malam banget Arfan, "pesan ibu Arfan terhadap anak tunggalnya


"Baik ibu, kalau gitu Arfan pergi dulu ibu, Arfan memberi salam dan mencium tangan ibunya, " Assalamualaikum ibu, "waalaikum salam, " jawab umi kalsum,

__ADS_1


Dalam perjalanan Arfan, melihat-lihat suasana sekililing diluar,terliat lampu jalan neon bercahaya indah, serta lampu-lampu bangunan yang tingi -tinggi, menuju ke hotel bar mummy fellia, sepertinya Arfan merindui seseorang di sana.


Lebih 1jam perjalanan,Arfan pun tiba ke tempat yang di tuju, Arfan berligar keliling mencari ruang parking, akhirnya ketemu juga ruang parking, kerana saat Arfan datang ke hotel bar mummy fellia pasti Arfan nyetir sendirian,


Tidak membuang masa, Arfan pun masuk ke dalam hotel bar, Apa lagi pasti di sambut dengan mesra, si pemilik bar tersebut iaitu mummy fellia,


Hai sayang..!! lama tidak nonggol,kenapa?!


will i'm busy mummy!, "Cewek tu apa kabar mummy?!


" Dia baik baik saja Arfan, cumaaaa! kuliat dia seperti sedih, gak tau sedih kenapa,mungkin kangen sama kamu kali ya hehe,


ngobrolan mummy menbuat Arfan rasa geli, ya cewek tu Arfan gak kenal, lagi pun cewek j...l..ng,


Okey mummy kalau gitu,aku naik sono dulu ketemu sama cewek tuh,


"Okeyy.....baik-baik moga nyaman loh, " jawab mummy fellia,


Arfan pun segara ninggalin mummy fellia,tiba di depan pintu bernombor 314, Arfan pun mengetuk pintu beberapa kali,


Alfera membuka pintu tersebut, dia karget melihat cowok yang dateng, seperti Alfera mengenalinya, seperti tidak,

__ADS_1


maksudnya Alfera lupa-lupa ingat gitu, tapi Alfera tidak bisa banyak omong, kerna dirinya sedar berada dimana sekarang.


"Masuk Tuan! "Alfera mempersilakan Arfan masuk ke dalam kamar, Arfan pun masuk seperti biasa aja, Alfera duduk di tepi ranjang, Arfan pun turut sama duduk di samping Alfera,


Sambil Arfan menyentuh pipi Alfera, dengan Alfera cepat mengelak, menanda kan gak ingin di sentuh, tapi Arfan hanya tersenyum meliat kelakuan Alfera,


"Kamu jangan coba-coba mengelak sama aku ya perempuan..! "kata Arfan yang kasar dikit, Alfera hanya diam saja,


"kamu itu!.."aku udah bayar sama pemilik hotel ni,


so kamu jangan menolak apa keinginan ku ngerti, "tegas Arfan lagi,


Alfera hanya diam saja, tidak menjawab apa yang Arfan bicarakan sebentar tadi, tidak terasa airmatanya Alfera menitis, Arfan yang meliat Alfera ada perasaan kasian, namun Arfan tetap menahan keegoan nya sebagai lelaki,


"Dengar sini, kamu sudah aku beli, jadi kamu itu milik ku,


"Aku milikmu, tapi tidak halal, Tuan aku mohon,halalin aku Tuan jika kamu mau aku melayan mu,biarlah yang sudah bernikah Tuan,aku gak mau berzina tuan,aku harap Tuan mengerti, "akhirnya Alfera bersuara memohon pengertian terhadap Tuan Arfan.


"gimana aja Tuan, aku sanggup, jika tuan udah punya isteri pun aku sanggup jadi isteri no dua atau isteri simpanan sekalian pun gak papa Tuan asalkan kita udah bernikah udah cukup bagi ku, aku mohon Tuan.


Bersambung apa Tuan Arfan menikahi Alfera ya?

__ADS_1


Hehe...


__ADS_2