OMBAK RINDU DI MUARA KASIH

OMBAK RINDU DI MUARA KASIH
Bab 7


__ADS_3

Umi kalsum tersedar dari tidurnya, dia pun bangun merasa dirinya haus, Umi kalsum bergerak menuruni anak tangga terus pergi ke ruang dapur, Dia membuka kulkas,


lalu mengambil botol air yang sudah terisi,


Umi kalsum duduk di kerusi meja makan ruang dapur, Suasana dalam rumah yang besar amat sunyi, iya malam yang udah jauh semua orang tidur dibuai mimpi.


selesai umi kalsum minum,dia pun berjalannya ninggalin ruang dapur, Saat umi kalsum lewat di ruang tamu teringat anaknya Arfan, Umi kalsum pergi ke jendela depan lalu mengintip diluar tapi umi kalsum gak keliatan mobil Arfan di parkingan tersebut,


"Astagfirlullaalhaziim ni anak, belum pulang-pulang ya,malam udah masasih belum pulang, kemana anak ni nengkrong, " bisik hati umi kalsum


umi kalsum pun naik anak tangga menuju kelantai dua,sambil meliat jam melekat duduk manis di dinding, Menunjukkan udah jam 1.15 pagi,


umi kalsum pun hanya diam,terus masuk ke kamarnya, Umi kalsum mendapatkan handphone nya yang berada atas meja samping ranjangnya, Umi kalsum ingin menelepon Arfan, Saat Umi kalsum membuat panggilan, Ternyata tidak bersambung, Bererti Arfan dalam perjalanan atau di kawasan jaringan nya gak stabil,


Umi kalsum rasa penasaran kelakuan nya, "Bilangnya mau ketemu sama kliean,masasih sampe jam segini belum pulang, Ditelepon gak dapat, masasih ketemu sama kliean di hutan, issshhh ini anak gerutu umi kalsum.


Umi kalsum pun capek memikirkan anak tunggalnya, Dia pun langgsung aja sambung tidur nya yang terputus.


° ∆ -------- ••• ------- ∆ °° ∆ -------- ••• ------- ∆ °

__ADS_1


Perjalanan yang jauh,memakan masa lebih kurang dua jam, Akhirnya Arfan dan Alfera sampe ke tempat yang dituju.


Arfan meluruskan kaki nya, Agak sengal-sengal kerana capek nyetir, Arfan berdiam seketika, Sambil meliat Alfera di sampingnya telah tertidur pulas, Arfan meliat jam udah menunjukkan tepat jam dua pagi,


tanpa membuang masa Arfan pun mengerakkan Alfera,


"Alfera..!! "Alfera..!! berapa kali Arfan mengerakkan Alfera, baru alfera tersedar, Rupanya dirinya tertidur pulas di dalam mobil Arfan gak sedar diri,


" ki...ki..kita sudah sampe Tuan, "Alfera berkata dengan nada grogi.


" iya kita udah sampe, ayuk turun, "jawab Arfan tanpa meliat Alfera,


Mereka pun sama-sama turun keluar dari mobil tersebut, Arfan mendahului Alfera, manakala alfera mengekori Arfan dari belakang sambil mata nya meliar- liar melihat keliling kawasan halaman rumah yang cantik serta luas.


Setelah pintu udah terbuka, Arfan pun mempersilakan Alfera masuk,


Saat Alfera masuk, Alfera kaget meliat ruang rumah yang luas, semua barang-barang tersusun kemas,


" kenapa? "Alfera kaget sapaan Arfan, " gak ada apa-apa Tuan, Ini rumah siapa Tuan, "tanya Alfera.

__ADS_1


" Ini rumah aku, jadi kamu tinggal disini aja, kamu minta keluar dari sana, jadi kamu tinggal disini, "jawab Arfan santai.


" Apa aku tinggal di sini hanya satu orang Tuan, Sepertinya rumah ni sunyi sepi, "tanya Alfera lagi.


iya! " kamu hanya 1 orang aja sini, gak ada siapa-siapa disini, Rumah ini aku baru beli enam bulan yang lalu, gak ada siapa-siapa yang tau rumah ni, Enakkan disini, daripada kamu duduk di sono melayan orang macam- macam, lebih baik kamu layan aku seorang saja, "sambung Arfan bicaranya sambil memandang Alfera,


Alfera hanya diam, tidak tau mau omong apa lagi.


So! " Ini kunci rumah, kamu diam-diam di sini, Aku udah capek dan mau pulang, Kapan-kapan meninginkan aku dateng.


"hhmm..! soal makanan nanti aku suruh supir Ammar hantar sini ya, Kerna aku gak bisa sering-sering datang sini, "itu kata-kata Arfan dan juga pesanan nya.


Alfera hanya mengangguk-angguk kepalanya tanda faham, Dia tidak lagi menjawab perbicaraan Arfan.


Arfan terus pergi tanpa pamit sama Alfera, Alfera seprti dirinya dalam kebinggungan sambil dia menutup pintu rumah, Alfera berligar ligar di ruang rumah yang agak luas, oleh kerana Alfera terasa amat capek dan ngantuk, Alfera pun mencari-cari kamar untuk tidur,


Alfera terliat sebuah tangga, sepertinya tangga itu adalah tangga naik ke lantai atas, " hati Alfera berkata,


Alfera pun naik sampai di atas banyak pintu-pintu, "Apa pintu-pintu ni, Pintu kamar semua ya, " Alfera berkata sendiri. Afera membuka 1 pintu baris yang pertama, Alfera sangat kagum, Wooowww besar ruangnya, "kata Alfera dengan semangat.

__ADS_1


tanpa banyak berfikir Alfera langsung menghempas tubuh nya di ranjang, tidak sedarkan diri,Alfera tertidur terus.


BERSAMBUNG😊


__ADS_2