Opelayanku Yang Tak Terduga

Opelayanku Yang Tak Terduga
#13


__ADS_3

EPISODE13


episode sebelumnya


sarah berbincang kepada ken setelah ken keluar dari ruangan tersebut ken tidak bisa melupakan kata kata sarah


Ken: tidak nona.


Sarah: tapi aku merasa kau menyebunyikan sesuatu dari ku


Ken: saya tidak berbohong


Serah: katakan dengan jujur saja


Ken: saya benar benar tidak bohong


Sarah: banarkah. Tapi kenapa kau selalu ada di saat aku dalam bahaya?


Ken: it.. Itu hanya insting saja


Sarah: benarkah ? (memandang dingin ke arah ken)


Ken: hahaha (tawa palsu) ternyata nona tidak bisa di bohongi


Sarah: hmmm. jelaskan


Ken: tapi tuan melarang untuk memberitahu nona


Sarah: beritahu aku sakarang


Ken: tapi nona....


Sarah: tidak ada alasan


Ken: baiklah


Sarah:....


Ken: jadi di di satiam aksesoris gelang yang sering di pakai nona. Di dalamnya sudah di taruh radar. Jadi di manapun dan kemanapun nona pergi. saya dan yang pelayan lainnya bisa melacak nona. Dan tau keadaan nona


Sarah: baiklah pergilah.


Ken: baik nona


Sarah: huh (aku pikir jika aku keluar dari kediam park aku akan bebas ternyata setelah aku mendengar ada radar di semua aksesorisku itu sama dengan mengurungku di dalam baja besi *dalam hati sarah) sudalah tidur saja

__ADS_1


Di sisilain ken yang setelah berbincang dengan sarah.ken merasa kurang nyaman dan kurang aman


Glann: kenapa tuan berkeringat?


Adam: tidak papa


Glann: apa yang nona muda katakan?


Adam: bukan apa apa. Pergilah


Glann: baik tuan


Adam: huh (kejadian tadi sangat membuat ku tega aku kirang akan ketahuan *dalam hati adam) sudalah lupakan saja


Sarah: kak bagaimana ini?. Ibu sudah tidak ada


Elis (kakak kandung sarah): tidak papa masih ada ayah. Ayah pasti akan menjaga kita


Sarah: tapi ayah tidak pernah memperhatikan kita


Elis: itu tidak benar


Sarah: tapi kak


Elis: tidak papa


Elis: terimakasi ayah


Ayah sarah: tidak papa ini untuk putri ayah uang sangat pintar


Elis: aku sayang dengan ayah


Sarah mengintip kakak dan ayahnya dari luar ruangan dan sarah menangis. Setelah itu sarah pergi dan ia berlari menuju ke kamarnya


Sarah: hik hik (kenapa ayah hanya memperhatikan kakak. bahkan ayah selalu memberikan hadia Kepada kakak)


Kriiiiiing kriiiiiing (suara jam)


Sarah: termyata hanya mimpi. Kenapa setiap aku tertidur hanya ada mimpi buruk (dingin). Kejadian yang selalu terulang dalam benak ku


Tok... Tok....


Ken: apakah nona sudah bangun ?


Sarah: ya

__ADS_1


Ken: apakah saya boleh masuk?


Sarah: ua masuklah


Ken: selamat pagi nona. Apakah tidur anda nyeyak?


Sarah: ya


Ken: saya akan menyiapkan air mandi untuk anda


Sarah: ...


Tok... Tok...


Luois: nona apakah saya boleh masuk?


Sarah: ya


Louis: selamat pagi nona apakah nona ingin sarapan di kamar anda atau di bawah


Sarah: aku akan sarapan di bawah saja


Louis: baik nona saya akan menyiapkannya


Sarah: ya


Ken: nona airnya sudah siap


Sarah: baiklah


Louis: kalau begitu saya pamit undur diri


Sarah: ya


Ken: apakah nona mau saya bantu berdir?


Sarah: tidak. Aku akan mencoba berdiri


Ken: baik


Sarah mencoba untuk berdiri sendiri tapi ia tidak bisa perdiri karena kakinya masih sakit


Sarah: ah


Ken: apakah nona tidak papa?. Saya akan menggendong nona, nona tidak perlu memaksakan diri

__ADS_1


#BERSAMBUNG


__ADS_2