Opelayanku Yang Tak Terduga

Opelayanku Yang Tak Terduga
#42


__ADS_3

EPISODE42


episode sebelumnya


sarah bermain dengan sean lalu adam sedang duduk di gazebo memandang sarah


Adam melihat ke arah sarah lalu ia masuk ke dalam villa ia berjalan menuju ke ruang bacanya. Setelah sampai di ruang baca adam duduk di kursinya ia memejamkan matanya


Adam: besok


Di lain sisi sarah. Sarah sedang bermain dengan sean saat itu ada seorang pelayan yang memanggilnya


Sarah: ada apa


Pelayan: nona, hari ini nona harus terapi


Sarah: sekarang


Pelayan: ya nona.


Sarah: baiklah


Sarah menggendong sean lalu ia masuk ke dalam villa tersebut ia masuk kedalam kamarnya lalu datangan lah seorang terapis. Di sisi lain david


Perawat: tuan ini hasinya

__ADS_1


Perawat itu menyodorkan hasil dna jay dan sarah, davit menerima hasil dna tersebut lalu ia membukanya ia kaget saat ia melihat hasil dnanya. lalu ia pergi ke villa ressaun. Di sisi lain hana, hana sedang berbicara dengan seseorang dalam cafe, lalu seseorang itu mengeluarkan buntalan dari saku jaketnya dan ia menyodorkanya ke pada hana, lalu hana memberi uang kepada orang itu, lalu orang tersebut pergi


Hana: sarah besok adalah hari yang terindah dan terburuk bagimu juga haha(tertawa licik) senyuman mu yang menjengkelkan itu akan lenyap


Di sisi lain sarah, sarah selesai menjalani terapi lalu ia keluar dari kamarnya ia, ia mencari sean saat ia swdang mencari sean ia melihat davit masuk ke ruang baca adam, sarah mencoba menguping pembicaraan mereka dari luar ruangan


Davit: dugaan mu benar


Davit menyerahkan hasil dna tersebut ke pada adam, lalu adam membuka amplop tersebut


Adam: hu (menghembuskan nafas) jadi sarah bukanlah anak kandung jay


Davit: apa rencanamu selanjutnya


Davit: baik tuan


Sarah yang mendengar hal tersebut dari luar sarah sangat kaget, ia berlari mrnuju kamarnya lalu mengunci kamarnya, sarah mencoba menahan tangisannya, saat davit ingin keluar dari ruang baca adam davit menyadari kalau sarah ada di depan ruang baca, dan juga adam menyadari hal tersebut, lalu adam pergi ke kamar sarah, adam iningin masuk ke kamar sarah tetapi ia tidak bisa masuk


Adam: sarah buka pintunya


Sarah: ....


Adam: sarah aku bilang buka pintunnya


Sarah: jangan masuk hik... Hik...

__ADS_1


Adam: buka sekarang


Sarah: .....


Tampa berpikir panjang adam langsung menemdang pintu tersebut, sarah kaget karena hal itu. Adam berjalan menuju ke arah sarah lalu darah mulai mundur karena takut sampai di ujung ruangan tersebut. sarah sadar kalau ia sudah di ujung ruangan kamarnya, ia ingin mengabil gelas yang berada di mejanya tetapi sarah kalah cepat dengan adam, adam memegang tangan sarah lalu ia mendempetkanya di tembok tepat di atas kepala sarah,


Adam: kenapa kau menghindar


Sarah: ....


Adam: apakah kar....


Adam melihat mata sarah yang habis menangis, lalu adam melepaskan satu tangannya untung mengusap air mata sarah sedangkan tangan adam yang satunya lagi tetap memegang tangan sarah


Adam: (perempuan ini selalu membuat ku ingin merasakanya *dalam hati)


Adam mencium sarah, lalu sarah menggigit adam, adam dalam sekejab langsung melepaskan ciumanya


adam: hmm kau melakukannya lagi


sarah: ...


adam: apakah kau masih ingat saat di pesta pertunangan temanmu


#BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2