
EPISODE38
episode sebelumnya
adam tidak bisa menemani sarah sampai tuntas karena adam harus kembali ke kantornya
Tok... Tok...
Sarah: masuk
Pelayan: tuan berpesan untuk membantu nona melepaskan gaunnya sarah: oh ya
Sarah melepaskan gaunya dan berganti pakaian yang dati saat ia keluar dari ruangan tersebut, ai melihat felix yang berdiri di depan ruang gantinnya, felix menempelkan punggunya dan ia menghadap ke bawah, sarah kaget tetapi ai tetap tenang dan ia mencoba intuk mengabaikannya, saat sarah ingin pergi felix memegang tangan sarah lalu
Sarah: ...
Felix: kenapa kau melakukanya ?
Sarah: ...
Felix: kenapa kau mau melakukanya?
Sarah: ...
Felix: dulu saat kau bersamaku kenapa kau tidak mau ?
Sarah: ...
Felix: APAKAH KAU BISU
Sarah: tidak
Felix: kenapa?
Sarah: itu bukan urusan mu
Sarah melepaskan tanganya dari genggaman felix ia berjalan menjauh dari felix, tetapi felix menaru tanganya dan memeluknya begutu erat, sarah memberontak tetapi tudak ada gunanya. Tiba tiba ada seseorang yang memukul felix, karena felix terkena pukulan felix reflex melepaskan sarah, sarah langsung di tari oleh orang tersebut, lalu sarah melihat ke belakang ternyata adam
Felix: kurang ajar
Adam: bajingan
Felix: hmm
__ADS_1
Adam membawa sarah pergi dari tempa itu, lalu mereka berdua masuk ke dalam mobil, adam hanya diam saja, mereka mejutu ke suatu tempat,
Sarah: kita akan kemana (sedikit panik)
Adam: ....
Sarah: adam, adam.
Adam: ...
Sarah: tenangkan dirimu
Mereka melewati jalan yang salah untuk menujuh ke apartemen, titik titik air berjatuhan (hujan)
Sarah: (dia mengabil jalan yang salah *dalam hati) kita akan kemana ?
Adam sadar dari kemarahannya *gemuruh* dia melihat ke arah sarah, yang sedang menutup telingahnya dengan badan yang bergetar karena ketakutan oleh petir *gemuruh*
Adam: (gemuruhnya terlalu keras *gemuruh* apakah aku terlalu jauh dari kota *dalam hati) sarah kau tidak papa?
Sarah: ....
Adam: kita akan pulang sekarang
Adam: sial
Sarah: .... (masih takut)
Adam: jangan takuk lagi, aku akan menelepon bawahanku
Sarah: ...
Saat ada memcoba menelpon bawahannya, namun ia tidak bisa menelpon bawahannya karena tidak ada sinyal di tempat itu *gemuruh*
Adam: sial
Adam melihat ke arah sarah, sarah masih takut akan suara gemuruh dan adam memegang tanfan sarah, adam merasakan kalau tangan sarah sangat dingin, lalu adam melepaskan jas nya lalu menyelimuti sarah dengan jasnya, sarah sempat kaget
Sarah: ...
Adam: pakai saja
Sarah: apakah tidak papa
__ADS_1
Adam: tidak papa, aku tidak bisa menghubungi siapa pun, mungkin kita akan pulang besok pagi
Sarah: ...
Adam memundurkan kusihnya (agar jarak antara setir mobil dan dirinya semakin luas) lalu adam menarik tangan sarah hingga sarah sekarang berada di pangkuan adam, sarah bingung tetapi sarah tetap diam saja, lalu adam memeluk sarah dengan erat
Sarah: apa yang kau lakukan (merona)
Adam: ...
Sarah: ... Adam
Adam: kenapa aku sangat bodoh
Sarah: (kebingungan) apa maksud mu?
Adam: aku menyeretmu dalam bahaya
Sarah: katakan dengan jelas
Adam: tidak papa
Sarah: ....
Adam: sepertinya kau mengatuk tidurlah aku akan berjaga
Sarah: tidak papa aku tidak mengatuk (tiba tiba posisi berjaga)
Adam: (emosi tiba tiba) apa yang kau pikirkan, kau kira aku orang mesum yang akan memanfaatkan mu saat kau tertidur
Sarah: mu... Mungkin
Adam: (tersenyum genit) aku pikir tidak papa memanfaatkan mu saat kau tertidur, karena kau audah tidur dengan ku jadi apa lahi yang perlu di khawatirkan
Sarah: kau...... (merona) apa yang kau katakan? DASAR BAJINGAN MESUM (sarah sadar apa yang ia katakan ia langsung menutup mulutnya)
Adam: baiklah aku hanya bercanda kau tidak perlu menganggapnya serius, aku lihat kau kurang istirahat jadi kau bisa..... (adam melihat sarah yang tertidur) Tidur (tersenyum)
Keesokan paginya
Sarah: hmmm (menguap dan mengusap mata)
#BERSABUNG
__ADS_1
@kinkin_mikim