Opelayanku Yang Tak Terduga

Opelayanku Yang Tak Terduga
#26


__ADS_3

EPISODE26


episode sebelumnya


sarah berpikir kalau ia menemui adam ken akan menghilang


sarah: Sudalah. sean!! Dimana sean?


Supir: ken membawa sean pulang


Sarah: untunglah


Sarah menuju ke perusahaan adam saat sarah sudah sampai


Sarah: ternyata perusahaannya sangat besar


Sarah masuk ke perusahaan tersebut perusahaan tersebut sangat terlihat mewah dari luar maupun dalam


Sarah: wah


Resepsionis: ada yang bisa saya bantu


Sarah: aku ingin bertemu dengan adam


Resepsionis: bailah tunggu sebentar (datang satu jal*ng lagi yang akan merebut direktur) apakah anda punya janji dengan direktur


Sarah: ya


Resepsionis: siapa nama anda


Sarah: park sarah


Resepsionis: baik tunggu di sana sebentar


Dalam telpon resepsionis


Sekertaris: ada apa


Resepsionis: ada satu wanita yang mencari tuan direktur


Sekertaris: siapa namanya


Resepsionis: park sarah

__ADS_1


Sekertaris: tunggu sebentar (mencari daftar janji)


Resepsionis: bagaimana


Sekertaris: namanya tidak ada di daftar janji


Resepsionis: baiklah terimakasi


Resepsionis: nona apakah anda sudah membuat janji dengan tuan


Sarah: ya


Resepsionis: tapi nama nona tidak ada di daftar janji, karena kami tidak mau membuat masalah nona silakan keluar


Sarah: tapi adam yang membuat janji


Resepsionis: (beraninya dia menyebut nama direktur dengan sembarangan apakah dia cari mati) nona sebaiknya anda keluar atau tidak saya akan memanggil petugas ke amanan


Sarah: tapi aku tidak bohong


Resepsionis: petugas ke amanan usir dia (sekarang sudah berakhir jal*ng tidak akan ada yang bisa merebut direktur sekarang)


Sarah: lepaskan aku


Resepsionis: seret dia keluar


Sarah: lepaskan


Sarah:....


Resepsionis: seret keluar


Adam: kenapa begitu ramai di sini? (adam melihat ke arah sarah) apa yang terjadi


Resepsionis: tuan nona ini memberontak ingin bertemu dengan anda tatapi nona ini tidak memiliki janji sebab itu saya tidak mengizinkan dia masuk


Kariawan: pasti dia ingin menggoda direktur


Kariawan: dasar jal*ng


Kariawan: tidak punya malu


Kariawan: dasar kotor

__ADS_1


Kariawan: pasti dia bukan perawan lagi


Adam: (berjalan ke arah sarah dan memeluk sarah) dia adalah tunangan ku aku memiliki janji pribadi dengannya dan aku yang memintanya untuk datang ke perusahaan


Semua orang tercengan saat mengetahui kalau sarah adalah tunangan dari adam, resepsionis itu jatuh lemas tidak berdaya saat adam mengatakan itu


adam: petugas keamana seret semua orang dari perusahaan ini yang tadi membicaraka sarah


petugas keamanan: baik tuan


resepsionis: maaf kan saya tuan saya tidak bermaksud untuk melukai hati tunangan anda


adam: oh potong tananga resepsionis tersebut davit


davit (teman asam dari teparteman ke amanan): baiklah


resepsionis: tolong ampini saya saya tidak bermaksud (berusah menggapai jas adam)


Davit: sayang sekali tangan yang begitu indah ini harus di potong, tapu bagaimana pun tangang ini sudah mengotiri wajah seseorang jadi harus di singkirkan


resepsionis: tolong ampuni aku


davit: bawa dia pergi


adam menggendong sarah, adam membawa sarah ke dalam kantornya untuk mengobati luka tamparan yang di sebabkan oleh resepsionis tersebut


adam: apakah rasanya sakit


sarah: tidak


adam: kenapa kau tidak bilang kalau kau sudah berada di lobi


sarah: aku meninggalkan hp ku


adam: kau istirahatlah sebentar sebentar lagi ketaan ku selesai


sarah: ya


adam: apakah kau mau teh untuk menenengkan dirimu ?


sarah: tidak


adam: jangan di pikirkan

__ADS_1


#BERSAMBUNG


@kinkin_mikim


__ADS_2