
EPISODE9
episode sebelumnya
sarah ingin masuk ke rumah hantu
Sarah: baik lah ayo mencoba (senang)
Ken: aku akan membeli tiket terlebih dahulu
Sarah: jangan lama lama
Ken: ya
Sarah: aku sering menonton film horor apakah rasanya masuk rumah hantu itu sama dengan nonton film horor. Hm aku penasaran
Ken: yuk masuk
Sarah: hem
Ken dan sarah masuk ke dalam rumah hantu tersebut tapi saat di tengah jalan
Sarah: (ini sangat menyeramkan *dalam hari sarah) ken kita balik arah aja yuk
Ken: kurang sedikit lagi ada jalan keluar
Sarah: tapi
AAARG
Sarah: aah
Kerena kaget sarah memeluk ken dengan rapat
Ken: (wajah ken merah) sarah.... Sarah....
Sarah: aku takut
Ken: tidak papa aku ada di sisi mu. Sekarang lepaskan pelukanmu
Sarah baru menyadari kalo ia memeluk ken
Sarah: maafkan aku. aku tidak sengaja memelukmu
Ken: tidak papa
Sarah: .... Ayo kita keluar aku takut
__ADS_1
Ken: pegang tangan ku dan tutup matamu aku akan menuntun mu
Sarah: tapi bagainama kalau kau meninggakan ku?
Ken: tidak akan pernah
Sarah mempercayai perkataan ken dan ken menuntun sarah sampai keluar rumah hantu
Ken: kita sudah di luar
Sarah membuka matanya
Sarah: huu
Ken: tadi kau sok pemberani. tapi saat di tengah jalan kau seperti kucing kecil yang menangis
Wajah sarah merah karena malu dan juga di sertai emosi
Sarah: lupakan saja
Ken: tentu tidak bisa di lupakan begitu saja
Sarah: hemm. Ayo bianglala itu
Ken: keu tidak akan takut lagi kan
Sarah: tidak (marah)
Sarah: aku saja yang beli
Ken: sebaiknya kau yang menunggu sarah: tidak. Gantian kau yang menunggu
Ken: baiklah aku yang menunggu
Sarah: oke tunggu di sini jangan kemana mana!. Aku tidak akan lama
Ken: iya iya (dulu aku juga belum pernah ketaman hiburan karena yang di pikiran keluargaku hanya kerja bukan bermain. Jadi mereka selalu mengetatkan peraturan *dalam hati ken)
Anak kecil: huh huh huh
Ken menghampiri anak tersebut
Ken: hey kenapa?
Anak kecil: mereka mendorongku dan mengambil balonku
Ken: kenapa mereka mengambilnya?
__ADS_1
Anak kecil: mereka kakak ku tapi mereka selalu membeda bedakan ku hanya karena nilai ku selalu bagus
Huh huh
Ken: tenanglah. Paman akam membelikan mu balon yang baru
Anak kecil: benarkah ?
Ken: tentu saja
Anak kecil: HORE
Sarah: apa yang kau lakukan?
Ken: balonnya di rebut aku akan membelikanya yang baru
Sarah: aku ikut
Ken: dasar kau juga seperti anak kecil
Anak kecil: haha anak kecil
Sarah: diam (ngambek). Aku bukan anak kecil
Ken: tuh kan ngambek. Anak kecil berarti hahaha (senang)
Sarah: hmm. (tadi saat aku melihat ken. Aku merasakan aura yang berbeda. Auranya yang awalnya dingin berubah menjadi hangat dan juga aku baru pertama kali mendengar suaranya saat tertawa * dalam hati sarah)
Ken: haha
Sarah: Dek siapa nama mu? Juli: namaku juli
Sarah: nama yang bagus
Ken: di situ ada penjual balon
Juli: mana mana
Sarah: di situ
Ken pergi untuk membeli kan juli balo saat kembali ken membawa banya balon
Sarah: bu.. Bukanya itu terlalu berlebihan
Ken: tidak papa
Juli: haw banyak sekali
__ADS_1
Ken: ini buat kamu semua. jaga baik baik ya
#BERSAMBUNG