Opelayanku Yang Tak Terduga

Opelayanku Yang Tak Terduga
#31


__ADS_3

EPISODE31


episode sebelumnya


saat kapal persiar yang di naikki oleh sarah sudah sampai di pelabuan, banyak wartawan yang menunggu


Pelayan: baik tuan


Adam: sarah ayo keluar


Wartawan: itu mereka


Adam: pegang tangan ku


Sarah: aku bisa berjalan sendiri


Adam: apakah kau bisa menahan kalau ada yang menarikmu


Sarah: ....


Adam dan sarah berjalan di tengah tengah wartawan tersebut. mereka masuk ke dalam mobil


Adam: ke villa ressaun


Supir: baik


Sarah: ... (villa ressaun, kenapa dia tidak menurukan ku di apartemen?)


Adam: aku akan mengantar mu besok pagi


Sarah: baikalah


Selama di perjalanan menuju ke villa ressaun mereka hanya diam saja, samapi mereka tiba di villa ressaun


Semua pelayan: selamat datang tuan dan nona

__ADS_1


Adam: kepala pelayan siapkan kamar untuk nona sarah


Kepala pelayan: baik tuan, nona tolong ikut saya


Sarah: ya


Kepala pelayan menunjukan jalan menujuh kamar sarah


Kepala pelayan: nona silahkan masuk


Sarah: terimakasi


Kepala pelayan: kami akan mengirim beberapa pelayan untuk menyuapkan pakaian nona dan juga makan malam, saya pamit undur diri?


Sarah: baik


Sarah berbaring di kasurnya dia hanya diam saja tidak melakukan apa apa, ai merasakan kalau tanga dan kakinya sangat lemas sehingga dia tidak bisa bergerak


Tok... Tok...


Sarah tidak bisa menjawab karena dia sangat lemas


Pelayan: nona? Nona? Bolehkan saya masuk? (kenapa nona tidak menjawab *dalam hati)


Akhirnya pelayan itu masuk dan melihat sarah yang berbaring di kasur


Pelayan: apakah nona tidur?


Pelayan itu mendekati sarah, dan ia melihat mata sarah yang terbuka ia semakin heran karena sarah membyka mata tetapi tidak menjawab pertanyaan


Pelayan: saya kira nona tertidur kenapa nona tidak menjawab saya


Sarah menjoba memberikan kode kalau dia sangat lemas, tetapi dia tidak bisa melakukan karena ia tidak berdaya, lalu buka sarah lama kelamaan muka sarah menjadi biru, baru pelayan itu menyadari kalau ada yang aneh dengan sarah, pelayan tersebut langsung lari keluar dari kamar, pelayan itu berlari menuju ke kamar adam, di dalam kamar adam ada kepala pelayan


Pelayan: tuan tuan

__ADS_1


Kepala pelayan: apakah kau tidak punya sopan


Pelayan: maaf kan saya, tapi nona sarah dia dalam bahaya, muka nona menjadi biru


Setelah mendengar itu adam langsung lari ke kamar sarah dan mencoba memeriksa sarah


Adam: hey ada apa


Sarah tidak vbisa berkata apapun dia hanua diam saja


Adam: cepat panggilkan dokter dalam dua menit mereka sudah harus sampai


Kepala pelayan: baik tuan


Adam: apa yang terjadi?


Sarah memaksakan dirinya untuk berbicara sekuat tenaga, dan akhirnya dia bisa menggerakan mulutnya walau pun tidak bisa menghasilkan suara "aku tidak bisa bernafas" kata sarah setelah adam melihat muut sarah, adam langsung memberikan nafas buatan untuk sarah, adam mencium sarah beberapa kali


Adam: huf.. huf.. (mengeluarkan nafas panjang) kenapa dokternya belum datang


Dokter: saya di sini tuan


Adam: cepat priksa !!


Dokter: baik tuan


Setelang sepuluh nenit berlalu


Dokter: nona mengalami dispnea (penyempitaan pernafasan)


Adam: apakah ada obatnya


Dokter: tidak tapi yang di perlukan nona hanyalan terapi, dan untungnya tuan sudah membuat nafas buatan untuk nona, kalau saja tuan tidak melajukanya nona bisa saja mati, sekarang keadaan nona sudah membaik mungkin besok nona bisa menjalankan terapi


#BERSAMBUNG

__ADS_1


kinkin_mikim


__ADS_2