
EPISODE31
episode sebelumnya
saat kapal persiar yang di naikki oleh sarah sudah sampai di pelabuan, banyak wartawan yang menunggu
Pelayan: baik tuan
Adam: sarah ayo keluar
Wartawan: itu mereka
Adam: pegang tangan ku
Sarah: aku bisa berjalan sendiri
Adam: apakah kau bisa menahan kalau ada yang menarikmu
Sarah: ....
Adam dan sarah berjalan di tengah tengah wartawan tersebut. mereka masuk ke dalam mobil
Adam: ke villa ressaun
Supir: baik
Sarah: ... (villa ressaun, kenapa dia tidak menurukan ku di apartemen?)
Adam: aku akan mengantar mu besok pagi
Sarah: baikalah
Selama di perjalanan menuju ke villa ressaun mereka hanya diam saja, samapi mereka tiba di villa ressaun
Semua pelayan: selamat datang tuan dan nona
__ADS_1
Adam: kepala pelayan siapkan kamar untuk nona sarah
Kepala pelayan: baik tuan, nona tolong ikut saya
Sarah: ya
Kepala pelayan menunjukan jalan menujuh kamar sarah
Kepala pelayan: nona silahkan masuk
Sarah: terimakasi
Kepala pelayan: kami akan mengirim beberapa pelayan untuk menyuapkan pakaian nona dan juga makan malam, saya pamit undur diri?
Sarah: baik
Sarah berbaring di kasurnya dia hanya diam saja tidak melakukan apa apa, ai merasakan kalau tanga dan kakinya sangat lemas sehingga dia tidak bisa bergerak
Tok... Tok...
Sarah tidak bisa menjawab karena dia sangat lemas
Pelayan: nona? Nona? Bolehkan saya masuk? (kenapa nona tidak menjawab *dalam hati)
Akhirnya pelayan itu masuk dan melihat sarah yang berbaring di kasur
Pelayan: apakah nona tidur?
Pelayan itu mendekati sarah, dan ia melihat mata sarah yang terbuka ia semakin heran karena sarah membyka mata tetapi tidak menjawab pertanyaan
Pelayan: saya kira nona tertidur kenapa nona tidak menjawab saya
Sarah menjoba memberikan kode kalau dia sangat lemas, tetapi dia tidak bisa melakukan karena ia tidak berdaya, lalu buka sarah lama kelamaan muka sarah menjadi biru, baru pelayan itu menyadari kalau ada yang aneh dengan sarah, pelayan tersebut langsung lari keluar dari kamar, pelayan itu berlari menuju ke kamar adam, di dalam kamar adam ada kepala pelayan
Pelayan: tuan tuan
__ADS_1
Kepala pelayan: apakah kau tidak punya sopan
Pelayan: maaf kan saya, tapi nona sarah dia dalam bahaya, muka nona menjadi biru
Setelah mendengar itu adam langsung lari ke kamar sarah dan mencoba memeriksa sarah
Adam: hey ada apa
Sarah tidak vbisa berkata apapun dia hanua diam saja
Adam: cepat panggilkan dokter dalam dua menit mereka sudah harus sampai
Kepala pelayan: baik tuan
Adam: apa yang terjadi?
Sarah memaksakan dirinya untuk berbicara sekuat tenaga, dan akhirnya dia bisa menggerakan mulutnya walau pun tidak bisa menghasilkan suara "aku tidak bisa bernafas" kata sarah setelah adam melihat muut sarah, adam langsung memberikan nafas buatan untuk sarah, adam mencium sarah beberapa kali
Adam: huf.. huf.. (mengeluarkan nafas panjang) kenapa dokternya belum datang
Dokter: saya di sini tuan
Adam: cepat priksa !!
Dokter: baik tuan
Setelang sepuluh nenit berlalu
Dokter: nona mengalami dispnea (penyempitaan pernafasan)
Adam: apakah ada obatnya
Dokter: tidak tapi yang di perlukan nona hanyalan terapi, dan untungnya tuan sudah membuat nafas buatan untuk nona, kalau saja tuan tidak melajukanya nona bisa saja mati, sekarang keadaan nona sudah membaik mungkin besok nona bisa menjalankan terapi
#BERSAMBUNG
__ADS_1
kinkin_mikim