
EPISODE43
episode sebelumnya
adam mencium sarah tetapi sarah menggigit bibir adam lalu adam mengingatkan sarah akan kejadian malam pertunangan teman sarah
Sarah membeku karena ia ingat kejadian malam itu
Adam: pada malam itu kau juga melakukan hal yang sama bukan
Sarah: mm
Adam: apakah kau tidak ingat, tenang saja aku akan membantumu ngingat malam itu
Sarah: tidak ak.....
Adam mencium sarah, tetapi kali ini sarah tidak memberontak. Sarah sangat menikmato ciuman dari adam, mereka berciuman sekitar dua menit
Adam: (melepaskan ciumannya) aku ada sedikit urusan nanti saja kita lanjutkan di ranjang (adam berbicara dekat telingat sarah)
Sarah: hu... hu...
Adam: aku akan berusaha pulang tepat waktu agar kita bisa melakukanya lebih lama
Lalu adam melepaskan tangan sarah dan ia pergi dari kamar sarah, setelah itu sarah melihat dirinya di depan cermin wajanya merah karena terus terusan memikirkan perkataan adam
Sarah: aah aku tidak bisa melupakanya (sambil menutup muka)
Tok.... Tok....
Sarah: masuk
Pelayan: nona saya mengatarkan makanan ringan untuk anda
__ADS_1
Sarah: taruh di meja saja
Pelayan: baik nona. Kalau tidak ada yang di butuhkan lagi saya pamit undur diri
Sarah: ya
Di sisi lain hana, hana sedang manusuk nusuk bonaka dengan jarum, di muka boneka tersebut terdapat foto sarah yang sarah yang detang tersenyum, hana menusuk nusukan jarum sambil tertawa seolah olah di seperti orang gila
Hana: sarah besok kau mati mati mati hahaha
Tok.... Tok...
Ibu tiri: hana kau tidak papa?
Hana langsung merubah sikapnya
Hana: ada apa?
Ibu tiri: tidak papa (anak ini tambah lama tambah aneh saja) hana apakah kau mau pergi ke mall bersama ibu
Ibu tiri: baiklah hana
Hana: ....
Saat marina (ibu tiri) berjalan menuju pintu utama tiba tiba ada seseorang yang mengetuk pintu
Tok.... Tok...
Marina: tunggu sebentar. Oh
Davit: selamat siang nyonya park
Marina: siang tuan davit, silahkan masuk
__ADS_1
Davit: terimakasi nyonya
Mereka duduk di ruang tamu bereka duduk dengan posisi berhadapan muka satu sama lain
Marina: saya akan buatkan teh terlebih dahulu
Davit: tidak perlu nyonya park, hari ini aku hanya mampir sebentar saja
Davit menyodorkan koper berisi uang lima belas miliar di depan marina, mata marina langsung tertuju pada koper tersebut
Marina: untuk apa uang itu
Davit: tuan muda berencana memberikan uang tersebut kalau nyonya mau menandatangani kertas ini
Marina: bolehkan saya membaca terlebih dahulu
David: sepertinya itu akan terlalu lama, saya hanya punya sedikit waktu saja
Marina: (apa yang harus aku lakukan aku tidak tau isi kertas tersebut, kalau aku tidak melihat isi kertas tersebut bagaimana aku tau perjanjian yang ada di dalamnya tapi kalau aku menandatangani kertas tersebut aku akan mendapatkan uang dan jika tidak aku tidak dapat apa apa *dalam hati)
Davit: saya sudah tidak punya waktu lagi saya harus pergi sekarang
Marina: tunggu aku akan menandatangani kertas tersebut
Davit: hem (tersenyum licik) baiklah
Marina menandatangani kertas tersebut tampa membacanya terlebih dahulu dan marina mendapatkan uang tersebut
Davit: saya pamit undur diri
Marina: baik tuan davit (uang itu milik ku hanya milik ku *dalam hati)
setelah itu davit pergi dari kediaman park dan ia pergi ke tempat adam
__ADS_1
#BERSAMBUNG