Diruangan makan, Adelia menemaniku menatap cermin dunia. Cermin dunia adalah salah satu artefak milik Clan, dimana artefak ini dapat digunakan sebagai alat memantau suatu tempat dari kejauhan.
Aku memperhatikan sekitar Kerajaan dan melihat beberapa orang berjubah hitam melompat seperti ninja.
"Mereka siapa?" Tanyaku dihati.
Adelia tersenyum dan menjelaskan padaku. "Mereka adalah orang-orang yang di juluki sebagai Galias. Mereka adalah pemburu peninggalan kuno, juga mereka terkenal sebagai pencuri dan pembunuh bayaran." Ujar nya.
Aku menatap kearah Adelia. "Kalo begitu, berati mereka organisasi berbahaya dong?"
Adelia mengangguk. "Mahluk2 hina yg menjadi parasite di Kerajaan Yang Mulia ..." Ucapnya sambil memandang rendah Cermin yang menampilkan para Galias.
Aku memikirkan sesuatu mendengar ucapan si Adelia. "Mereka sangat layak di gunakan sebagai bawahan, apa menurut mu mereka mau tunduk di bawah perintah ku ..."
Adelia menahan wajah nya yang ingin mendesah. "Bagaimana mungkin mereka menolak anda Yang mulia, anda benar2 mensucikan mereka dengan memberi kemuliaan seperti Kami ..." Ujarnya menatapku dengan mata penuh cinta.
Aku melihat itu berkeringat. "Ini sudah kelewat batas si ..." Ujarku dihati.
Aku mengela napas keluh kebawah. "Hah, nanti akan ku peringati dia agar tak berlebihan ..."Ujar ku dihati menatap ke Kaca kembali.
----
Aku duduk di kursi GM dan si Adelia berdiri di sampingku. Dia memasang wajah penuh percaya diri yang membuat 9 Staf pengganti menjadi cemburu.
Ariel bertanya dengan wajah berkeringat. "Saya mohon maaf Yang Mulia, tapi kenapa Adelia sang penulis hukum meninggal menara yang merupakan rumah nya ..."
__ADS_1
Aku tersenyum mendengar ucapan Ariel. "Aku yang menyuruhnya menjadi tangan kanan ku, sebut saja Asisten ..."
Ariel tersendak dan mengecap baju nya di dada.
"Maksud anda, anda mau menggantikan saya wakil anda Yang Mulia?" Ujarnya menunjukan wajah sedih.
Aku menggelengkan kepala dan tertawa. "Tidak2, bukan begitu maksud ku Ariel ... Aku meminta Adel menjadi asisten ku, menurutku bawahan langsung untuk diriku juga di perlukan ..."
Dia menatapku dengan mata terharu. "Jadi begitu kah? God, itu membuat ku iri ..." Ujarnya menyapu air mata.
Berneat tersenyum kearah si Adelia. "Aku tak mengira Kau akan keluar dari menara mu, ku sangka Kau akan terus menjadi Hikimori ..."
Adelia memerah malu. "Apa yang Kau maksud dengan ucapan itu?" Ujar merasa sedikit kesal.
Aku menatap Berneat. "Kau tau kata itu dari siapa?"
Aku mendengar itu mendatar. "Apa yang ini semacam ingatan saat masih jadi NPC ? Yang lebih parah, apa2an pasangan yang serasi itu ..."
Aku merasa kesepian mendengar kisah si GM dari Berneat.
"Enak nya jika punya pasangan ..." Ujarku menatap langit2 singgasana sambil bersandar.
Aku lalu menatap kedepan lagi setelah menggelengkan kepala ku.
"Untuk pertama adalah pergi menyamar ke Kota ini, aku ingin mengetahui kota ku sendiri ..." Ujarku dihati.
__ADS_1
"Semuanya, tolong berkerja keras ya!" Ujarku menatap dengan senyuman.
Ariel menghadap kan tubuhnya dengan posisi hormat ksatria.
"Aku akan mengalkulasi pemerintahan ini dengan kuat dan membuat kesejahteraan bagi rakyat Kota kita ..."
Aku menopang daguku dengan lengan dan tersenyum puas. "Bagus sekali semangat mu, tapi ada satu hal yang menjadi pembahasan hari ini ..."
Semua menatap ku.
Ariel lalu bertanya. "Apa itu tuanku?"
Aku memunculkan item dari tangan ku yang mengeluarkan sihir visual.
Dimana tampak sebuah organisasi yang menjadi targetku.
"Ariel, cari informasi tentang nya ..." Ujarku menatap Ariel dengan serius.
Ariel menunduk memberi hormat. "Baik, Yang Mulia!"
----
Galias, adalah Npc yang merupakan buatan Game. Npc ini seperti pengacau di kota, mereka berkelompok. Kalian takkan terkena serangan selama tak mendekat kearah nya. Namun sekarang nampaknya, Npc ini sudah bergerak lebih dari yang ada di Game. Yang mana mereka hanya berdiam dan kita di dekati baru menyerang.
Galias adalah organisasi yang memburu semacam peninggalan masa lalu. Mereka meyakini sebuah Kota masa lampau yang menghilang dari peta. Untuk menemukan kota itu diperlukan semacam item, item itu lah yang sering di bawa oleh mereka Potongan Alfabeth berbentuk huruf GS.
__ADS_1
Kota yang hilang diyakini para anggota Galias sebagai Peninggalan nenek moyang mereka.
+---+---++---++---