
"Manda-manda bangun dong udah siang"teriak kak Gisel pada Manda dan membawa sebuah amplop surat dari bawah menuju kamar ku diatas.
sampainya di kamar kebetulan kamarnya gak di kunci jadi kak Gisel lansung masuk melihat Amanda tertidur di meja belajarnya.
"yah masih tidur, pantesan di panggil-panggil gak nyahut,pasti ni anak semalam begadang"
omel kak Gisel.
dan gak sengaja iya membaca judul novel Amanda yang terbuka lalu membacanya karena penasaran "apa ni,Habis Gelap Terbitlah Terang wah judulnya bagus"
Tampa iya sadari di ada sang papa juga di pintu melihat Gisel niat nya mau ngajak sarapan.
"Gisel ngapain disitu"kata papa pada kak Gisel.
Gisel melihat ke arah papa dan memanggilnya masuk dan menyuruh sang papa melihat judul novel dari Amanda.
papa pun melihat mendekat dan melihat judul novel yang disebut oleh Gisel tadi.
"iya bagus ya"
sambil manggut-manggut ke arah Gisel setuju dengan pendapatnya dan melihat Amanda yang sedang tertidur dengan pulasnya.
__ADS_1
"aduh kasian anak papa,pasti kecapean ya"
dan iya pun ingin menutup leptop Amanda tapi gak sengaja meninggalkan bunyi Amanda yang kaget dan lansung teriak-teriak dan papa sama Gisel juga sama kaget dengar Manda teriak.
"ih kakak sama papa pagi-pagi ngagetin aja sih"kata Amanda dengan kesalnya.
"Manda kakak punya sesuatu buat kamu ini ada paket surat gak tau dari siapa ni kayaknya dari fens rahasia kamu deh tadi Kakak gak sengaja membacanya" sambil menyerahkan paket suratnya pada Amanda.
"dari siapa sih,Miss from love Anggi"
Amanda membacanya dari siapa sambil mengingat-ingat siapa sih Anggi"
Amanda sambil bengong bertanya-tanya dalam hatinya siapa sebenarnya Anggi.
"cie punya fens rahasia" kata papa dan kak Gisel secara bersamaan menyadar kan Amanda dari bengong nya.
"ih apaan sih orang aku bukan artis kok punya fens-fens segala" kata Manda pada kak Gisel dan papa.
******
Minggu-minggu berikutnya Manda dapat kiriman surat lagi seperti hari ini pagi-pagi Manda ke pos satpam mengabil suratnya dengan senyum-senyum sendiri senang,dan iya tempel kan di dinding-dinding kamarnya setelah itu Amanda melanjutkan menulis novel onlinenya.
__ADS_1
keesokan harinya di sekolah SMA harapan bangsa Amanda yang penampilannya cupu rambut di kepang dua dan pakai kacamata buru-buru takut telat gak sengaja menabrak seseorang yang sering membully nya di sekolah.
"eh elo buta ya atau gak punya mata"kata Della pada Amanda sambil marah-marah ngeledek.
"eh emang dasar ya kecoa buku, biasalah ya penulis baru" kata tiya Sabil ketawa meledek dan ke dua tangannya di silang kan di dada.
setelah itu mereka pergi meninggalkan Manda yang masih terbengong melihat kepergian mereka berdua tampa iya sadari ada seseorang yang membantu mengambil kan buku-bukunya yang jatuh dan menyentuh tangan seseorang itu Amanda kaget hingga pandangan mereka bertemu berapa saat setelah itu Aldo tersadar dan bangun menyerahkan bukunya pada Amanda.
"ini buku loe"kata aldo pada Amanda setelah itu iya pergi gitu aja.
"makasih ya" kata Amanda senang melihat Aldo yang membantunya.
istirahat tiba di taman sekolah ada Della dan teman-temannya sedang merayakan ulang tahun Aldo pacarnya dan memberikan sebuah kado sebagai hadiah dan Della gak sengaja melihat ada Amanda sedang memperhatikan mereka lalu pergi menghapirinya
Amanda yang tau kalau Aldo sedang iya pun pergi ke taman mencari Aldo yang sedang merayakan ulangtahun sama pacarnya Della dan teman-temannya.
"gimana cara gue ngasihnya ya ni kado"kata Amanda bingung sambil melihat kadonya dan iya di kaget dengan kedatangan Della.
"hey ngapain kamu ada disini"kata Della pada Amanda dan merebut kado dari tangan Amanda.
bersambung....
__ADS_1