Pacar Imajinasi

Pacar Imajinasi
bahan tontonan


__ADS_3

"Manda sekarang kamu tanya pada Anggi tanggal berapa dia pertama kali mengirim surat itu"


kata Aldo pada Amanda.


"tuan putri yang menciptakan Anggi seharusnya tuan putri tahu siapa Anggi sebenarnya"kata Anggi pada Amanda yang terlihat bingung.


"Amanda gue yakin kok, Anggi yang selama ini yang elo anggap ada itu bukan Anggi yang mengirim kan surat, sadar Amanda sadar"kata Aldo berusaha menyadarkan nya.


Amanda hanya terdiam otaknya pusing memikirkan itu semua iya mulai bingung.


"sekarang kamu miker deh,apa pernah Anggi berbicara pada orang lain, bahkan sama keluarga elo sendiri apa pernah"tanya Aldo pada Amanda.


"tuan putri tau kan apa yang harus tuan Putri lakukan,dan tuan putri tau kan cinta Anggi itu nyata"kata Anggi mempengaruhi Amanda agar percaya padanya bukan pada Aldo"


"tuan putri sekarang adalah waktu yang tepat apakah tuan putri masih mencintainya Aldo"tannya Anggi pada Amanda yang dari tadi hanya diam.


"udah cukup hentikan,udah cukup jangan paksa aku lagi udah cukup"kata Amanda menangis frustasi sambil memegang kepalanya yang terasa sakit.

__ADS_1


"oke kalau begitu aku anggap kamu masih mencintai Aldo,kalau gitu biar kan Anggi yang pergi"kata Anggi sambil melangkah pergi.


"Anggi tunggu aku mohon jangan pergi"kata Amanda pada Anggi sambil berlari kecil mengejarnya.


"Aldo gak mungkin suka sama aku, aku ini jelek, cupu,norak, kuper, aku mohon kamu percaya pada aku ya"kata Amanda memelas agar Anggi percaya pada nya.


"Amanda aku gak pernah berpikiran seperti itu"kata Aldo pada Amanda.


"Anggi butuh kejujuran, memang tuan putri mau Anggi tetap disini"tanya Anggi pada Amanda.


sontak kelakuan Amanda berbicara pada Anggi seolah-olah berbicara sendiri menarik perhatian warga yang melihat dan berbisik-bisik mengatakan dia g*la.


kak Gisel yang melihat Amanda jadi tontonan warga apa lagi warga ada yang menertawakan Amanda adiknya merasa sakit hati juga mau marah bukan waktu yang tepat karena mereka sekarang sudah di jalan umum jadi banyak warga yang melintas apa lagi suara mereka ribut-ribut dari tadi itu mengundang perhatian warga.


"Amanda udah dek ya sekarang kita pulang gak enak udah banyak orang disini"kata kak Gisel pada Amanda sambil menarik paksa Amanda yang menangisi Anggi.


"egois kamu Amanda,gak gampang, orang yang kita cintai tapi lebih menyayangi orang lain"kata Anggi pada Amanda

__ADS_1


"sekarang kata kan dengan cara apa lagi aku harus membuktikan cinta ku pada mu Amanda"kata Anggi lagi yang ingin benar-benar pergi.


tapi Amanda yang mendengar Anggi berbicara padanya tidak memperdulikan orang-orang di sekitarnya dan melepaskan tangan kak Gisel dengan paksa dan berlari mengejar Anggi.


"Anggi aku mohon sama kamu jangan tinggalkan aku,aku mohon aku gak bisa hidup tanpa kamu,cuman kamu yang bisa ngertiin aku, cuman kamu yang mau mendengarkan cerita aku,cuman kamu teman aku,aku mohon jangan pergi,aku akan melakukan apa saja asal kamu jangan tinggalkan aku mohon ya"kata Amanda sambil berlutut di depan sosok Anggi sambil menangis 😭


"Amanda udah ya dek,Kakak mohon udah ya pulang yuk"ajak kak Gisel pada Amanda.


tapi Amanda menghiraukan itu semua dan tidak lama papa datang sambil ikut menangis melihat Amanda seperti itu.


"udah nak udah ayo pulang malu banyak warga yang melihat kamu seperti ini"kata papa sambil memeluk Amanda dan Gisel secara bersamaan.


sedangkan Anggi benar-benar pergi dari situ.


Amanda yang melihat Anggi pergi makin jauh darinya melepaskan pelukannya nya dari papa dan kak Gisel lebih memilih mengejar Anggi yang semakin jauh darinya.


...bersambung......

__ADS_1


__ADS_2