Pacar Imajinasi

Pacar Imajinasi
mojok


__ADS_3

"tapi" kata pak Andi berbicara terjeda iya sengaja menggantung kan kata-katanya agar Amanda penasaran terlebih dahulu.


"tapi kenapa pak"tanya Amanda pada pak Andi tiba-tiba senyuman nya hilang jadi cemas takut ada masalah.


"tapi kalau mbak Amanda berada di wilayah Jakarta bisa datang langsung ke kantor untuk membicarakan revisi dan kontrak nya nanti alamat nya akan saya kirim lewat pia email ya mbak"kata pak Andi panjang lebar pada Amanda.


"siap-siap pak makasih sebelumnya ya pak"kata Amanda pada pak Andi.


"ya sudah kalau gitu saya tutup dulu telpon nya ya selamat siang di tunggu kedatangannya di kantor ya mbak Amanda"kata pak Andi lalu iya menutup telepon.


Tampa Amanda sadari dari tadi Aldo mendengar pembicaraan nya di telpon, sebenarnya iya tadi mau pergi tapi mendengar ada yang nelpon Amanda iya tidak jadi pergi malah menghapiri Amanda dan kasih selamat.


"selamat ya"kata Aldo pada Amanda dan menjulurkan tangannya untuk kasih selamat.


Amanda dengan ragu-ragu menerima uluran tangan Aldo "makasih ya Do"kata Amanda pada Aldo.


Tampa mereka dua sadari dari kejauhan tiya merekam Aldo dan Amanda yang lagi bersalaman akan iya kasih pada Della.


sebenarnya sih niatnya tadi mencari keberadaan Della yang iya kira ada di taman belakang sekolah tapi malah yang iya lihat dimana ada Aldo dan Amanda salaman dan tersenyum iya rekam aja kan lumayan buat bahan ngerjain cewek kuper atau Amanda.

__ADS_1


"kena loe berdua gue fotoin dan rekam ah lumayan buat mainan dan akan gue aduin ke Della"kata tiya berbicara sendiri dan setelah puas iya pergi dari situ.


"ya udah kalau gitu gue balik ke kelas ya Manda"


kata Aldo pada Amanda sambil berjalan menuju kelas.


sedang kan Amanda masih senang bisa bersalaman dengan Aldo tadi dan senyum-senyum "Aldo kasih selamat dan mau salaman sama aku"


kata Amanda berbicara sendiri dan masih gak nyangka aja cowok sekeren, sepopuler dan dan ganteng di sekolahnya mau kasih dia selamat rasanya seperti mimpi.


sementara ditempat lain tiya celingak-celinguk mencari keberadaan Della yang sedang mencari keberadaan Aldo, gak lama iya menemukan Della.


"Della tunggu in" kata tiya pada Della sambil menarik tangan Della.


"aduh apa sih tiya,bikin bt aja" kata Della pada tiya sambil ngambek dan berhenti.


"kamu harus lihat foto ini" kata tiya pada Della sambil menunjukan foto Aldo dan Amanda yang bersalaman tadi.


Della pun melihat apa yang di tunjuk kan tiya padanya membulatkan matanya kesal dan cemburu.

__ADS_1


"ah nyebelin banget sih Aldo, pantesan ya aku cari-cari Aldo gak ketemu eh taunya malah mojok sama si Empang"kata Della kesal sambil marah-marah.


"ya si loe hati-hati aja sekarang tar si empang ngerebut Aldo dari elo lagi"kata tiya pada Amanda.


"gak bisa pokoknya gue harus pertaruhkan nama baik gue gak bisa terima ini" kata Della pada tiya sambil berjalan menuju kelas menemui Aldo meninggalkan tiya yang bengong dengan sikap Della temannya itu dari dulu gak pernah berubah.


"Aldo aku perlu bicara sama kamu sekarang ikut aku"kata Della dan menarik paksa tangan Aldo keluar kelas.


"ada apa lagi sih Del"kata Aldo pada Della walaupun pun di paksa iya tetap nurut mengikuti Della.


"Do kamu tadi dari mojok kan sama kuper, dengar ya pokoknya aku gak suka kalau kamu dekat-dekat sama dia, lagian kamu ngapain sih dekat-dekat sama dia itu culun,kuper tau gak kamu Do"kata Della panjang lebar memarahi Aldo.


"emang kenapa kalau Amanda culun" kata Aldo pada Della.


Tampa mereka dua sadari ada Amanda yang kebetulan mau lewat tidak sengaja mendengar pertengkaran Aldo dan Della.


tiya yang melihat ada Amanda berdiri di gak jauh dari mereka kasih tau Della.


"eh Dell Della ada sih Empang tuh"kata tiya pada Della dan menunjukkan keberadaan Amanda.

__ADS_1


...bersambung.......


__ADS_2