
hingga pada akhirnya kak Gisel mencari kebenaran nya dan ternyata dugaannya selama ini kalau Amanda mendapatkan bully-an lagi di sekolah betul.
"dek kamu gak usah takut dan khawatir kak tau kamu mendapatkan bully-an lagi di sekolah kamu itu,tapi kalau emang kamu enggak betah sekolah disitu kakak akan cari kan lagi sekolah yang terbaik yang mau menerima kamu apa adanya, ngomong sama kakak ya kalau ada apa-apa".
kata kak Gisel panjang lebar pada Amanda panjang lebar karena iya merasa khawatir dengan Adek.
"iya kakak tenang aja aku betah kok tinggal di sekolah itu lagi pula beberapa bulan lagi aku udah lulus sekolah jadi kakak gak usah khawatir ya sama aku"kata Amanda mencoba menenangkan kak Gisel.
"ya udah deh sekarang kamu ganti bajunya mandi"kata kak Gisel pada Amanda lagi.
Amanda masuk kamarnya merebahkan badannya di ranjang sebentar sambil merenungkan nasip merasa sedih kenapa berbeda dari kakak nya yang banyak teman cantik dan ceria.
...*******🌼...
malam hari pun tiba Amanda yang lagi asyik dengan leptop dan buku-bukunya di panggil kak Gisel untuk makan malam, dan mau gak mau iya harus turun.
"Amanda Manda ayo turun makan"teriak kak Gisel dari bawah.
"iya kak tunggu"kata Amanda menjawab sambil Turun kebawah.
__ADS_1
sampainya di ruang makan Amanda gak selera makan cuma melihat nya aja udah lemes.
hingga iya di kaget kan dengan Anggi yang tiba-tiba muncul di hadapannya.
"Amanda ayo di makan"kata papa melihat Amanda yang cuma bengong sambil mengunyah makanannya.
tiba-tiba Amanda tersadar dari bengong nya karena suara Anggi berbicara pada nya.
"mau aku suapin"kata Anggi pada Amanda dan menggerakkan tangannya ingin menyupi nya.
"sssuuut ada papa sama kak Gisel jangan berisik"kata Amanda pelan sambil mengangkat jari telunjuk nya supaya Anggi tidak berbicara.
Amanda pun mulai mengambil nasi dan lauknya dengan semangat menghiraukan papa dan kak Gisel menatap nya kebingungan.
"kamu mau"tawar Amanda pada Anggi dengan suara pelan.
Anggi mengangguk-angguk sebagai jawaban kalau iya mau di suapin oleh Amanda.
"Amanda ini ikan nya dek"kata kak Gisel pada Amanda sambil memberikan mangkuk yang berisi ikan itu.
__ADS_1
Amanda pun menerima nya tapi iya merasa aneh dengan reaksi Anggi yang ketakutan.
"kamu takut" tanya Amanda pada Anggi Sambil mendekat kan mangkuk ikan tersebut pada Anggi.
tapi Anggi perlahan mundur terjadi lah mangkuk itu maju mundur di depan muka Anggi yang ketakutan hingga menyebabkan Amanda tertawa kencang melupakan keberadaan papa dan kak Gisel ada disitu juga.
"Amanda" tegur papa
"kamu itu ganggu suasana makan malam aja ya,kakak udah capek-capek masak buat kamu malah asik mainan,bisa gak makan yang benar"kata kak Gisel pada Amanda kesal
"maaf kak"kata Amanda menunduk dan menaruk kembali makuk ikannya.
hingga Tampa terasa makan malam pun selesai semua orang yang ada di rumah itu kembali ke kamarnya masing-masing untuk istirahat.
tapi tidak dengan Amanda iya melanjutkan menulis episode-episode novelnya di temani Anggi.
hingga iya teringat dengan pak Andi tadi siang yang menelponnya buru-buru Amanda mengecek email nya apa kah alamat kantornya udah di kirimkan pak Andi atau belum.
setelah mendapat alamat tersebut iya membalas pia email akan menemuinya besok dan meminta maaf tidak jadi datang hari ini.
__ADS_1
...bersambung.......