Pacar Imajinasi

Pacar Imajinasi
panas campur pedas


__ADS_3

Della mendengar Aldo bicara padanya dan tiya akhirnya menyetujui perkataan Aldo toh iya juga laper dan akhirnya mereka meninggalkan tempat itu dimana Amanda masih terlihat berbicara sendiri oleh mereka.


...******🌼...


malam hari pun tiba Amanda dari memasak mie dan iya bawa ke kamarnya sambil melanjutkan membuat novelnya kan lumayan dari pada nganggur itulah yang ada di benak Amanda sekarang.


baru aja Amanda membuka leptop nya udah di kaget kan dengan munculnya Anggi secara tiba-tiba.


"ah Anggi kamu ngagetin aja deh untung aku gak ada riwayat sakit jantung" teriak Amanda pada Anggi sambil mengelus-elus dadanya karena kaget.


"ya maaf kan cuma godain doang,biar kamu nulisnya semakin semangat"kata Anggi pada Amanda.


"alasan aja kamu"sambil membuka leptop nya dan melanjutkan nulisnya.


"ini apaan"tanya Anggi pada Amanda sambil menunjukkan mangkuk mie yang Amanda buat tadi.


"mau makan,makan aja"kata Amanda berhenti dari menuliskannya dan melihat Anggi.


"emang bisa di makan"tanya Anggi pada Amanda


"bisa"kata Amanda


setelah mendengar bisa dari Amanda Anggi lansung memakan mie nya yang masih panas dan pedas itu.

__ADS_1


"aduh"sambil mengipas-ipas mulutnya dengan tangan.


"kenapa"tanya Amanda pada Anggi sambil ketawa merasa lucu dengan tingkah Anggi.


"panas campur pedas"kata Anggi pada Amanda.


"siap suruh, makannya gak di tiup dulu sih,ya ampun kasian kasian sini-sini aku kipasin"kata Amanda pada Anggi sambil mengambil buku yang ada di atas meja ya dan mengipas-ipasi mulutnya Anggi sambil ketawa-tawa.


kebetulan kak Gisel lewat depan kamar Amanda iya mendengar Amanda seperti berbicara pada orang di kamarnya iya pun mendekat dan menguping apa iya salah dengar tapi pas iya mendekat iya sama sekali gak salah dengar kalau Amanda lagi ngobrol di kamarnya, karena penasaran iya pun membuka pintu kamar Amanda kebetulan gak di kunci.


"Amanda kamu ngobrol sama siapa"tanya kak Gisel pada Amanda sambil melihat tingkah Adek nya itu menurut nya aneh seperti berbicara sendiri.


Amanda yang mendengar suara kak Gisel berbalik badan dan melihat kakaknya sambil berpikir cari alasan apa.


"okey, udah itu langsung tidur ya jangan begadang"kata kak Gisel pada Amanda sambil menutup pintunya kembali sambil berpikir dalam hatinya Adek nya sekarang itu tingkah mulai aneh.


...******🌼...


keesokan harinya Amanda yang lagi membaca buku di kaget dengan seseorang menyapa yang iya pikir adalah Anggi tapi ternyata Aldo yang datang menghampirinya.


"Anggi"kata Amanda sambil berbalik badan melihat siapa yang memegang pundaknya tadi senang tiba-tiba senyum nya hilang pas tau itu adalah Aldo"


"Anggi"kata Aldo pelan tapi masih bisa di dengar oleh Amanda.

__ADS_1


"sorry"kata Amanda ingin pergi taku ada yang lihat apa lagi Della sampai tau bisa berabe urusan nya yang ada iya semakin di bully.


Aldo yang melihat Amanda ingin pergi menghentikan langkahnya.


"eh eh tunggu sorry kalau gue ganggu kamu mendingan gue aja yang pergi"kata Aldo pada Amanda dan meninggalkan tempat itu.


setelah kepergian Aldo henpon Amanda bunyi ada panggilan masuk nomor tidak di kenal.


dengan ragu Amanda mengangkat telpon tersebut siapa tau penting.


"hallo selamat siang"kata Amanda pada si penelpon dengan ramah.


"hallo selamat siang,apa benar ini dengan mbak Amanda yang mengirimkan novel yang berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang"kata pak Andi pada Amanda dengan ramah juga.


"iya pak benar gimana dengan naskah yang saya terbitkan"tanya Amanda pada si penelpon atau pak Andi tadi.


"iya kami sudah membaca dan meneliti novel mbak Amanda layak kami terbitkan dan mendapatkan kontrak namun ada beberapa revisi yang harus di perbaiki dan apakah mbak Amanda bersedia melanjutkan proses nya"tanya pak Andi pada Amanda.


"bapak seriusan kan, saya senang banget denger nya"kata Amanda pada pak Andi.


"tapi" kata pak Andi berbicara terjeda iya sengaja menggantung kata-katanya agar Amanda penasaran terlebih dahulu.


...bersambung .......

__ADS_1


__ADS_2