Pacar Imajinasi

Pacar Imajinasi
Dokter Bintang


__ADS_3

dan tidak lama mobil yang di kendarai Amanda sampai di rumah sakit tapi papa dan kak Gisel ragu membangun Amanda yang tertidur lelap.


"pa gimana ini Amanda masih tertidur,kalau kita bangun saya khawatir Amanda kumat lagi"kata Gisel mengungkapkan khawatirannya pada Amanda.


"benar juga kamu"kata papa sambil berpikir hingga akhirnya iya menemukan ide menelpon Aldo.


"ah kenapa kita tidak nelpon Aldo aja,dia kan ada disini juga menemui dokter Bintang duluan"kata papa mencoba menghubungi Aldo.


"hallo, gimana om"kata Aldo mengangkat telpon dari papa.


"ini Aldo om sudah sampai di rumah sakit kamu dimana sekarang"tanya papa pada Aldo"


"owh om udah sampai ya udah tunggu disitu ya biar aku kesana sekarang"kata Aldo pada papa.


"ada apa Aldo"kata kak Nisa


"ini kak Amanda sudah sampai sekarang ada di depan"kata Aldo sambil berdiri mau menemui nya.


"kenapa gak langsung dibawa kesini aja"kata dokter Bintang pada Aldo"


"itu dia kak Amanda sekarang masih tertidur om Rahmat dan kak Gisel bingung Amanda mau di bangun kan atau enggak khawatir iya bakalan kambuh lagi"kata Aldo menjelaskan.

__ADS_1


"ya sudah kalau begitu saya ikut kamu"kata dokter Bintang Sambil berdiri mengikuti Aldo dan disusul oleh Anisa.


tidak lama mereka bertiga sampai menemui Amanda tapi sudah terjadi keributan Amanda kambuh lagi menyebut-nyebut nama Anggi.


karena tadi tidak sengaja kak Gisel menyenggol lengan Amanda dengan keras.


"Aangggiiii jangan pergi, lepaskan aku kamu pembunuh, Anggi Anggi Anggi"teriak Amanda mencari keberadaan Anggi.


"Amanda kamu tenang ya nak, Anggi gak ada disini"kata papa mencoba menenangkan nya.


melihat itu semua dokter Bintang menghampiri mereka bertiga.


"Amanda kamu mau ketemu Anggi"kata dokter Bintang pada Amanda mencoba menenangkan.


"iya aku tau kok Anggi ada dimana sekarang kamu ikut saya ya"kata dokter Bintang


Amanda pun menyetujui mengikuti dokter Bintang dan disusul sama yang lain.


sampai di ruangan Amanda bingung tidak ada Anggi disana iya mulai melangkah perlahan masuk mencari keberadaan Anggi tapi tidak ada.


"dimana Anggi nya kok gak ada, katanya ada disini kamu mau mencoba membohongi saya ya"kata Amanda sambil menunjuk dokter Bintang.

__ADS_1


"kamu tenang aja ya Anggi ada disini,tapi dia masih marah sama kamu boleh saya tau kenapa dia bisa marah sama kamu siapa tau aku bisa membantu kamu baikan sama Anggi"kata dokter Bintang dengan tenang menghadapi Amanda.


"kamu mau bantu aku baikan sama Anggi,tapi kamu siapa kok tau tentang aku sama Anggi,apa kamu teman dari Anggi ya"tanya Amanda dengan wajah berbinar senang.


"iya aku temannya Anggi"kata dokter Bintang


Amanda pun menceritakan tentang Anggi pada dokter Bintang sambil menangis kadang tersenyum mengingat keromantisannya sama Anggi dan dokter Bintang pun mencerna setiap kata yang Amanda keluar kan.


hingga pada akhirnya dirasa cukup dokter Bintang pun mengakhiri cerita Amanda dengan menyuruh nya istirahat.


"kok disuruh istirahat,kan aku belum ketemu Anggi"kata Amanda dengan kebingungan.


"Anggi nya belum mau ketemu kamu mungkin besok saya bantu kamu membujuk Anggi supaya mau bertemu dengan kamu,tadi Anggi berpesan selama dia belum bisa menemui kamu harus nurut dengan saya"kata dokter Bintang pada Amanda.


"Amanda pun menurut memilih istirahat dalam pikirannya besok iya akan bertemu dengan Anggi.


setelah di pastikan Amanda istirahat dengan tenang dokter Bintang menemui papa Rahmat dan yang lain.


dokter Bintang pun menjelaskan dengan detail keadaan Amanda sekarang iya menyarankan Amanda harus di rawat di tempat khusus orang yang mengalami depresi berat.


"gak nyangka surat itu bisa membuat Amanda mengkhayal lebih tinggi dokter seperti sekarang"kata papa pada dokter Bintang.

__ADS_1


"ya sebenarnya teman khayalan itu bisa dimiliki oleh siapa saja dan itu wajar asal jangan jadikan khayalan itu di jadikan peran penting dalam kehidupannya sehari-hari"kata dokter Bintang menjelaskan.


...bersambung........


__ADS_2