Pacar Imajinasi

Pacar Imajinasi
menceritakan yang terjadi


__ADS_3

Tampa Amanda sadari dari tadi iya berbicara sama Anggi tapi seorang sendiri di perhatikan oleh pak Andi dari tadi.


sebenarnya pak Andi di suruh oleh seseorang mematikan karakter Anggi itu dengan alasan tertentu, sehingga iya mencari kebenarannya dan ingin membuktikan langsung perkataan seseorang tersebut seperti saat ini iya berdiri tidak jauh dari Amanda memperhatikan gerak-gerik nya.


flashback


"*pa papa hanya ada satu cara,kita harus mendatangi kantor nya berbicara pada manager kantor dan menjelaskan permasalahan ini semua sebelum terjadi sesuatu pada Amanda pa"kata kak Gisel pada papanya.


"iya kamu benar Gisel, ayo kita bergerak ke kantor nya sekarang"ajak papa pada Gisel.


"tapi permasalahannya aku gak tau alamat kantornya itu"kata Gisel dengan lemas berbicara pada papanya.


"ya elah gimana toh kamu ini tak kira papa kamu tau toh ternya sama Bae sama papa"kata papa pada Gisel.


"ya maaf pah aku kan memang benaran gak tau, kalau tau udah dari kemarin-kemarin pah aku bertindak malah aku kira papa yang tau" jelas kak Gisel pada papa sambil berpikir.


"ya sudah gak usah kebanyakan mikir toh ayo kita bergerak cari alamat nya itu, sebelum Amanda pulang sekolah tar dia curiga lagi"kata papa pada Gisel.


"tapi pa"kata Gisel hendak berbicara lagi.


"tapi, tapi apa lagi kamu ini banyak tapi nya bukan bergerak dari tadi"omel papa pada Gisel.


"ya bukan gituh pa masalah nya kita harus cari di mana alamat itu"kata Gisel pada papa.


"ya dimana aja kek yang penting ketemu"kata papa lagi pada Gisel.


"ih papa aku serius malah becanda"omel Gisel pada papa.

__ADS_1


"iya papa juga serius ini, gimana kalau kita mencari di kamarnya Amanda saja"usul papa pada Gisel.


"ah iya pa, di leptop Amanda iya pasti disitu ada alamatnya, tapi kenapa aku baru kepikiran ya bukan dari tadi kek, lagian kenapa papa baru ngomong sekarang sih gak dari tadi kek"kata Gisel teringat sesuatu sambil berjalan menuju kamar Amanda.


"ya kamu sih kebanyakan ngomong tapi tapi dari tadi makanya kamu gak bisa berpikir"omel papa lagi pada Gisel.


"ih papa kok jadi Gisel yang salah sih,ya udah kalau papa nyalahin Gisel terus, Gisel Bakalan ngambek nih sama papa"kata Gisel becanda in papanya.


"loh loh kok malah mau ngambek sih tar dulu ngambek nya kalau misi kita udah selesai baru boleh ngambek, sekarang kita harus kerja sama dulu cari tuh alamat,ayo bergerak"kata papa pada kak Gisel.


"okeh deh pa"sambil mencari leptop Amanda.


tidak berapa lama papa dan kak Gisel menemukan leptop Amanda dan mengotak-atik nya mencari alamat tersebut dan menemukan nya.


"yes, pa papa ketemu ini alamat nya sekarang kita harus kesana sebelum semuanya terlambat"kata Gisel senang.


"ayo capsusss"kata papa pada kak Gisel sambil berjalan keluar.


"ya begini-begini kan papa masih muda"kata papa pada Gisel yang sekarang mereka berdua sudah di dalam mobil menuju alamat tersebut.


setelah sampai di kantor mereka berdua menuju resepsionis dan berbicara ingin bertemu dengan manager kantor tersebut.


resepsionis menghubungi manager yang tak lain adalah pak Andi, dan setelah di persilahkan papa dan kak Gisel ke ruangan pak Andi di antar scurity.


"permisi pak"kata Gisel pada pak Andi dengan ramah.


"iya silahkan masuk mari duduk"kata pak Andi selaku manajer mengarahkan duduk di sofa ruangan tersebut.

__ADS_1


"ada yang bisa saya batu mbak,tau bapak nya" kata pak Andi bertanya dengan ramah.


"jadi begini maksud kedatangan kami kesini ingin membicarakan novel anak saya yang bernama Amanda"kata papa pada pak Andi.


"ada apa ya dengan novel tersebut"tanya pak Andi dengan bingung.


"jadi begini pak,kami meminta bantuan bapak kalau karakter dari novel yang bernama Anggi bagaimana kalau di matikan saja"kata kak Gisel pada pak Andi.


"kenapa harus di matikan ya mbak,bukan kah karakter itu sangat bagus banyak yang menyukainya termasuk saya"kata pak Andi bertanya lagi.


"jadi begini pak Andi, akhir-akhir ini semenjak karakter Anggi itu muncul Amanda saya tingkahnya menjadi aneh sekarang"


jelas papa pada pak Andi.


"aneh kenapa ya"tanya pak Andi lagi.


"iya pak yang di bicarakan papa saya itu memang benar, akhir-akhir ini Amanda adik saya itu sering berbicara sendiri, ketawa-ketawa gak jelas gitu pak"jelas kak Gisel pada pak Andi.


"jadi kita mohon ya pak,bujuk anak saya mau mematikan karakter tersebut dan menggantinya dengan yang lain"kata papa dengan wajah memelas nya pada pak Andi.


"baik lah kalau begitu nanti akan saya bicarakan dengan amanda kata pak Andi pada akhirnya dan iya pun ingin membuktikan kebenaran sendiri seperti saat ini.


"tapi kita boleh minta tolong ya pak,Jangan kasih tau Amanda kalau kita berdua yang menyuruh bapak"kata Gisel pada pak Andi lagi.


"oke baik mbak akan saya rahasiakan"kata pak Andi.


setelah itu selesai papa dan kak Gisel berpamitan pulang pada pak Andi.

__ADS_1


flasoff*


...bersambung.......


__ADS_2