
yira berlari cepat untuk memasuki ruangan kerja karna yira sudah terlambat, tapi ada yijin muncul dari jalan menuju ruangan nya membuat yira terkejut , dan menabraknya
"bukkkkk" suara buku yira terjatuh badan yira sudah miring dan ada akan jatuh yijin dengan sigap menangkap punggung yira
mata yijin dan yira saling bertatapan jantung mereka berdebar kencang begitu pun melihat yijin juga membuat yira begitu senang
sektaris yijin yang tak kalah tampan dengan yijin berdiri dengan badan nya yang gagah sambil menarik
turunkan kacamata nya melihat mereka yang masih belum selesai
"hukhukhukkhmhm"sektaris yijin batuk untuk membuat mereka sadar
yijin menarik tangan yira untuk berdiri agar tak jatuh yira segera bangun dan mengambil buku - bukunya yijin pun membantu yira
"maaf, ceo yijin tadi saya berlari dan menabrak ceo yijin, dan terimakasih sudah menolong saya" ucap yira
"iya tapi lain kali hati - hati jangan membahayakan para pegawai" ucap yijin
"baik, ceo yijin sekali terimakasih" ucap yira
"baiklah segera masuklah ke ruangan" ucap yijin kemudian pergi
sampai di dalam ruangan terlihat ye hengyi yang sudah memulai pekerjaan dan beberapa karyawan
"maaf kepala tim saya terlambat" ucap yira
"baiklah cepat lah duduk" ucap hengyi
yira duduk dengan segera dan melakukan pekerjaannya
__ADS_1
...----------------...
...****************...
...----------------...
banyak foto iklan yijin dengan ming shancai dan terlihat juga yijin yang tengah makan dengan shancai di meja paling pojok
"waaaaah, mereka keren banget fotonya bagus shancai seperti bidadari dan yijin bak pangeran" ucap thian
"nggak usah lihat fotonya mending lihat orang nya langsung tuh" tunjuk yira di meja yijin dan shancai
"tumben mereka makan di kantin perusahaan ceo yijin juga biasanya jarang makan di kantin apa karna nona shancai" ucap thian membuat wajah yira begitu kesal
"apaan orang makan gitu aja kalau mereka mau makan di rumah gue" ucap yira kesal
"iya maaf kalau gue bicarain mereka terus, yaudah makan lo pasti laper kan" ucap thian
tiba - tiba ye hengyi datang dan ingin duduk untuk makan bersama
"apa aku boleh duduk di sini?" tanya hengyi
"boleh silakan ke tua tim" ucap yira dengan mulut yang masih menguyah makanan
"kamu ke tua tim yira?" tanya thian
"iya kamu kurang info sih" ucap hengyi
"aku baru tahu"ucap thian
__ADS_1
"oh ya ini keng thian sahabat aku dari kecil ke tua tim hengyi"ucap yira
"aku juga teman magang nya Keng thian dulu" ucap hengyi
"beneran, tapi keng thian nggak pernah cerita?" ucap yira
"nggak pernah cerita gimana orang lo tidur pas gue cerita , lo malahan yang gak bilang kalau hengyi ketua tim Lo" ucap Keng thian
"emang gue tahu kalo ke tua tim hengyi teman lo" ucap yira
"iya nggak" ucap thian
"udah nggak usah ribut" ucap hengyi
"hengyi gak papa kan kalau di luar kerja yira manggil lo hengyi aja" ucap Keng thian
"tapi itu nggak sopan" ucap yira
"iya nggak papa Santai aja kalau di luar pekerjaan" ucap hengyi
"tuh hengyi aja nggak papa" ucap Keng thian
"ok deh berarti panggil hengyi aja" ucap yira
"oh ya lo tahu nggak tumben banget tahu ceo yijin sama nona shancai makan di kantin perusahaan" ucap Keng thian
"itu biasa kan mereka harus nunjukin diri seakan dekat dan bersikap wajar" ucap hengyi
"kalau menurutku kurang biasa sih" ucap Keng thian
__ADS_1
wajah yira kembali bad mood , dan terpikirkan apa maksud dari perkataan hengyi tadi