Pacarku CEO Ku

Pacarku CEO Ku
yira mabuk


__ADS_3

yira duduk di kursi bar ia meminum banyak bir dengan wajah yang begitu sedih dan kesal ia ingin menghilangkan semua pikirannya tersebut


yijin datang ke bar dengan sektarisnya berjalan untuk memesan bir beberapa perempuan terlihat menggoda yijin dan sekretarisnya, namun mereka berdua mengabaikannya


"ceo yijin mau duduk dimana?" tanya sekretarisnya


yijin masih melihat untuk mencari bangku yang masih kosong ia melihat sosok wanita berambut berkucir panjang tengah duduk sendirian di bangku paling pojok, yijin tampak tak asing dengan wanita tersebut


"aku ingin sendirian duduk di sana kau bisa tunggu di dalam mobil" ucap yijin menyuruh sektarisnya


"baik ceo yijin" ucap sekretarisnya berjalan keluar


yira sudah minum cukup banyak bir terlihat beberapa gelas di mejanya


tapi ia ingin minum lagi


"paman berikan aku bir lagi" ucap yira meminta bir dengan wajah yang begitu merah dan mata yang berkedip - kedip


yijin menarik kursi untuk duduk lalu duduk di samping yira membuat yira terkejut dan menoleh ke samping


"nona yira tidak ku sangka kamu minum bir di sini" ucap yijin


"apa ini mimpi?" tanya yira


yira menatap yijin dan bertanya, tapi yijin tidak menjawab sampai bir pesanan yira datang membuat yira berhenti menatap yijin


yira mengambil bir tersebut dan akan meminum yijin yang melihat hal tersebut pun mengambil bir tersebut dan meminumnya


"hei yijin sialan kau tak seharusnya datang ke mimpiku dan meminum bir ku" ucap yira menangis


"maaf saya pikir kamu tidak harus minum bir karna sudah cukup banyak minum" ucap yijin


yijin mendekat untuk mengusap dan menenangkan yira


"kau tak seharusnya muncul dan membuat hati ku benar - benar hancur, kau bahkan tak tahu bahwa aku sangat mencintaimu dan kau akan bertunangan dan menikah dengan perempuan yang lebih baik dari ku haruskah aku tak senang atau sedih" ucap yira menangis dan memukul tubuh yijin dengan

__ADS_1


tangannya


"yijin kau benar laki - laki jahat" ucap yira lalu pingsan di pelukan yijin


yira pingsan di pelukan yijin dan sekali - kali sadar mengumpati yijin dengan kata kasar sampai benar - benar pingsan


yijin tidak membangunkan yira, tapi mengambil jasnya mengikatkannya di pinggang yira karna yijin tahu


bahwa yira memakai rok jadi tidak mungkin ia membawanya begitu saja


sampai di tempat parkir yijin memasukkan yira ke dalam mobilnya sektarisnya tampak bingung alasan yijin membawanya


"bantu aku buka pintunya" ucap yijin


"tapi ceo yijin apa kita harus membawanya?" tanya sektarisnya


"apa kau mau aku tinggalkan dia di sana saja, banyak laki - laki jahat di sana dia bisa di apa - apain nanti" ucap yijin kesal


"maaf ceo yijin" ucap sektarisnya


tanya yijin


"itu ada catatan saya" ucap sektarisnya menunjukkan alamat yang ada pada catatan handphone


"ya sudah kita pergi ke sana"ucap yijin


"baik ceo yijin" ucap sektarisnya


di tengah perjalanan yira terbangun


yijin yang duduk di kursi samping


pun terkejut


"apa ini mimpi aku berada di mobil yijin" ucap yira kemudian tertawa menatap yijin

__ADS_1


"omong - omong kenapa kau begitu tampan, sampai aku tak bisa melupakan mu dan hatiku benar - benar sakit" ucap yira menatap yijin


"bibir mu begitu cantik bolehkah aku menciumu sekali saja dalam mimpi ini" ucap yira memegang bibir yijin dan menciumnya kemudian tertidur di bahu yijin


yijin tak berkutik sama sekali dan terdiam ia bingung harus melakukan apa sementara hatinya begitu jantung yijin berdebar kencang


"ceo yijin kenapa anda biarkan dia mencium anda, bagaimana jika ayah tahu?" tanya sektarisnya yang menyetir mobil


"ini bukan apa - apa ia sedang mabuk jadi jangan beri tahu ayah dan mempermasalahkan" ucap yijin


"baik ceo yijin"ucap sektarisnya terdiam dan melanjutkan menyetir


yijin membopong tubuh yira dengan sektarisnya keluar dari mobil sampai di depan rumah yira


terlihat ibu yira yang tengah duduk di depan menunggu kepulangan anaknya tersebut


"yira kenapa?" tanya ibu yira melihat anaknya pingsan dan di bopong oleh dua orang yijin dan sekretarisnya


"maaf tante dia habis minum sendirian dan saya membawanya pulang sebagai atasannya" ucap yijin meminta maaf karna yira habis minum dan pingsan


"ya sudah tolong bawa masuk yira ke kamarnya" ucap ibu


yijin menaruh tubuh yira ke kasurnya dan melihat - lihat beberapa foto yira sejak masih kecil hingga dewasa kemudian keluar untuk pamit


"Tante saya mau pamit pulang" ucap yijin


"terimakasih sudah mengantar yira dan maaf merepotkan" ucap ibu yira


"itu bukan apa - apa Tante sudah tugas saya sebagai atasannya" ucap yijin


"wahh yira sangat beruntung punya dua atasan yang perhatian dan bertanggung jawab seperti kamu" ucap ibu


"kalau begitu saya pamit permisi" ucap yijin keluar rumah yira dan menaiki mobil untuk pulang


"hati hati di jalan" ucap ibu yira

__ADS_1


__ADS_2