
ibu membuka tirai jendela, sinar matahari yang begitu bersinar masuk melalui jendela membuat yira terbangun dengan wajah lesuh, mata bengkak, rambut acak - acakan dan kasur yang begitu berantakan
"yira kamu udah wajah kayak gitu, mana kasur berantakan banget lagi" ucap ibu mengambil bantal yang jatuh di lantai
"yira buruan bangun mandi kamu harus kerja kan" ucap ibu
yira membuka matanya lebar - lebar melihat ibunya dan kenapa dia bisa berada di kasur padahal tadi malam kan habis dari bar berada di kasur
"ibu yira kok bisa tidur di kasur, padahal kan tadi malam masih di bar?" tanya yira
"kamu tadi malam kan mabuk terus di antar sama atasan kamu, udah bikin malu ibu aja tahu" ucap ibu
"hah, sama atasan aku perasaan aku kan minum sendirian" pikir yira
"apa di antar sama ketua hengyi?" tanya yira
"bukan dia soalnya dia pake mobil mewah sama di temenin satu orang lagi mungkin itu asistennya"ucap ibu
"terus siapa dong atasan aku cuman hengyi kalau yang lain siapa?" pikir yira
"udah dia baik ibu seneng karna kamu punya banyak atasan baik yang peduli sama kamu" ucap ibu
__ADS_1
"kamu buruan mandi ini udah jam berapa lihat ini" tunjuk ibu pada jam dinding di kamar yira
"aduhh udah jam segitu kenapa baru bilang ibu" ucap yira
"kan ibu udah suruh kamu buruan mandi tapi malah nanya yang lain" ucap ibu tidak mau di salahkan
yira berlari menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya
...****************...
...****************...
...****************...
mata yira begitu bengkak dan hitam hingga membuatnya malu juga harus menundukkan kepalanya
"maaf ketua tim hengyi saya terlambat lagi"ucap yira
"ok kamu bisa langsung duduk" ucap hengyi dengan wajah seriusnya
"baik terimakasih" ucap yira kemudian menarik kursi lalu duduk
__ADS_1
...----------------...
jam istirahat tampak beberapa pegawai membicarakan yira
"kamu tahu kan si yira tuh kerjaannya telat aja dia juga nggak punya malu, kayaknya dia pergi sama om om waktu malam jadi makanya mata sama wajahnya bengkak akibat minum minum juga" ucap salah seorang anggota di tim yira dengan begitu pedasnya
yira masih di tempat duduknya dan mendengarkan pembicaraan mereka tampak dia menutup laptopnya dan akan berjalan keluar
hengyi yang ternyata kembali lagi untuk mengambil kartu miliknya yang tertinggal di meja berdiri di pintu ruangan dia tampak begitu kesal mendengar apa yang di bicarakan mereka di depan yira dengan seburuk itu
"apa kalian senang membicarakan anggota di tim kalian seperti itu sama halnya kalian jelekin diri kalian dan juga kalian adalah seorang pencundang, saya bisa aja bikin evaluasi kerja kalian buruk karna perkataan kalian sendiri" ucap hengyi dengan tegas
"saya nggak mau kalian bicarain anggota di tim kalian kayak gini lagi, kalau ada lagi saya akan bikin evaluasi pekerjaan kalian buruk dan nggak mungkin di terima di perusahaan lain" ucap hengyi
semua orang terdiam setelah mendengar apa yang dikatakan hengyi dan tak berani berkata apa pun lagi dan meminta maaf
"maaf kan kami yira , karna kami sudah keterlaluan" ucap salah seorang pegawai
"iya nggak papa" ucap yira
"ok jangan sampai ini terulang lagi" ucap hengyi
__ADS_1
"yira kamu bisa ikut saya ada yang perlu saya bicarain" ucap hengyi
"baik ketua tim hengyi" ucap yira