Pacarku CEO Ku

Pacarku CEO Ku
awal bertemu dirinya


__ADS_3

yira pergi mengantar 32 bungannya dengan mengendarai sepeda nya untuk di kirim sesuai alamat pelanggan


...yira mengendarai sepeda dengan kecepatan wajar dan dengan hati - hati , agar tidak menjatuhkan bunga yang ia bawa, namun saat akan melewati gang ada seorang pria yang berlari dan menabrak yira hingga sepeda dan semua bunga jatuh ke selokan dan rusak...


pria dengan penampilan sederhana memakai kaos , celana pendek , topi , dan kacamata hitam, namun dengan tubuh yang gagah dan tinggi


"brukkkk" Suara sepeda yira yang jatuh


"aduhhhh" Suara yira yang tertindih kaki laki - laki itu


" maaf maaf kan saya " ucap laki - laki itu


"tolong kaki kamu singkirkan dong kaki saya tertindih kaki kamu nih"


ucap yira


" maaf kamu nggak papa ?"


ucap laki- laki itu


"nggak papa gimana lihat nih gara - gara kamu kaki saya sakit , sepeda saya rusak , dan bunga saya jatuh semua di selokan " ucap yira dengan nada sangat marah


"saya juga harus kirim bungannya hari ini tau" ucap yira dengan marah


" maaf, saya tadi mengejar pencuri dompet nenek - nenek itu , tapi malah menabrak kamu " ucap laki - laki itu


"kalau untuk Bunga, sepeda , dan kaki kamu saya akan tanggung jawab dan ganti rugi" ucap laki - laki itu

__ADS_1


"tapi masalahnya saya harus kirim bunga hari ini juga ke alamat ini " ucap yira sembari menunjukkan daftar alamat pelanggan yang harus dikirim buang hari ini


"bagaimana kalau saya ganti dengan bunga di toko teman saya?


,sepertinya bunganya mirip seperti yang kamu jual"


" yaudah kalau gitu tapi kamu yang kirim ya " ucap yira


"tenang aja cuman butuh waktu 30 menit semuanya udah selesai terkirim" ucap laki - laki itu


"udah nggak usah banyak omong buruan" ucap yira


laki - laki itu kemudian menelepon seseorang , sepertinya temannya dan menanyakan alamat yang tadi di bawa yira


"mana alamatnya?" tanya laki - laki itu


laki - laki itu mengambil foto kertas tersebut, kemudian mengirimkan ke seseorang sepertinya temannya, dan mengembalikan kembali kepada yira


"masalah bunga udah selesai, dan untuk sepeda nanti saya perbaiki dan kirim ke alamat toko bunga kamu yang di kertas tadi , kalau untuk kaki kamu bagaimana kalau saya antar ke rumah sakit untuk di obati"


ucap laki - laki itu


"udah nggak papa saya baik - baik aja kok kamu juga tadi katanya kamu lagi kejar pencuri yang curi dompet nenek - nenekan" ucap yira


"oh , untuk itu saya bisa lapor polisi kamu nggak perlu khawatir dan nenek itu sekarang udah sama teman saya kekantor polisi" ucap laki - laki itu


"tapi kamu mau ke rumah sakit nggak kaki kamu berdarah soalnya?" ucap laki - laki itu

__ADS_1


"nggak perlu saya baik - baik aja kok"


ucap yira


"yaudah kalau kamu nggak mau kerumah sakit biar saya belikan salep dan obat untuk kaki kamu" ucap laki - laki itu


"kamu tunggu sini aja " ucap laki - laki sambil melangkah pergi


tak lama kemudian laki - laki itu datang dengan plastik yang berisi salep dan obat


"kamu diam aja biar saya obati kaki kamu" ucap laki - laki itu


laki - laki itu membuka kacamatanya tampak mata yang begitu indah dan wajah yang begitu tampan, dan seorang pria yang sangat penuh kasih sayang dan perhatian membuat yira melamun memandangi wajah laki - laki itu


" Kamu nggak papa kok diam aja?"


tanya laki - laki itu


"iya, nggak papa kok emang kenapa?" ucap yira


"nggak ini udah selesai, dan salep sama obatnya kamu bawa pulang untuk obatin kaki nanti " ucap laki - laki itu


"iya , baik " ucap yira


" sekarang kamu mau pulang kan gimana kalau saya pesanankan taksi online? kalau untuk sepeda anda saya akan perbaiki dan kirim nanti ke toko bunga kamu bagaimana? "ucap laki - laki itu


"iya, udah kalau gitu" ucap yira

__ADS_1


yira pulang dengan taksi pesanan dari laki - laki itu , sementara ada seseorang yang menghampiri laki - laki itu dan mereka tampak membicarakan sesuatu saat yira melihat dari taksi dan akan pulang


__ADS_2