
"Hihihihi. ..."ketawa wanti mengaung di tempat itu di sertai lolongan anjing yang bersahutan satu sama lain..aku gak pedulikan semua itu.aku hanya fokus ke mirna. ..
"Ayolah mir. ...bangun. .." ucapku sambil mengusap pipinya.dan dari mulut nya mengalir darah segar.ku makin ketakutan sambil mengusap darah itu....
"Tamatlah riwayat kalian saat ini....!" Ucap wanti yg sudah menunjukkan dirinya berada di atas deket sebuah pohon besar yg bergoyang goyang dahannya akibat angin itu. .
Aku saat itu hanya bisa pasrah menanti apa yang akan terjadi padaku.
Wanti terbang mendekati aku dan mirna. ..
Aku pun mencoba melindungi mirna dari serangan Wanti yg akan di lakukan.
"Allahuakbar. ..Allahuakbar. ..." ucapan itu terus ku ucap sambil menunggu apa yg akan terjadi....
"Matiii. ...kaliannn. ....,,,,!!" Suara Wanti yang tak kulihat bgmn dia menyerang kami.aku hanya fokus pada mirna yg masih diam membisu. ..
Tiba-tiba terdengar suara jeritan Wanti. ...
"Aaaggghhhhhh. ......" terasa kencang Swara itu..dan ku toleh ke arah Swara itu. .
__ADS_1
Rupanya Wanti terpental ke atas mengenai pohon besar.namun bukan itu yang membuat ku kaget....tapi. .
Ada dua sosok pria dan wanita berdiri membelakangi kami.ke dua sosok itu berbaju putih namun kotor dengan penuh darah di sepanjang anggota badannya...
"Hentikan Wanti ...kamu sudah keterlaluan..." ucap sosok pria itu yang belum menoleh ke arah kami...
Saat aku masih menatap kedua sosok itu dari belakang. Sambil memangku punggung mirna.terdengar...
"Bapak....ibu....uhukkk. ..uhukkk. ..."! ucap mirna yang tersadar...
"Mir...."! ucapku sambil menatap mirna.entah apa yang ku fikirkan saat itu.antara seneng melihat mirna sadar.dan juga bingung siapa ke dua sosok itu yg di panggil bapak ibu oleh mirna. ..
Kedua sosok itu yg masih terbang di depan kami yang tak begitu tinggi akhirnya menoleh ke kami. ...
Ke dua sosok itu berwajah putih pucat. Dan beberapa darah juga menghiasi wajah mereka.
"Bapak...ibu...."ucap mirna yang ingin berdiri dengan susah payah.dan ku coba membantunya untuk bisa berdiri.
"Mirna. ..anakku. ."ucap sosok pria itu dan sedikit mendekat ke arah kami.aku pun sebenarnya menahan takut saat itu.
__ADS_1
"Jaga dirimu baik baik. ..mulai sekarang kakakmu gak akan mengganggu mu lagi.." lanjut pria itu.dan setelah itu dia menoleh ke arahku. ..
"Anak muda.kamu orang baik...jika kamu ada waktu,tengoklah makam kami di s doakan agar kami di ampuni segala dosa kami hingga kami semua tenang di sana..." ! ucap pria itu kepadaku.
"Baik pak..." jawabku sambil menoleh ke arah mirna.dan mirna pun menganggukkan kepalanya pelan di sertai senyuman beserta darah yang masih ada di ujung bibirnya.
"Bapak...ibu. ...maafkan segala kesalahan mirna ya buk. .." ucap mirna di sertai air mata yang menetes dikit demi dikit...
Dan sosok yg mengaku orang tua mirna itu pun mundur menjauh ...dan tak berapa lama kemudian menghilang. .begitu juga wanti...
"Selamat tinggal adiku. ...maafkan segala kesalahan kakakmu ini...." ucap wanti dan terus menghilang. ..
"Kakak. ....." teriak mirna. .dan tangispun pecah.hingga kepala mirna bersandar di dadaku. ..
"Mir. ...semua sudah berakhir. ..kita pulang yuk. .."ucapku sambil membelai rambut mirna ntuk menenangkan hati dan fikiranya. Begitu berat atas apa yg di hadapi mirna saat itu...
Kami pun meninggalakan tempat itu.setelah keadaan tenang.angin semilir berhembus pelan.lolongan anjing pun tak terdengar lagi..
Sehari kemudian.aku mengunjungi mirna di mengajak mirna ke makam keluarganya sesuai pesan almarhum mlm itu.
__ADS_1
Singkat cerita...semua berjalan lancar..dan mirna pun berniat pindah ke jakarta.bekerja disana sedang rumah yang di tinggalinya di kontrakan. Belum lama ini aku mendapat kabar jika mirna sudah melahirkan seorang bayi perempuan.namun aku belum sempet menengoknya. Pasti dia cantik seperti ibunya
*****