
"Baiklah mas...saya akan bercerita semuanya.agar mas nggak mengalami seperti orang orang sebelum mas...." !ucap mbak mirna kemudian sambil melihat keluar rumah dengan tatapan seperti mencoba mengingat masa lalu...
"Iya mbak..." ! jawabku sambil menyeruput teh hangat di meja...
"Emmmm. ...aku dan wanti adalah sodara kembar mas...lahir bersama.saat itu ekonomi keluarga ku saat terpuruk,bisa di bilang sangat memprihatinkan di tambah adanya aku sama wanti...hingga beberapa bulan usia ku saat itu.aku di berikan kepada nenek ku yang berada di rumah ini..kata nenek..orang tuaku menjalani ritual pesugihan. Awalnya nenek tidak menyetujui dan selalu memperingatkan orang tua ku untuk berhenti muja setan.namun mereka tak mengindahkan permintaan nenek.hingga aku dewasa aku di larang ketemu sama keluargaku oleh nenek.dan kabar musibah yang menimpa keluargaku terdengar oleh nenek ku...." ! ucap mbak mirna berhenti sambil meneteskan air mata.aku pun bergegas mengusap nya dengan tisue yang ada di meja itu...agar mbak mirna nggak larut dalam kesedihannya. ..
Hatiku bergetar saat mengusap air mata mbak mirna entah perasaan apa yang ku rasakan aku tidak bisa mengartikan nya
"Mbak yang sabar ya....kita bahas soal lain saja ya mbak..." ! ucapku yang tak tega melihat mbak mirna sedih dan membuat rona wajahnya terlihat sendu. .
"Nggak apa-apa mas...saya lanjutkan ya..."!
jawab mbak mirna dengan senyum kecil yg mencoba menutupi kesedihannya. ..
Dan aku pun hanya menganggukkan kepala pelan ...
__ADS_1
"Dari kabar itu. ..nenek baru mengijinkan aku ke rumah orang tuaku. Dan juga beliau menemaniku. Setelah acara selesai,aku dan nenek pulang kesini. .dan rumah itu di biarkan kosong. Setahun kemudian nenek meninggal. .dan aku menjalani kehidupan ini sendiri.tanpa sodara ...beberapa tahun kemudian aku mendengar lagi tentang kejadian di tempat dimana keluargaku mengalami musibah.dan itu menjadi sering.dengan hal yang sama,yaitu mereka melihat sosok cantik di jalan hingga lupa jalan dan jatuh ke jurang. Kamu beruntung mas,karna selamat ..."! ucap mba mirna...
Dia meminum lagi tehnya dan menaruh gelasnya lagi di meja.
Aku belum sempat ngomong...mba mirna melanjutkan kisahnya lagi.
"Kebanyakan mereka adalah laki laki yang sedang lewat di situ.dulu pernah ada yg selamat namun akhirnya gila. ..
Saat di telusuri,,rupanya arwah wanti yang menjdi penyebab kecelakaan itu." Ucap mirna .
"Mbak...." ! ucapku pelan...
Ku lihat mata mba mirna terpejam...
"Mbak mirna. ..." ucapku lagi.
__ADS_1
Tiba tiba mbak mirna membuka mata dan menatapku dengan mata yang melotot. ..aku merasa takut,karna wajah mba mirna menjadi aneh karna agak pucat,beda sama yng tadi....
Ku merasakan ada hal yang aneh pada sikap mba mirna.sedang aroma yg ada dalam rumah wanti tercium lagi.ku masih inget aroma itu...
"Mass...lagi yukkk. ..aku kangennnn" ! ucap mbak mirna yang bersikap berbeda dengan tadi.tadi dia sangat anggun dan sopan.kini dia seperti wanita yang (maaf) haus akan belaian.terlihat dari gerak gerik tingkah nya.
"Mbak mirna sakit kah...?" Tanyaku bingung. ..
Dan mbak mirna pun bangkit dari duduk nya yang tadi di depan ku.kini pindah di sampingku. Kursi yang ku duduki dari tadi memang yang panjang. Dia pun memegang tanganku dengan raut wajah yang kemanja-manjaan...ku coba lepas tangan mbak mirna dari jari ku.
"Mbak mirna. ...aku pamit dulu ya..."ucapku yang sudah merasa nggak nyaman pada situasi itu.antara lingkungan serta banyak pertimbangan yang ada...
"Mas..kamu jangan kemana mana..disini saja temani wanti...." !ucap mbak mirna yang rupanya sudah di rasuki arwah wanti ...
Aku pun bermandi keringat ...rupanya sosok wanti masih mengejarku.
__ADS_1
Aku benar benar kebingungan menghadapi situasi ini