PASIENKU DARI ALAM LAIN

PASIENKU DARI ALAM LAIN
Bab 5 ketemu kembaran wanti


__ADS_3

Setelah mendapat pesan dari pak kyai Dahlan,aku pun meninggalkan kediaman beliau.dan pergi mencari sebuah panti asuhan di kota ini.


Sepanjang perjalanan rayuan terus ada dan mengganggu fikiranku. Uang segitu banyaknya harus ku sumbangkan ke yatim piatu. Setan dalam diri terus menjamah imanku,sedang nurani untuk mempertahankan pesan dari pak kyai.


Perjalanan pun terus berlalu...


Hingga aku sampai di lampu merah perempatan kota ku,Salatiga.


Saat lampu masih merah dan aku berhenti di belakang garis putih bersama pengendara lain, entah kebetulan atau tidak,di depan ku ada sosok wanita yang sedang menyebrang yang hampir mirip dengan mbak wanti...


Dalam keadaan bengong hingga beberapa bunyi klakson mobil di belakang ku berbunyi dan membuyarkan lamunan ku.aku pun bergegas tancap gas sambil melirik ke tepi jalan dimana mbak wanti tadi menyebrang.


Dan ku lihat dia masih berjalan,menjauhi jalan raya dan masuk ke sebuah gang dekat perempatan itu.


Ku tepikan motorku dan menunggu jalan sepi untuk balik ke gang dimana mbak wanti tadi jalan.


Hingga akhirnya untuk beberapa saat ku sampai di gang itu.dan rupanya mbak wanti masih berjalan,ntah kemana dia..


Berbagai macam tanda tanya memenuhi pikiran ku akan siapa mbak wanti sebenarnya.


Apakah punya kembaran atau wanita tadi hanya halusinasi ku semata?


Ahh ....dengan mantab aku menjalankan motorku dan mengikuti wanita yang berbaju pink serta rok panjang hitam serta hijab yg sewarna dg bajunya.hingga aku lupa akan niat ku untuk menyumbangkan uang yang ada dalam tas ku pada fakir miskin sesuai pesan pak kyai...

__ADS_1


Tak lama berselang ku kejar wanita di gang itu yang masih jarang rumahnya ,ku mencoba memanggil ...


"Assalamualaikum mbak...." ucapku agak kenceng dg motor ku berjalan di belakang persis wanita berhijab itu...


Dan dia pun menoleh sambil menjawab salam ku...


"Wa...waalaikumsalam. ..."! ucapnya sambil tersenyum tipis ...cantik alami wanita ini beda dg mba wanti yg semalam sempat bermain olah raga dg ku.batinku.


"Mbak....emm. ....apa mbak namanya wanti..." !tanyaku" !meski agak takut dan penasaran...


"Maaf saya bukan wanti mas...saya mirna..." ! jawabnya di sertai anggukan kepala serta senyum tipis...


" mas ini siapa ya "? tanyanya heran


mungkin dia berpikir orang ini punya maksud apa kok aneh tiba tiba menanyakan soal wanti


"Mas...apa,,,,maksud mas wanti kembaran saya yang sudah meninggal? " ucapan mba mirna yang seakan tau apa yang menjadi penasaran padaku. Entah dia kebetulan atau memang dia bisa melihat hal hal ganjil dalam kehidupan ini...


"I....iya mbak...kok mbak tau,,?" Ucapku gugup. ..


"Mari mas,ikut kerumah saya. Nanti saya ceritakan tentang siapa wanti sebenarnya. .." ucapnya dg raut muka yg serius,tanpa meninggalkan rona manis di wajahnya.


"Ya mbak...mari saya antar..." Ucapku .

__ADS_1


Dan kami pun berboncengan menuju rumah mbak mirna. Tak berselang lama,kami pun sampai di sebuah rumah kecil dg halaman mini yg di penuhi bunga bunga yg tlah merekah. ..


"Mari masuk mas...ya seperti ini gubuk saya.." ucap mbak mirna sambil berjalan ke arah pintu rumahnya...


"Ngeh mbak..."jawabku sambil jalan mengikuti mbk mirna di belakang nya sambil melihat lihat keadaan di sekitar.


Setelah beberapa saat,aku dan mbak mirna ngobrol basa basi di ruang tamu tersebut Hingga obrolan itu mulai membahas pada wanti.


"Jadi mbak mirna kenal sama wanti?" Tanyaku penasaran. ..


"Emmmm. ...gimana ya mas."" Ucapnya sperti orang kebingungan.


"Gimana maksud mba? Jawabku juga malah bingung. ..


Dia meminum teh yang di meja dan setelah itu...


"Mau cerita dari mana soal wanti. .." ucapnya sambil menaruh gelas yg berisi teh itu.


" gini saja mbak...saya gak faham soal uang yg ada dalam tas ini.dan saya yakin ini pemberian mbak wanti. Lalu saya harus apakan uang ini mbak? Karna pak yai bilang saya harus menyumbangkan semua uang yang ada dalam tas ini..." Ucapku panjang lebar hingga sebatang rokok ku nyalain untuk sekedar menenangkan fikiran.


"Maaf mas nama mas siapa kalau boleh tau "? tanya Mbak Mirna


" oiya saya sampai lupa tidak mengenalkan nama saya nama saya Prayoga Handoko "! jawabku sambil tersenyum kepada Mbak Mirna

__ADS_1


" Namaku Mirna Anjani "! balas mbak Mirna sambil tersenyum pula


****


__ADS_2