
Ndak usah mass. ..entar juga nutup sendiri..." ucap mba wanti menghentikan niat ku ntuk bangun .seperti ada kekuatan yg lain ketika jendela itu benar-benar tertutup kembali.aku sempat tertegun sejenak...dan tak lama kemudian,ku dengar ada alunan musik gending Jawa dari lantai bawah.lama makin lama suara musik itu terdengar kencang...
Siapa yang nyalain musik? Sedang di bawah tak ada siapa siapa kata mbak wanti.
"Mba..." ucapku yg langsung di putus oleh mbak wanti...
"Ohh mas tenang saja.radio di bawah memang sering seperti itu..sudah rusak dan belum sempat benerin. .."ucapnya meyakinkan kebingunganku.
Aku pun melanjutkan Pijatan kembali hingga sampai pada sendi sendi area lututnya.
Mbak wanti menaikkan gaun itu.hingga hampir melihatkan area pantatnya.namun aku tarik lagi ke bawah.bukan sok suci, tapi dalam prinsip terapi memang ada hal hal yg kudu di pegang.
"Kenapa mas...? Kan hanya ada kita saja.." ucap mbak wanti yang seakan ingin menghilangkan pikiranku yg tadi merasakan hal hal yg ganjil.
__ADS_1
"Bukan gitu mba..takut kalo ada setan lewat gimana...???" Ku mencoba bercanda.
"Lah kamu kan sedang mijat setan mas ...hihihi" ucapnya sambil ketawa kecil...
"Ma...maksud mba? " tanyaku kaget mendengar mbak wanti bilang seperti itu.serasa semua darahku berhenti berdetak saat itu juga....
Hihihi. ...." ketawa mbak wanti makin menjadi jadi..aku pun menghentikan pijatanku dan bangun berniat untuk pulang...
"Lah mbak begitu kok.aku yo jadi takut mbak...." ucapku kesel. .
"Aku hanya bercanda...apa kamu percaya jika aku ini setan?" Ucapan itu membuat aku luluh juga akhirnya. .
"Ya ndak lah mbak.mosok ada setan secantik mbak wanti..." ucapku sambil kembali ke ranjang itu,untuk melanjutkan kembali tugas ku memijat.
__ADS_1
Ku lihat mbak wanti tersenyum manis.raut mukanya yang manis makin terlihat manis.beda saat pertama tadi liat di depan rumah itu .pikiran ku soal horor mulai hilang dengan sendirinya.hingga yang ada aku hanya berniat untuk segera mengakhiri tugas itu dan pulang dengan rezeki yang bertambah.
Saat ku sudah duduk di kasur itu.mbak wanti dengan sntainya membuka baju yang dia kenakan.menyisakan dalaman yang tak dia lepas. Aku pun sudah terbiasa dg hal seperti itu pada pasien pasien wanita sebelumnya.
"Ayo mass...mulai lagi...." ucap mbak wanti yg langsung tidur telungkup.
"Langsung ke punggung aja mas.kakinya sudah cukup. .." lanjut mba wanti...
"Iya mbak...." jawabku yang langsung sigap memijat area punggung yang putih itu.
Aku memijat mbak wanti seperti biasa.namun dari mbak wanti seakan menikmati pijatanku, ,hingga ku dengar suara lirih dr bibirnya yang menandakan birahi dia naik.ntah di sengaja atau tidak,atau pula dia hanya sekedar memancing laki ku. Namun akhirnya pertahanan ku jebol juga..hingga malam itu kami melakukan hal yang tidak seharusnya di lakukan.ntah sampai berapa x permainan kami mlm itu aku gak ingat.hingga aku bener bener merasa letih dan terkuras tenaga ku.hingga aku tak sadar..
Ku terbangun ketika telingaku mendengar kicauan burung menyanyi deket telingaku.dan membuat aku mulai membuka mata.rupanya hari sudah siang..tapi yang membuatku kaget bukan karna kesiangan.tapi aku berada di ranting kayu yang besar dan tinggi
__ADS_1