PASIENKU DARI ALAM LAIN

PASIENKU DARI ALAM LAIN
Bab 9 wanti emosi


__ADS_3

Aku bergegas membuka pintu itu..namun seakan ada kekuatan yang membuat badan ku tak bisa bergerak.


"Kamu jangan kemana mana mas...!" Ucap wanti..


Ku terus mencoba gerakkan badan ku.namun gagal terus..sedang si wanti sudah berada di belakang pintu dan tak lama pintu itu terbuka sendiri tanpa ada yg menyentuhnya. ..


Kulihat mirna sudah berdiri di depan pintu itu sendiri.dg hijabnya yg membuat kecantikannya terlihat sempurna...


"Lepaskan dia wanti....!!" Bentak mirna.


"Kamu selalu mengganggu ku,mir. .."jawab wanti dengan emosi. .


Sedang aku terus berusaha untuk melepaskan sesuatu yg membuatku tak bisa menggerakkan badannku.


Lalu,ku teringat pesan dr pak yai akan sebuah doa..ku ucap pelan dan terus ku ucap doa itu...hingga lama lama ku bisa menggerakkan badanku.sedang si wanti dan mirna masih beradu debat untuk membela diri masing masing...


Setelah ku bisa melepaskan belenggu itu.ku buka tas yg ada di punggungku, untuk mengambil botol air putih pemberian dari bapak bapak yg kemarin menolongku di rumah mirna. Ku minum tidak teguk dan sisanya ku pakai buat basuh muka ku.dan benar...setelah itu ku melihat wanti seperti mau pingsan.sosok aslinya terlihat jelas.dengan wujud seperti mbak kunti dari belakang. ..ntah seperti apa wajahnya aku belum bisa melihat.karna dia masih duet dg mirna....


"Wanti....hentikan semua ini...!" Bentak Ku yg sudah cukup bersabar.


Sambil ku gerakkan tasbih yg ada di tangan ku sambil mencoba baca wirid pemberian pak kyai

__ADS_1


Wanti pun menoleh bersamaan dengan mirna ..


Serasa mau copot jantungku. .wajah Wanti yang begitu menyeramkan.


Ku jd teringat kejadian beberapa waktu lalu yg rupanya aku bercinta dg sosok mengerikan seperti itu..


Ahh sudahlah..


Wirid terus ku ucapkan. ..hingga semua keadaan di situ berubah menjadi sebuah hutan yg gelap ...rumah yg tadinya bagus,hilang seketika...mirna langsung berlari mendekati ku dan berada di sebelah ku...


Ku toleh mirna dan mengangguk,


"Kalian harus mati .....!!" Teriak wanti dengan emosinya.aku dan mirna terus membaca doa dari apa yg kami bisa.meski wajah kami harus di tutup dengan tangan yg satu agar tak kena benda yg bertebangan saat itu.


Suasana makin mencekam. ..lolongan anjing pun mulai di dendangkan malam itu.


Sedang si wanti yg ku lihat berwujud kunti itu hanya diam...


"ALLAHU AKBAR,,," Teriak Ku Sambil melemparkan tasbih yg ku genggam dari tadi ke arah wanti..


Wanti pun dalam sekejap menghilang ...namun angin itu masih kencang.belum ada tanda tanda berhenti....

__ADS_1


Aku dan mirna hanya celingukan karna bingung...


"HI..HI..HI..HI..." Suara Wanti tanpa mewujudkan dirinya...


"Kalian akan mati disini....hihihi. .." Suara Wanti yg belum menunjukkan dirinya....


"Pengecut. ... Keluar kalo berani...!"" Bentaku sambil melihat di sekitar..dan mencari keberadaan Wanti. ..


Dan tak berapa lama...


"Aaachhhhh......"


Mirna terpental ke depan beberapa langkah.dia seperti kena pukulan yg menghantam tubuhnya...


"Mirna...." ucapku dan langsung mendekati mirna.


"Kamu nggak apa apa ....?" Tanya ku yang ketakutan jika terjadi sesuatu pada mirna...


Ku pangkuan dia krna mirna gak sdarakan diri...


"Ayolah mir...bangun....bangun mir. ..." ku coba membangunkan mirna...sedang Swara tanpa wujud dari Wanti terus cekikikan di tempat itu.tanpa dia mau menunjukkan jati dirinya...

__ADS_1


__ADS_2