PASIENKU DARI ALAM LAIN

PASIENKU DARI ALAM LAIN
Bab 7 Mirna kerasukan arwah wanti


__ADS_3

Ku mencoba menjauh duduk ku dari mirna,namun dia makin mendekati ku...


"Mbak mirna...tolong lepasin nggeh. .."! ucapku sambil mencoba melepas genggaman tangan mirna di lengan ku yg terasa kuat..


"Mass....ayolahhh...." rengek mirna yang sudah di rasuki arwah wanti...


"Mbak...plisss tolong...lepaskan saya..." ucapku mencoba merayu mirna...


Dengan secepat kilat tanpa meminta ijin dariku,tangan mirna memegang kepala ku bagian tengkuk dan menariknya ke dekat wajahnya...hingga tak terhindar lagi bibir kami saling bertemu. ..


Dingin kurasa bibir mirna ku rasa.wanti memainkan peranan


pada situasi itu.ku coba bertahan hingga tak lama berselang ada ketukan dr pintu utama rumah itu ....


Inilah kesempatan ku untuk lepas dari situasi itu. .saat mirna lengah...aku pun melepaskan pegangan nya dan berlari menuju pintu...lalu ku buka pintunya ...pllll


"Permisi mas...."ucap seorang wanita agak tua sedang berdiri di depan pintu itu.


"I...iya buk..." ucapku gugup dan bingung,sambil ku toleh pada mirna yang sedang duduk di kursi tadi dengan raut muka yang dingin...


"Mbak mirna nya ada mas?..." tanya ibu itu.

__ADS_1


"Ouhh ada buk...itu di dalam...saya mau permisi dulu...." ucapku bergegas keluar dari rumah itu.


"Ya mas...." jawab ibu itu ..


Aku pun langsung menuju motor ku dan sempat melihat ke pintu rumah itu.rupanya ibu itu sudah masuk...saat mesin motor ku nyalakan...aku baru inget kalo tas ku masih berada di dalam. ..


"Ahhhh ....sial" ! bisikku kesel.dengan berat hati akhirnya dengan pelan pelan ku jalan menuju rumah itu lagi...


Saat sampai di pintu itu ku lihat ibu itu berdiri tanpa menyentuh lantai rumah itu dan ke dua tangan nya memegangi lehernya.dengan suara seperti orang kecekik,ke dua kaki meronta ronta.sedang si mirna dengan tangan kanan menunjuk ke arah ibu itu. ..


"Hentikan mbak mirna. .." ! teriakku.


"Kamu sombong sekali mass..!!" Ucap mirna yang masih dalam kesurupan arwah wanti....


Aku belum sempat ngomong, tiba tiba badan ku terasa kaku....dan pelan pelan mulai bergerak sendiri mendekati ibu


ibu itu yang masih mengawang awang di dinding ruang tamu tersebut. Seperti dalam film di tv tv .namun ini nyata dan sangat menakutkan rupanya si ibu itu dalam pengaruh wanti .aku nggak bisa berkata kata saat itu.hanya bisa pasrah menunggu keputusan mirna selanjutnya.


Kaki ku pun mulai terangkat keduanya hingga akhirnya aku sejajar dengan ibu itu yang berada di sampingku.leher ku mulai terasa seperti ada cekikan yang membuat tubuh ku hampir mati.ku tahan sekuat tenaga ,namun kekuatan itu semakin terasa berat dan besar.hingga yang ada di otakku hanyalah kematian...


Tak lama berselang saat aku sudah mulai lemas. .ku lihat arwah wanti keluar dari tubuh mirna.dan mirna pun langsung terkapar di kursi itu tanpa sadar.sedang wanti berdiri di depan mirna.cekikan pun mulai membuat nyawaku tinggal sedikit ..sakit yang luar biasa... yang kurasakan

__ADS_1


"Ikutlah bersama ku mas...nanti kita akan tinggal bersama selamanya hihihihi...."! ucap wanti yang samar samar ku dengar..


Ku sempet toleh ibu itu


ibu di sampingku. .r


Rupanya beliau sudah diam tergeletak di lantai entah pingsan atau apa.aku nggak tau


..aku semakin ketakutan...


Hingga ada sebuah teriakan dari pintu...


"Hentikan.....!" Ucapan lantang dari seseorang yang sudah berdiri di pintu. Sosok bapak bapak yang sudah agak tua dengan kopiah di kepalanya,serta baju batik celana hitam panjang dan tasbih yang melingkar di jari jarinya...


"Turunkan mereka ....atau kamu berurusan dengan ku. ..!" Ucap bapak itu.


"Hai orang tua...jangan ikut campur urusan ku...!" Ucap wanti dg emosi.


"Aku akan ikut campur jika ada manusia yg di ganggu oleh setan sepertimu,wahai iblis ...!" Bentak sang bapak.


"Kau akan ku buat seperti mereka berdua...!" Ucap wanti yang makin emosi.

__ADS_1


__ADS_2