PASIENKU DARI ALAM LAIN

PASIENKU DARI ALAM LAIN
Bab 4 dari mana asal uang itu


__ADS_3

Aku benar benar syok setelah menyadari apa yang terjadi padaku semalam aku bergidik ngeri


ternyata yang ku kira rumah lantai dua dan aku merasa sedang di kamar dilantai dua bersama mbak wanti tapi ternyata aku di atas pohon beringin aku terbaring di antara cabang pohon beringin tanpa busana sehelai benang pun


aku terkesiap mengingat apa yang terjadi padaku semalam sehingga aku tidak mengenakan pakaian sehelai pun


aku dan Mbak wanti melakukan hal yang tidak seharusnya terjadi


saat itu aku sedang memijitnya


tapi wanti malah menggoda dan merangsangku sebagai lelaki normal jujur aku tidak tahan gejolak kelelakianku bergejolak hingga aku tak kuasa dan terjadi hal itu


aku pun segera turun dari pohon beringin itu


setelah mengenakan pakaianku dan membereskan alat alat Pijat dan terapi ku yang berserakan di antara cabang pohon


aku mencari tasku yang biasa ku gunakan untuk tempat alat alat Pijat dan terapi ku aku menengok kesana-kemari celingukan mencari cari tasku kupikir jatuh ke bawah


tapi ternyata nyangkut disalah satu ranting ku ambil tas itu untuk memasukkan alat alat Pijat dan terapi ku sedianya mau ku masukkan alat alat Pijat dan terapi ke dalam tas yang berada di salah satu ranting pohon


padahal seingatku semalam aku menaruh tas itu di salah satu cantolan yang berada di kamar Mbak wanti tapi ternyata itu adalah salah satu ranting pohon

__ADS_1


tapi ketika ku periksa tas itu betapa terkejutnya aku didalam tas itu ada banyak uang di dalamnya


Aku heran dari mana asal uang itu


Aku harus menemui kyai Dahlan untuk menanyakan kepada kyai Dahlan dari mana asal uang itu


setelah memakai pakaianku aku segera turun dari atas pohon beringin itu


sesampainya di bawah


aku segera menjalankan motorku menuju kerumahnya kyai Dahlan


sesampainya di rumah kyai Dahlan


" assalamualaikum"! salam ku sambil mengetuk pintu


tak lama kemudian seseorang membuka pintu


" wa, alaikum salam "! jawab orang itu yang ternyata kiyai Dahlan sendiri


" oh ternyata kamu Prayoga ada apa kamu datang kemari "! tanya kyai Dahlan dengan ramah

__ADS_1


"Ada yang ingin saya tanyakan pada kyai "! jawabku serius


kyai Dahlan memandangku dalam dalam seolah olah mencari jawaban atas keseriusanku


" kalau ayo masuk ceritakan didalam saja tidak baik bercerita sambil berdiri "! kata kyai Dahlan sambil melangkah masuk ke dalam


aku pun mengikuti masuk ke dalam


ketika sudah sampai di dalam kyai Dahlan bertanya


" Sebenarnya ada masalah apa sehingga datang kemari "?


Dengan sedikit ragu akhirnya aku pun menceritakan apa yang ku alami semalam


kyai Dahlan geleng geleng kepala mendengar ceritaku


" sebenarnya wanita itu menyukaimu dan uang itu dari dia yang sengaja di berikan padamu sebaiknya uang itu kamu sumbangkan saja ke panti asuhan


Sebab uang itu akan mendatangkan kesialan bila kamu gunakan "! kata kyai Dahlan


Hatiku ingin membantah dan menolak tapi aku takut di bilang gila harta dan serakah aku juga takut benar benar akan membawa kesialan dalam hidupku di kemudian hari karena uang itu berasal dari dunia lain dan bukan dari dunia manusia yang nyata

__ADS_1


akhirnya aku akan menuruti pesan kyai Dahlan untuk menyumbangkan uang itu kepada panti asuhan


karena aku tidak mau mengalami kesialan setelah menggunakan uang itu


__ADS_2