
Aku benar benar syok setelah menyadari apa yang terjadi padaku semalam aku bergidik ngeri
ternyata yang ku kira rumah lantai dua dan aku merasa sedang di kamar dilantai dua bersama mbak wanti tapi ternyata aku di atas pohon beringin aku terbaring di antara cabang pohon beringin tanpa busana sehelai benang pun
aku terkesiap mengingat apa yang terjadi padaku semalam sehingga aku tidak mengenakan pakaian sehelai pun
aku dan Mbak wanti melakukan hal yang tidak seharusnya terjadi
saat itu aku sedang memijitnya
tapi wanti malah menggoda dan merangsangku sebagai lelaki normal jujur aku tidak tahan gejolak kelelakianku bergejolak hingga aku tak kuasa dan terjadi hal itu
aku pun segera turun dari pohon beringin itu
setelah mengenakan pakaianku dan membereskan alat alat Pijat dan terapi ku yang berserakan di antara cabang pohon
aku mencari tasku yang biasa ku gunakan untuk tempat alat alat Pijat dan terapi ku aku menengok kesana-kemari celingukan mencari cari tasku kupikir jatuh ke bawah
tapi ternyata nyangkut disalah satu ranting ku ambil tas itu untuk memasukkan alat alat Pijat dan terapi ku sedianya mau ku masukkan alat alat Pijat dan terapi ke dalam tas yang berada di salah satu ranting pohon
padahal seingatku semalam aku menaruh tas itu di salah satu cantolan yang berada di kamar Mbak wanti tapi ternyata itu adalah salah satu ranting pohon
__ADS_1
tapi ketika ku periksa tas itu betapa terkejutnya aku didalam tas itu ada banyak uang di dalamnya
Aku heran dari mana asal uang itu
Aku harus menemui kyai Dahlan untuk menanyakan kepada kyai Dahlan dari mana asal uang itu
setelah memakai pakaianku aku segera turun dari atas pohon beringin itu
sesampainya di bawah
aku segera menjalankan motorku menuju kerumahnya kyai Dahlan
sesampainya di rumah kyai Dahlan
" assalamualaikum"! salam ku sambil mengetuk pintu
tak lama kemudian seseorang membuka pintu
" wa, alaikum salam "! jawab orang itu yang ternyata kiyai Dahlan sendiri
" oh ternyata kamu Prayoga ada apa kamu datang kemari "! tanya kyai Dahlan dengan ramah
__ADS_1
"Ada yang ingin saya tanyakan pada kyai "! jawabku serius
kyai Dahlan memandangku dalam dalam seolah olah mencari jawaban atas keseriusanku
" kalau ayo masuk ceritakan didalam saja tidak baik bercerita sambil berdiri "! kata kyai Dahlan sambil melangkah masuk ke dalam
aku pun mengikuti masuk ke dalam
ketika sudah sampai di dalam kyai Dahlan bertanya
" Sebenarnya ada masalah apa sehingga datang kemari "?
Dengan sedikit ragu akhirnya aku pun menceritakan apa yang ku alami semalam
kyai Dahlan geleng geleng kepala mendengar ceritaku
" sebenarnya wanita itu menyukaimu dan uang itu dari dia yang sengaja di berikan padamu sebaiknya uang itu kamu sumbangkan saja ke panti asuhan
Sebab uang itu akan mendatangkan kesialan bila kamu gunakan "! kata kyai Dahlan
Hatiku ingin membantah dan menolak tapi aku takut di bilang gila harta dan serakah aku juga takut benar benar akan membawa kesialan dalam hidupku di kemudian hari karena uang itu berasal dari dunia lain dan bukan dari dunia manusia yang nyata
__ADS_1
akhirnya aku akan menuruti pesan kyai Dahlan untuk menyumbangkan uang itu kepada panti asuhan
karena aku tidak mau mengalami kesialan setelah menggunakan uang itu