
Aku bernama Rehito,memiliki rambut berwarna hitam berbola mata merah karena ini ciri khas keluarga ku , umur ku saat ini pun sudah menginjak 18 tahun , telah cukup untuk masuk ke akademi militer , hanya memiliki sihir ruang menciptakan Ruang Kubus
saat ini aku memiliki kehidupan yang rumit . keinginan memiliki kehidupan santai dan menyenangkan maka dari itu memilih masuk ke akademi militer .
aku tinggal di Suatu Kerajaan bernama Lucia ,kerajaan yang damai memiliki banyak sungai melintasi wilayah kerajaan, serta udara disini sangat lah sejuk karena di kelilingi pegunungan , kakek selalu merawat ku dia hanya lah seorang petani yang santai , tidak ada beban .
suatu ketika ia menyuruh ku masuk akademi militer sihir , alasannya aku suka berkelana hingga berbulan bulan , ini membuat kakek khawatir . jiwa petualangan ini mungkin ku dapat dari kakek
aku telah tiba di akademi militer , banyak orang yang mendaftarkan dirinya salah satunya putri raja saat ini bernama Mikeila Lucia dia sangat cantik , kulit putih bermata biru rambut perak panjang ,semua pria sangat tergila-gila oleh nya
tapi tidak bagi ku ! melihatnya biasa saja , di belakanganya tampak dua orang seperti bertugas untuk menjaga Mikeila , aneh sekali dua orang itu seumuran dengan Nya apa mungkin ia juga mendaftar ke akademi ini?
aku pergi ke suatu tempat di dalam akademi dan melihat beberapa pembagian kelas , di akademi ini ada 4 kelas ,yaitu Kelas A,B,C rata rata murid memiliki kekuatan pertempuran, jarak serangan yang luas . khusus murid Kelas A mereka langsung masuk ke pasukan Khusus tapi , dari kelas lain pun bisa kalau memiliki kekuatan yang pantas untuk masuk ke pasukan Khusus , yang terakhir kelas D kelas berisikan sihir pendukung ,
kelas D sering di tertawakan mereka di anggap remeh dengan kelas lain tapi menurutku kelas ini memiliki peran yang besar dalam perang
aku mengikuti ujian di hari pertama berharap bisa masuk ke sekolah ini dan memiliki kehidupan yang cukup normal
ujian di mulai dengan pelepasan sihir , setelah itu di lanjutkan dengan tes tertulis dari dua ujian itu akan di nilai apakah pantas masuk ke akademi atau tidak.
hari ini adalah pengumuman kelulusan di akademi aku berangkat dari desa menuju akademi , jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah hanya 5 jam berjalan kaki dikarenakan melewati hutan yang terjal dan berbahaya
telah sampai di akademi, disana terlihat ramai sekali ada menunjukan ekspresi bahagia karena di terima ada juga sedih karena gagal
aku melihat pengumuman , ternyata lulus , cukup senang dengan hasil ini. melihat di tempatkan pada kelas support , ini sesuai dengan keinginan diawal , alasannya ingin menjalani rutinitas dengan santai dan damai
putri Mikeila juga lulus bersama dua orang di belakangnya , bisa dikatakan temannya mereka di tempat kan di kelas A , aku tidak heran memang pantas keturunan kerajaan di kelas itu ,
di pengumuman menyatakan untuk tiga hari lagi memasuki akademi, semua murid baru diharapkan mempersiapkan segala kebutuhan , karena akan ada Asrama
tiga hari telah berlalu saatnya pamit kepada kakek
"kek aku akan pergi ke asrama jaga dirimu dan kebun mu serta titip pau-pau !" Pau Pau adalah anjing berwarna hitam , memiliki banyak kepandaian
__ADS_1
" bocah bodoh pergi kau . ahaah, selamat di kelas D memang pantas untuk orang bodoh seperti mu !!!' kakek cekikan tertawa mengejek Ku sambil tersenyum
aku berangkat menuju akademi barang perlengkapan cukup sedikit hanya membawa baju dan beberapa buku ,
setelah sampai di akademi semua murid baru berbaris sesuai dengan kelas yang telah di tentukan , semua orang menatap kelas kami
dalam pikiran ku bergumam " mengapa meraka menatap kami " aku merasakan pandangan mereka sedikit meremehkan.
terdengar suara seseorang di belakang ku
" kita seperti di remehkan ya kawan !"
sambil tersenyum licik pada ku
firasat mengatakan orang ini suatu saat akan menimbulkan masalah bagiku dan juga merepotkan
kami pun saling berkenalan namanya adalah Paul de Figurz dia cukup tinggi dan kurus berambut pirang memiliki tindikan di telinga sebelah kiri
" hai Paul aku akan memanggilmu Pau boleh ?"
" oh begitu tak masalah kawan aku akan memanggil mu dengan Hiro " dia berjabatan tangan dengan ku
Pau adalah teman pertama ku di Akademi berharap aku tidak bertemu dengan teman lama
setelahnya ketua Akademi atau di sebut pimpinan seluruh siswa ( ketua OSIS )datang bersama beberapa anggota lainnya
ia memperkenalkan diri
" aku adalah Sail Lucia , ketua Akademi di sini
aku berharap kalian semua bisa tenang dan akur latihlah kemampuan kalian untuk mengabdi kepada kerajaan kita. semua
di belakang kalian telah berbaris para senior regu kelas ,mereka akan membimbing kalian ke asrama masing masing dan letak kan barang kalian di kamar yang telah tersedia , beristirahat esok hari yang panjang "
__ADS_1
ia mengatakan beberapa kata dengan elegan menurut semua siswa,
hanya aku dan Pau tidak memerhatikan , walau tidak memerhatikan aku tetap mendengar perkataannya
kami di bimbing oleh senior regu ke asrama , serta ia mengatakan untuk memilih teman sekamar , akademi sangat lah luas dan megah seperti kastil atau benteng pertahanan , senior regu juga mengatakan
" jenjang akademi ini adalah 3 tahun dan kalian berada pada jenjang pertama "!
jadi asrama berjenjang di bedakan , untuk disini area kelas D murid baru , juga kelas A B C juga di bedakan
alasannya untuk tidak ada pertikaian antar kelas ". senior itu menjelaskan dengan cepat dan singkat ia seperti tergesa-gesa .
kami tiba di asrama, senior itu menyampaikan kebebasan dalam memilih teman sekamar asrama wanita berada di depan asrama pria
aku dan Pau memilih kamar yang sama kami telah jadi kawan sekamar .
tiba-tiba Pau berkata
" hai Hiro apakah menurutmu ada hal aneh ?"
"maksud mu apa Pau ?"
"kenapa siswa kelas kita hanya 15 orang sedangkan kelas lain mereka sangat banyak ?"
"entah lah " aku sedikit cuek karena pembahasan tak terlalu penting dari Pau.
" hai Hiro saat kelulusan kelas D sebanyak 40 orang Lo ? mengapa yang Hadir hanya 15 orang, aku juga mendengar kabar , beberapa siswa memilih mengundurkan diri dan pindah ke sekolah sihir biasa
" aku tidak begitu paham tapi jawaban dari itu semua akan diperjelas oleh keadaan sendirinya lebih baik kita melanjutkan membersihkan kamar lalu mempersiapkan diri untuk esok "
"hah ini masih siang begok lu mau ngapain seolah hari sudah malam .bu.....kk(Bantal terlempar "
"hai Hiro kau .........???? sudah tidur!!!!.. dasar bocah pemalas " pau kesal sambil keluar dari kamar ,
__ADS_1
tapi aku hanya berpura pura tidur , memikirkan perkataan Pau memang benar tapi apa yang terjadi sebenarnya ?